Ternyata Dia Hanya Milikku

Ternyata Dia Hanya Milikku
12. Rasa Bersalah


__ADS_3

" Karna aku tahu kamu mencintai Zavran."


Jeduar.....


Kira menatap Fahri dengan gugup. Bagaimana Fahri bisa mengetahuinya? Apakah Fahri mendengar semua ucapannya dengan Zavran? Banyak pertanyaan di dalam pikiran Kira. Tapi Kira takut untuk mengungkapkannya.


" Tapi kamu harus ingat! kamu sudah berkomitment denganku, jadi aku tidak akan melepaskanmu, pergilah ke salon untuk merawat diri karna aku ingin kamu tampil cantik di hari pertunangan kita nanti." Ucap Fahri.


" Baiklah nanti aku akan ke salon sesuai keinginanmu, tapi setelah aku mengantarmu Mas." Ucap Kira


" Baiklah." Sahut Fahri.


" Kira." Panggil Fahri.


" Ya." Sahut Kira menatap Fahri.


" Di hari aku melamarmu nanti akan ada satu permintaan yang harus kamu penuhi, dan berjanjilah padaku kalau kamu akan mengabulkan permintaanku itu." Ucap Fahri.


" Apa itu?" Tanya Kira


" Aku akan memberitahumu malam itu, mau kah kau berjanji?" Tanya Fahri.


" Baiklah aku berjanji, apapun permintaanmu aku akan mengabulkannya malam itu." Sahut Kira tanpa ragu.


Selesai berkemas, Kira mengantar Fahri ke rumahnya. Sekitar setengah jam Kira sampai di kediaman Pak Asep.


" Mampir dulu yuk temui Ayah." Ucap Fahri.


" Maaf Mas lain kali aja ya, aku capek banget mau langsung istirahat." Sahut Kira.


" Baiklah hati hati, sampai jumpa besok malam." Ujar Fahri.


" Sampai jumpa Mas." Sahut Kira.


Mobil Kira melaju meninggalkan rumah Pak Asep menuju rumahnya sendiri. Sesampainya di rumah, Kira segera masuk ke dalam kamarnya untuk mengistirahatkan badannya yang terasa sangat lelah selama dua hari ini.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Malam ini adalah malam acara pertunangan Kira dan Fahri. Semua anggota keluarga Maulana dan Arvian berkumpul di kediaman Aroon. Saat ini mereka sedang menunggu kedatangam Fahri dan Ayahnya. Lama mereka menunggu namun Fahri belum datang juga.

__ADS_1


" Kira coba kamu telepon Fahri, ini sudah satu jam kita menunggu, kasihan kan para kerabat kita." Ujar Mommy Kinan.


" Udah aku kirim pesan Mom tapi nggak di balas, aku telepon juga nggak di angkat." Sahut Kira.


" Coba lagi." Ujar Daddy Aroon.


Saat Kira hendak menelepon Fahri tiba tiba ponsel Zavran berdering. Zavran menatap layar ponselnya. Nomer tidak tersimpan, Zavran menatap foto profile yang ada mencoba mengenalinya.


" Fahri." Gumam Zavran membuat Kira menatap ke arahnya.


Kira menghampiri Zavran, Ia mengambil ponsel di tangan Zavran dengan paksa lalu mengangkat panggilannya dengan menyalakan loudspeakernya.


" Halo Zavran katakan pada Kira kalau saat ini adalah saat yang tepat untuk menepati janjinya padaku, aku ingin kau melamar Kira untuk menjadi istrimu, dan Kira harus menerimanya." Ucap Fahri di sebrang sana membuat semua orang melongo tak percaya. Bahkan Kira menutup mulutnya dengan satu tangannya.


" Kenapa bisa begitu?" Tanya Zavran.


" Kau tidak perlu pura pura Zavran, aku tahu jika kau dan Kira saling mencintai, maafkan aku yang telah hadir di dalam hubungan kalian." Ujar Fahri.


" Tapi saat ini Kira sedang menunggumu, dia ingin menikah denganmu bukan denganku." Sahut Zavran.


" Maaf aku tidak bisa merenggut kebahagiaan Kira dengan memaksanya untuk tetap bersamaku, itu tidak akan membuatnya bahagia, aku kembalikan Kira kepadamu, kau yang lebih dulu mencintainya jadi kau berhak atas dirinya, katakan pada Kira permintaanku adalah Kira bertunangan denganmu malam ini juga karna aku akan selalu mengingat hari ini." Ucap Fahri di sebrang sana membuat semua orang melongo tak percaya.


" Ki... Kira... Kira jangan menangis, ini hari bahagiamu sayang." Ucap Fahri.


" Kenapa kau melakukan semua ini kepadaku? Apa yang ada di dalam pikiranmu Mas?" Tanya Kira sambil terisak.


" Kira maafkan aku, aku tahu kamu begitu mencintai Zavran, aku ingin kau bahagia bersamanya, bersama seseorang yang kamu cintai." Ujar Fahri menghapus air matanya.


" Lalu bagaimana denganmu?" Tanya Kira.


" Tenanglah aku baik baik saja, aku sudah meninggalkan cintaku di sana, dan aku akan memulai hidup baruku di sini." Ucap Fahri.


" Di sana? Di sini? Apa maksudmu Mas? Kamu dimana sekarang?" Tanya Kira mengerutkan keningnya.


" Aku kembali pada keluargaku, maaf aku tidak bisa memberitahumu dimana tepatnya, yang jelas sekarang aku berada sangat jauh darimu, sekarang penuhi janjimu padaku sematkan cincin di jari manis Zavran, semoga kau selalu berbahagia Kira, doaku selalu menyertaimu." Ujar Fahri menahan sesak di dadanya.


" Hiks... Hiks... Mas Fahri maafkan aku, aku telah menyakiti pria sebaik dirimu, hiks... hiks. Aku memilihmu menjadi pasangan hidupku tapi justru kau memberikan aku kepada orang lain hiks." Isak Kira.


" Kira jangan menangis, ku mohon hentikan tangisanmu aku tidak sanggup mendengarnya, Kira berbahagialah aku ucapkan selamat untukmu, segeralah menikah dan berikan aku seorang keponakan yang lucu, maafkan aku Kira yang pergi meninggalkanmu begitu saja, maafkan aku." Ucap Fahri menutup teleponnya.

__ADS_1


" Mas Fahri... Mas." Teriak Kira.


" Hiks.... Hiks...Hiks... Huaaa...." Tubuh Kira luruh ke lantai. Hatinya kembali merasakan saat karna telah menyakiti hati Fahri.


Di sana sama halnya dengan Kira, Fahri juga menangis merasakan sesak di dadanya.


Huaaaa author baper... Author mewek guys


" Kiki tenanglah." Ucap Zavran memeluk tubuh Kira. Kira melepas pelukan Zavran. Ia beranjak di ikuti Zavran. Kini keduanya saling berhadapan.


" Semua ini terjadi gara gara kamu." Bentak Kira menunjuk wajah Zavran.


" A.. Aku." Ucap Zavran menunjuk dirinya sendiri.


" Kenapa kamu harus datang mengungkapkan perasaanmu setelah aku memutuskan untuk menikah dengan orang lain?" Teriak Kira.


" Kiki maafkan aku." Ucap Zavran.


" Berulang kali aku tanyakan ini padamu, apakah kau mempunyai perasaan padaku? Tapi apa jawabanmu hah? Kau selalu menjawab tidak tidak tidak tidak, kau bahkan menghinaku sebagai perempuan murahan." Teriak Kira.


Mommy Kinan dan Mommy Mila menutup mulut mereka dengan tangannya. Mereka syok dengan ucapan Kira.


" Setelah aku menemukan pria sebaik Mas Fahri kau datang memisahkan kami, Hiks... Apa kau tahu bagaimana perasaanku saat ini hah? Aku merasa sangat bersalah telah menyakiti pria sebaik Mas Fahri." Ujar Kira.


" Kiki maafkan aku, aku bersalah padamu tapi semua ini keputusan Fahri sendiri, dia yang meninggalkanmu demi ingin kita bersatu Kiki, dia ingin melihatmu bahagia bersama pria yang kamu cintai, yaitu aku." Ucap Zavran.


Kira menghapus air matanya. Ia berlari menuju kamarnya meninggalkan semua orang yang turut bersedih untuknya. Zavran segera mengejar Kira. Saat Kira hendak menutup pintunya, Zavran segera mendorongnya membuka pintu itu terbuka kembali.


Kira membanting tubuhnya di atas kasur sambil telungkup. Zavran mendekatinya, Ia duduk di tepi ranjang di sisi Kira.


" Kiki aku tahu aku salah karna aku terlambat menyatakan cintaku padamu, tapi percayalah ini takdir yang sudah Tuhan tentukan untuk menyatukan kita sayang, sekarang mari kita kabulkan keinginan Fahri untuk bertunangan di malam ini." Bujuk Zavran.


Kira tidak bergeming. Rasanya tidak akan adil untuk Fahri, di saat Fahri merasakan luka yang sangat dalam di sana, di sini Kira merasakan kebahagiaannya.


TBC....


Jangan lupa like koment vote dan hadiahnya ya...


Miss U All

__ADS_1


__ADS_2