
Hari ini Mark beserta keluarga dan juga kerabatnya, datang menemui keluarga Micell. Mark ingin melamar wanita yang telah mencuri hatinya.
"Akhirnya duda meresahkan ini laku juga."Ucap Nailla.
"Iss, kau bisa diam tidak?"Ucap Mark.
Mereka memang kembar tapi sifat dan tingkah laku mereka tidak bisa mencerminkan bahwa mereka kembar.
"Selamat datang Tuan Mark."Sambut Tuan Raynan selaku tuan rumah.
Kedua keluarga itu sedang berbaur dan saling mengenal satu sama lain.
Sedang di kamar Micell kini tengah riuh dengan kedatangan anggot CAREBONARA SQUAD.
CAREBONARA SQUAD baru didirikan beberapa minggu yang lalu, anggotanya terdiri dari Nailla, Mutia, Ane, Helena dan Micell. Kenapa mereka menamai dengan CAREBONARA SQUAD karena mereka sangat suka dengan hidangan bertabur CAREBONARA.
"Micell kamu cantik sekali."Puji Nailla.
"Kak Nailla juga cantik."Ucap Micell.
Mereka semua sangat terpesona dengan kecantikan alami Micell.
"Mari kita bawa sang putri untuk menemui pangeran nya."Ucap Helena.
Para anggota CAREBONARA SQUAD membawa Micell ke aula dimana acara pertunangan nya akan di mulai.
Semua mata tertuju pada sekelompok wanita dengan tampilan elegan, namu tatapan Mark hanya tertuju pada wajah ayu Micell.
"Ternyata gadis menyebalkan itu bisa cantik juga."Gumam Mark dalam hati, sampai saat ini Mark tak habis pikir bagaimana bisa dia jatuh hati dengan gadis menyebalkan yang membuat kepalanya pusing setiap hari di kantor.
"Hey, lihat lah Tuan Mark biji bola mata mu akan segera keluar jika anda tidak berkedip."Ucap Tuan Reynan.
Mark hanya melirik calon mertuanya yang terlebih lagi menyebalkan di banding dengan putrinya.
"Aku rasa sifat Micell yang menyebalkan ini diturunkan dari orang tua ini."Gumam Mark dalam hati.
Acara pertunangan Micell dan Mark awalnya berjalan lancar namun saat cincin sudah terpasang di kedua jemari mereka, tiba-tiba datang seorang laki-laki yang membuat acara mereka menjadi tegang.
"Hentikan!!!!"Ucap laki-laki itu.
Semua mata tertuju ke sumber suara, tubuh Micell mendadak menjadi beku saat mengetahui siapa yang datang.
"Kalian tidak bisa melanjutkan pertunangan ini."Ucap laki-laki itu.
"Siapa kamu?"Tanya Mark .
"Kau bisa bertanya pada wanita yang ada di hadapan mu."Ucap laki-laki itu.
Mark memandang Micell, disana terlihat jelas di wajah Micell rasa ketakutan yang begitu besar.
__ADS_1
"Pergiii!!!! aku tidak mau melihat kamu!!!"Micell menjatuhkan tubuhnya gadis itu tak sadarkan diri, untung Mark dengan sigap menangkap tubuh Micell.
"Penjaga usir laki-laki itu dari rumah ku!!"Ucap Tuan Raynan.
Laki-laki itu di giring paksa oleh penjaga Tuan Raynan.
"Apa sebenarnya yang terjadi?"Tanya Mark.
"Tolong bawa Micell ke kamarnya nanti akan aku jelaskan."Pinta Tuan Raynan.
Semua tamu di bubarkan, kini di ruangan keluarga hanya tersisa kerabat terdekat Mark dan Tuan Raynan.
Micell mulai siuman, matanya terbuka lalu dia bergumam.
"Tidak aku tidak melakukan itu, tolong aku tidak melakukan itu."Gumam Micell, tubuhnya gemetar air mata membajiri pipinya.
Mark yang mendengar teriakan Micell, laki-laki itu langsung berlari dan menuju ke kamar Micel.
Alangkah terkejutnya Mark ketika mendapati Micell dengan keadaan yang histeris.
"Kamu kenapa? tenanglah."Ucap Mark, Mark mendekati Micell dan memeluk tubuhnya.
"Pak... Aku tidak melakukan itu, sungguh percaya pada ku pak. Aku tidak semenjijikan itu."Gumam Micell, wajahnya seperti orang ketakutan padangan matanya kosong dan mulutnya selalu bergumam.
"Iya aku percaya pada mu, kamu gadis baik aku percaya pada mu."Ucap Mark.
Perlahan Micell mulai tenang, itupun dibantu dengan obat penenang dari dokter.
"Aku akan menjelaskan semuanya, aku berharap kamu dapat menerimanya."Ucap tuan Raynan.
Flashback on.
Kembali ke Micell yang masih berumur 20 tahun, Micell adalah gadis baik dia selalu menuruti apa perintah dari Papanya. Hingga suatu ketika Papanya menjodohkan dia dengan laki-laki anak dari rekan bisnis Tuan Reyna.
"Micell, Papa ingin bicara nak."Ucap Tuan Raynan.
"Ada apa Pah?"Tanya Micell.
Tuan Raynan menuntun anaknya untuk duduk di sofa yang terletak di ruang keluarga.
"Papa mau menjodohkan mu dengan anak rekan bisnis Papa sayang."Ucap Tuan Raynan.
"Emmm baiklah Pah, Micell akan mencoba."Ucap Micell.
Laki-laki itu bernama Bram Adijaya, laki-laki yang berusia 23 tahun dia adalah anak dari tuan Adijaya pengusaha properti.
Seperti biasa Micell menjalani kencan, pada awalnya Micell tidak menaruh curiga. Hingga suatu malam Bram menjebak Micell, Bram menaruh obat tidur di minuman Micell dan membawa Micell ke hotel Diamon.
"Kepala ku pusing sekali, apa yang terjadi."Gumam Micell.
__ADS_1
Micell tidak ingat apa yang terjadi semalam, dia terbangun dalam keadaan tanpa busana.
"Apa yang terjadi, kenapa ini? siapa yang melakukan ini?"Gumam Micell.
Pada saat itulah Micell mengalami trauma, butuh waktu sekitar 2 tahun untuk menyembuhkan mentalnya.
Flashback Off.
"Micell trauma, dia mengalami pelecehan dan bukan hanya itu. Seminggu setelah kejadian itu tersebar vidio panas Micell di internet."Ucap Tuan Raynan.
Tuan Raynan mengatur nafas beratnya, sungguh sesak sekali dia merasa bersalah andai saja dia tidak menjodohkan anak nya mungkin dia tidak akan melihat anaknya hancur.
"Setelah vidio Micell tersebar, saya berusaha menutup semua media. Dan pada akhirnya saya tau bahwa ini semua adalah ulah Adijaya yang ingin menghancurkan perusahaan saya."Ucap Tuan Rayna.
Mark tak tau apa yang harus dia katakan, Mark tak menyangka gadis sebaik Micell akan di perlakukan sejahat itu oleh laki-laki.
"Jadi laki-laki itu adalah Bram Adijaya?"Tanya Mark.
"Iya, kini aku serahkan semua padamu. Apa kau mau menerima putri ku atau kau mau meninggalkan nya dan maaf aku tidak menceritakan nya dari awal."Ucap Tuan Raynan.
"Aku mencintai putri anda bukan karena kegadisan nya tapi karena sikap keibuan nya terhadap anak saya."Ucap Mark.
"Terimakasih jika anda menerima anak saya."Ucap Tuan Reynan.
"Maaf tuan kapan kejadian itu terjadi?"Tanya Mark.
"Tepat tanggal 2 februari 5 tahun lalu."Ucap Tuan Raynan.
Mark merasa ada yang janggal,"Hotel Diamon."Gumam Mark.
Di kamar Micell, Fay terus memandangi wajah wanita yang sudah dianggap nya sebagai Momy nya.
"Momy lelah ya? Momy tidur terus?"Ucap Fay, tangan nya tak henti-hentinya mengelus kepala Micell.
Micell merasa ada yang mengganggu tidurnya, dia membuka perlahan matanya. Di tatapnya gadis kecil di hadapannya.
"Fay..."Gumam Micell.
Fay tersenyum kearah Micell,"Momy sudah bangun?"Tanya Fay.
"Iya sayang, Fay sudah makan nak?"Tanya Micell.
"Belum Mom, Fay menunggu Momy."Ucap Polos Fay.
Micell beranjak bangun dari tidurnya dan menuntun Fay untuk menuju ke meja makan.
Saat Micell sudah berada di lantai bawah, Nailla melihat Micell dan langsung menyapanya.
"Micell..."Ucap Nailla.
__ADS_1
"Kak Nailla."Ucap Micell.
Semua terkejut karena Micell kembali seperti biasa, seperti tidak terjadi apa-apa.