
Keesokan paginya
di Sekolah
"Dus....."
Fino beberapa kali memasukan bola ke dalam ring.
"Yes..."
"Bagus fino....." Ucap teman-temannya.
Klub Basket wolf sedang berlatih di lapangan basket terbuka tengah sekolah.
Semua para murid sedang menonton dengan asyik.
"Kyaaaa Finooo keren.... "
"Eh tau gak gosip terbaru tentang Fino" Ucap salah satu cewek yang berkuncir kuda.
"Emangnya ada apa?" Tanya cewek lainnya.
"Iya aku dengar dari Lee ai katanya kemarin Fino mencium anak murid baru"
"Wah...masa? apa murid itu cantik?"
"Justru tidak... penampilan nya sangat cupu dan biasa saja" Ucap cewe k berkuncir kuda itu sambil menjulurkan lidahnya seperti jijik.
"Tuh dia orangnya"
Saat Alea datang melewati lapangan basket.Tiba tiba semua cewek melihat ke arahnya dengan sinis. Alea merasa canggung dan terus berjalan sambil menundukkan wajahnya.
" Kenapa semua orang melihat ke arah ku?"Pikir Alea.
Tiba tiba cewek berkuncir kuda itu menghampiri Alea.
"Heii....apakah kamu murid pindahan kelas 2-2?"
"Iiya.."Ucap Alea
__ADS_1
"Cih....." Cewek itu menatap Alea dari bawah sampai atas.
"Kamu cewek yang mencium Fino kan?"
"Eh.... bukan aku yang menciumnya tapi dia yang menciumku" Alea yang merasa tidak enak.
"Tidak mungkin Fino yang menciummu, Fino kan paling benci dengan cewek yang berpenampilan cupu seperti mu"
"Benar, untuk apa aku berbohong tidak ada manfaatnya" Ucap Alea merasa kesal.
"Sudahlah aku tidak percaya padamu, dasar cewek cupu" Ucap cewek itu lalu menyenggol Alea sampai terjatuh.
"Ugh..."
"Awas ya kalau kamu mendekati atau berbuat macam macam dengan Fino , aku tidak akan segan akan mengganggumu terus" Ucapnya lalu pergi.
Alea hanya menatap cewek itu dengan kesal.
"Siapa lagi yang ingin dekat dengan cowok mesum seperti dia" Alea lalu berdiri.
"Pruk..pruk" Membersihkan bajunya
Fino melihat ke arah Alea. Lalu dia berlari menghampiri Alea.
"Hii cewek cupu..kamu sudah datang?" Ucap Fino
Alea melirik ke arah Fino lalu mengabaikannya dan masuk ke dalam sekolah.
"Hei ....berani-beraninya kamu mengabaikan aku" Fino merasa kesal lalu menyusul Alea dan berhenti di depannya.
"Kamu mau apa? cepat minggir"
"Kamu harus ganti rugi padaku soal ciuman kemarin" Ucap Fino. Wajah Alea menjadi memerah.
" Enak saja harusnya aku yang minta ganti rugi, kamu kan yang menciumku" Ucap Alea mulai berjalan lagi menuju kelas.
Fino terdiam lalu menyusul Alea berjalan.
" Aku tahu kalau kamu diam-diam menciumku saat aku tertidur ayo ngakuu"
__ADS_1
Alea tidak mendengar kan Fino berbicara dan terus berjalan ke depan.
Lalu tiba tiba di depan beberapa murid sedang berlari ke arah Alea dan Fino..
"Awas...." Fino menarik tangan Alea lalu grep ..
"Woi.....JAANGAN BERLARI DI KORIDOR SEKOLAH" Teriak Fino merasa kesal kepada murid murid tadi. Lalu tanpa sadar Fino memeluk Alea.Alea masih terdiam, dia masih merasa kaget saat Fino tiba tiba menarik tangan nya dan melindungi dari murid - murid yang sedang berlari tadi.
Fino terdiam lalu wajahnya memerah.
"Heii...kamu sedang mencari kesempatan dalam ksempitan ya" Ucap Fino tersenyum. Alea melepaskan pelukan Fino dengan wajah memerah.
"Sial" Ucap Alea lalu berjalan lagi.
"Hei... seharusnya kamu berterima kasih padaku karena aku sudah menolong mu" Fino merasa kesal.
teng.......
kelas 2-2
Saat di kelas jam pelajaran seni pun dimulai
"Ibu hari ini akan membagikan kanvas dan cat air, ibu ingin kalian melukis bebas"
Semua murid mulai menggambar di kanvas kecuali Fino yang masih memainkan cat air.
"Aku paling benci pelajaran melukis.cih......" Pikir Fino lalu melihat Alea yang sedang menggambar seorang wajah di kanvas.
"Dia lihai sekali menggambar di kanvas" Pikir Fino terus memperhatikan.
Fino terus melihat Alea yang sedang melukis, dia merasa takjub melihat karya yang dibuat Alea.
" Dia melukis seperti sudah profesional" Fino masih tidak percaya.
"Cewek dengan penampilan cupu dan terlihat biasa ini ternyata dia memiliki bakat melukis, sungguh sulit di percaya" Pikir Fino masih memperhatikan Alea melukis.dari cara dia melukis Fino melihat Alea tampak berbeda terlihat bersinar dan ceria. Fino tanpa sadar tersenyum sendiri dan terus saja memperhatikan cara Alea melukis.
"Sepertinya dia mirip dengan........"
teng teng......
__ADS_1
Suara bel istirahat berbunyi