
3 Cowok populer
Arsel sedang duduk di pinggir lapangan basket saat jam pelajaran olahraga sedang berlangsung.
" Aku benar benar tidak menyukai pelajaran olah raga"
Pikirnya sambil memegang tangannya yang cedera akibat terkena bola.
Tiba -tiba Fino melihat Arsel yang sedang duduk sendiri
dan langsung menghampirinya.
" Dasar payah baru segitu kamu sudah cedera" Fino duduk di sebelah Arsel sambil membuka botol minuman dingin
Arsel menoleh ke sebelah Fino. Dia terdiam dan tidak menyahut sama sekali.
"Wahhhh itu Finoooo....." Semua cewek kelas 2-1 yang sedang berolahraga berteriak histeris ketika melihat Fino. Fino melambaikan tangannya pada cewek cewek itu sambil tersenyum. Lalu ada seorang cewek menghampiri Fino.
"Fino mumpung gurunya sedang rapat, tolong ajari kami bermain basket, kamu kan jago sekali bermain basket "
" Tentu saja boleh, aku akan. mengajari kalian"
Fino langsung membawa bola basket dan langsung bermain.
Dukk....dukkk dukkk Fino mendrible bola dengan sangat lihai dan
Dus.... memasukan bola ke dalam ring.
"Kyaaaaa keren " para cewek menyorakinya.
Arsel melihat sinis ke arah Fino lalu bergegas meninggalkan lapangan basket. Arsel berjalan memyusuri koridor sekolah lalu dia melihat Alea dan Miki sedang mengbrol. Miki yang melihat Arsel lalu memanggilnya.
"Arsel ... kemari" Ucap Miki
Arsel hanya terdiam dan lanjut berjalan lagi lalu Miki menghampiri nya.
__ADS_1
" Kenapa sih kamu tidak menghampiriku" Ucapnya sambil mengerutkan keningnya.
"Kamu mau apa? " Ucap Arsel dingin.
" Idihh... nada bicaramu dingin sekali "
"Sudah aku mau pergi" Ucap Arsel lalu melirik ke arah Alea.
"Cih..." Gumam Arsel sambil membuang muka.Alea melihat ekspresi Arsel merasa kesal.
Miki yang melihat kelakuan Arsel hanya bisa menghela nafas.
"Apa kamu mengenalnya?" Tanya Alea
Miki tersenyum
"Dia saudaraku"
"Hemmm...tapi kenapa ekspresi nya begitu dingin saat melihatmu?" Alea merasa heran
Alea tida melanjutkan kata katanya lagi karena takut menyakiti hati Miki
"Sebaiknya aku tidak bertanya lagi"
***
Sepulang sekolah Alea berjalan menuju rumahnya.
" Ibu aku pulang" Ucap Alea lalu masuk ke dalam .Tetapi dia merasa aneh karena tidak ada orang.
"Ibu....ibuu" Alea mencari ke sekeliling rumahnya
"Loh ibu kemana ya? " Alea lalu duduk di kursi meja makan.
Dia melihat secarik kertas ada di atas gelas. Alea langsung mengambil dan membacanya.
__ADS_1
Alea maafkan ibu,
ibu harus pergi meninggalkan mu karena ibu akan pergi ke luar negeri untuk menjadi tkw .ibu terpaksa melakukan ini karena ibu butuh uang untuk membayar bekas hutang hutang ibu.maaf ibu tidak berpamitan padamu karena kamu pasti tidak akan setuju ibu pergi.
jagalah dirimu baik baik nak.
"I...ibu" Alea meneteskan airmatanya. Dia merasa sangat sendiri. Ayah dan ibunya sudah lama bercerai.
Ayahnya sudah menikah lagi dan setelah itu Alea tidak. pernah bertemu dengannnya lagi.
***
Malam ini terasa sangat menyedihkan.Alea duduk di atas loteng rumahnya.Dia terduduk sambil menatap bintang di langit. Dia masih sangat sedih dengan kejadian tadi.
"Hiks...hiks...kenapa ibu begitu tega padaku"
Alea terus menangis.
Arsel keluar dari kamarnya dan duduk di teras sambil membawa minuman kaleng.
"Gluk gluk..." Meminumnya sambil memandang ke atas lalu dia mendengar seseorang menangis lalu menoleh ke sebelah kirinya.
"IBU........KENAPA IBU TEGA MENINGGAL KAN AKU SENDIRI DISINI? DISINI AKU TIDAK KENAL SIAPAPUN BU Hiksss" Alea menjerit lalu terus menangis.
Arsel terus menperhatikan Alea .
"Bukankah dia cewek yang di Sekolah " Pikir Arsel memgingat kejadian saat tadi di sekolah saat bertemu dengan Alea.
Alea terus saja menangis tersedu sedu.
lalu tiba tiba.
"Dasar cewek cengeng" Ucap Arsel
Alea merasa kaget lalu menoleh ke sebelah kanannya.
__ADS_1
"Hah........"