Ternyata Dia Hanya Milikku

Ternyata Dia Hanya Milikku
18. Bertemu Dea


__ADS_3

Kira pulang ke rumah orang tuanya. Hatinya sakit mendengar kebenaran tentang suaminya yang telah mengkhianatinya selama penantiannya. Setelah turun dari mobil, Kira segera masuk ke dalam rumah.


" Lhoh kamu pulang sayang? Mana suamimu?" Tanya Mommy Kinan yang sedang duduk di ruang keluarga sambil membaca tabloid.


" Mas Zav lagi kerja, aku masuk kamar dulu Mom." Sahut Kira melanjutkan langkahnya.


" Ada apa dengan anak itu?" Gumam Mommy Kinan menatap punggung Kira.


Setelah Kira masuk ke dalam kamarnya, Kira merebahkan tubuhnya di atas ranjang sambil menatap langit langit kamarnya.


" Ya Tuhan... Apa yang sebenarnya terjadi? Baru menikah satu hari sudah ada aja cobaannya." Keluh Kira.


Drt.... drt...


Ponsel Kira berdering tanda panggilan masuk. Ia menatap ID pemanggil yang merupakan nomer baru. Ia segera mengangkat panggilannya, siapa tahu itu panggilan penting, pikirnya.


" Halo." Sapa Kira.


" Akira ini aku Dea, aku tunggu di cafe KA sekarang juga, ada yang ingin aku bicarakan padamu." Ucap Dea di sebrang sana.


" OK." Sahut Kira menutup panggilan teleponnya.


" Aku ingin tahu apa yang akan kamu katakan kepadaku Dea, seberapa besar usahamu untuk memisahkan aku dan Mas Zav, aku pastikan itu semua tidak akan terjadi karna Mas Zav tidak mungkin mau meninggalkan aku, tidak akan pernah... Kau belum tahu saja betapa Mas Zav mencintaiku." Batin Kira .


Kira turun dari ranjang mengambil slingbagnya lalu Ia keluar kamarnya menuruni anak tangga satu persatu.


" Mom aku pergi dulu mau ketemu temen." Ucap Kira.


" Hati hati." Sahut Mommy Kinan.


Kira melajukan mobilnya menuju cafe KA. Lima belas menit Ia sampai di sana. Ia masuk ke dalam cafe mencari Dea yang ternyata sedang duduk menunggunya.


" Apa yang ingin kau bicarakan padaku?" Tanya Kira to the point. Kira duduk di hadapan Dea.


" Aku ingin mengatakan jika semua yang kau dengar tadi adalah kebenaran, aku pernah menghabiskan malam bersama dengan Zavran, ini foto foto malam itu." Ucap Dea memberikan bukti foto tentang malam itu.


Dea mengambil foto itu lalu melihatnya dengan perasaan hancur. Dimana foto itu menampakkan Zavran yang tertidur dalam selimut yang sama dengan Dea. Kira mencoba menguatkan hatinya agar Ia tidak terlihat lemah di mata Dea.


" Lalu." Ucap Kira menatap Dea.


" Aku ingin kamu meninggalkan Zavran untukku, biarkan dia bertanggung jawab kepadaku." Ujar Dea.

__ADS_1


" Kapan kejadian itu berlangsung?" Tanya Kira.


" Tiga bulan yang lalu." Sahut Dea.


" Kau tidak hamil kan? Jadi lupakan saja malam itu, anggap saja itu bonus dariku karna kau telah menemani Mas Zav selama aku tidak ada di sampingnya." Sinis Kira meremehkan.


" Aku mau kau melepas Zavran untukku, aku mencintainya, aku ingin Zavran bertanggung jawab atas apa yang dia lakukan padaku walaupun aku tidak hamil Akira." Ujar Dea.


" Kenapa aku harus meninggalkan Mas Zav? Jika dia hanya menghabiskan satu malam denganmu itu bukan masalah bagiku, bahkan kami telah berkali kali melakukannya, aku menerima Zavran apa adanya Nona Dea, aku tidak mempermasalahkan kejadian itu." Sahut Kira.


" Tapi Zavran telah merenggut kesucianku Akira." Ujar Dea.


" Lalu apa masalahnya? Kau sendiri yang tidak bisa menjaga dirimu hingga kau menawarkan tubuhmu kepada pria tanpa adanya pernikahan, kamu melakukannya atas dasar mau sama mau, lalu kenapa kau menuntut tanggung jawabnya? Dasar bi*t*h." Ucap Kira menohok hati Dea.


" Jaga ucapanmu Kira, kau tidak tahu apa apa, aku bukan wanita seperti yang kau tuduhkan." Bentak Dea membuat para pengunjung lain melihat ke arah mereka.


" Lalu wanita seperti apa anda Nona Dea?" Tanya Kira sedikit menyindir.


" Aku wanita yang mencintai Zavran." Sahut Dea.


" Kau begitu bangga mengatakan kalau kau mencintai suami dari wanita lain, apa julukan yang pantas untuk wanita sepertimu?" Sinis Kira.


" Dengar Nona Dea, masalah kejadian malam itu, itu urusanmu dengan suamiku, tidak ada sangkut pautnya denganku, jika kau mengira kalau setelah aku mendengar semua ini, aku akan melepaskan Zavran untukmu, kau salah besar Nona, aku dan Zavran saling mencintai dan cinta kami tidak selemah yang kau bayangkan Nona Dea." Tekan Kira menatap tajam ke arah Dea.


" Jangan kau pikir hanya dengan masalah sepele seperti ini hubungan kami akan berakhir, tidak Nona... Justru hubungan kami akan semakin kuat." Sambung Kira.


" Berusahalah merebut Zavran dariku sekuat tenaga, karna aku yakin pada akhirnya kau yang akan kalah, Zavran akan tetap menjadi milikku selamanya." Sambung Kira meninggalkan Dea.


" Arghhhh sial..." Teriak Dea frustasi.


Kira kembali pulang ke rumahnya. Ia berjalan menuju kamarnya, Ia ingin mandi lalu tidur untuk menghilangkan penak di dadanya.


Ceklek....


" Kamu darimana sayang?" Tanya Zavran menghampirinya.


Kira menutup pintu kamarnya. Ia melepaskan slingbag lalu berjalan menuju kamar mandi tanpa menghiraukan Zavran yang bertanya kepadanya.


" Kamu belum menjawab pertanyaanku, kamu darimana?" Tanya Zavran menghadang Kira di depan kamar mandi.


" Aku baru menemui kekasihmu, puas." Sahut Kira.

__ADS_1


" Kekasih? Aku tidak punya kekasih selain kamu sayang, aku hanya mencintaimu." Ujar Zavran.


" Bohong." Bentak Kira membuat Zavran berjingkrak kaget.


" Sayang kau membentakku?" Lirih Zavran.


" Kau bilang kau mencintaiku, tapi nyatanya kau menghabiskan malam dengan wanita lain, bahkan sebelum kau menikahiku Zavran." Kesal Kira.


" Sayang jangan percaya kepada ucapannya, percayalah malam itu tidak terjadi apa apa diantara kami." Terang Zavran.


" Siapa yang bisa menjamin kalau tidak terjadi apa apa dengan kalian?" Tanya Kira mengambil foto dari dalam tasnya.


" Ini semua bukti yang sudah kau lakukan dengannya, kalau kamu punya bukti untuk membenarkan ucapanmu bisa kau berikan padaku, maka aku bisa mempertimbangkan aku akan mempercayai siapa." Ucap Kira memberikan foto itu kepada Zavran.


" Saat ini aku belum bisa menunjukkan bukti apapun sayang, tapi percayalah, secepatnya aku akan memberikan bukti itu kepadamu." Sahut Zavran.


" Sebelum itu terjadi jangan pernah menemuiku, aku tidak mau bertemu ataupun melihat wajahmu." Ucap Kira.


Jeduar.....


" Ap... Apa? Kamu tidak mau bertemu denganku? Tidak... Jangan katakan itu sayang, kau harus tetap berada di sampingku untuk mendukung diriku mencari bukti bukti itu sayang, aku mohon jangan lakukan ini padaku." Pinta Zavran.


" Terserah apa maumu Mas, aku tidak peduli lagi." Sahut Kira masuk ke dalam kamar mandi.


Zavran segera menelepon choki.


" Gimana Bro?" Tanya Choki setelah mengangkat panggilannya.


" Dea memberikan foto foto malam itu kepada Kiki, aku mau kamu mendapatkan bukti kebenaran secepatnya, aku tidak mau Kiki salah paham lebih lama." Ucap Zavran.


" Baik akan aku lakukan." Sahut Choki menutup panggilan teleponnya.


Coba tebak... Apa Zavran bisa membuktikan kalau dirinya tidak bersalah atau tidak nih????


Temukan jawabannya di bab selanjutnya ya...


Jangan lupa like dan koment ya...


Miss U All...


TBC...

__ADS_1


__ADS_2