
Saat ini Zavran dan Kira sedang berada di apartemen Dea, keduanya menghampiri Dea yang sedang duduk santai di ruang tamu.
Plek.....
Zavran melemparkan bukti bukti malam itu ke meja depan Dea. Dea mendongak ke arahnya.
" Apa ini Vran?" Tanya Dea menatap Zavran.
" Bukti kalau aku tidak bersalah malam itu." Ucap Zavran bersedekap dada.
" Kau telah mengambil kesempatan di balik kelemahan suamiku Nona Dea." Tekan Kira.
Deg....
Jantung Dea terasa berhenti berdetak. Ia tidak menyangka kalau Zavran bisa menemukan bukti secepat ini.
" Kenapa kau melakukan semua ini padaku Dea? Apa salahku padamu? Aku tidak pernah menyangka kamu bisa berbuat hal serendah ini, aku memang berterima kasih karna kamu sudah menemaniku selama empat tahun ini, tapi aku tidak akan pernah memaafkan dirimu atas apa yang kau lakukan padaku, kau mencoba menghancurkan hubunganku dengan Kiki yang baru berjalan beberapa hari." Ucap Zavran.
" Aku melakukannya karna aku mencintaimu Vran, aku tahu kalau kau tidak akan pernah menikahiku, itulah sebabnya aku menggunakan kesempatan itu saat kau mabuk, aku akan menggunakan bukti itu untuk mengikatmu setelah aku kembali dari kampung, tapi apa? Tanpa sepengetahuanku kau sudah menikah denan wanita yang kau anggap sebagai adikmu sendiri." Sahut Dea menatap Zavran.
" Lagian apa aku salah jika aku mengharapkan cinta dari pria yang selalu peduli padaku, pria yang selalu memberikan perhatiannya padaku, pria yang selalu memberikan waktunya untukku, pria yang selalu ada untukku, bagaimana bisa aku tidak jatuh cinta padamu Zavran." Ucap Dea.
Deg....
Jantung Kira berdetak kencang. Ternyata begitu dekatnya suaminya dengan wanita lain di saat dirinya jauh dri Zavran. Sedangkan saat dirinya dekat dengan pria lain Zavran akan marah padanya. Lalu apa semua ini?
" Kira, kau seorang wanita juga, bagaimana perasaanmu pada pria yang melakukan semua itu kepadamu? Saat aku butuh tempat tinggal Zavran memberikan apartemen ini untukku, saat aku tidak punya pekerjaan Zavran memberikanku pekerjaan di cafenya, saat aku sakit Zavran merawatku di sini, Zavran menjagaku hingga dia rela bermalam di sini demi diriku, saat aku membutuhkan pertolongan tiba tiba Zavran datang menolongku, saat aku kesusahan Zavran membantuku, apa kau tidak akan jatuh cinta dengan teman pria yang selalu memprioritaskan dirimu?" Tanya Dea menatap Kira dengan mata berkaca kaca.
Bibir Kira bergetar, hatinya terasa sakit setelah mengetahui apa yang suaminya lakukan selama ini. Di saat Kira membetengi dirinya dari pria lain, Zavran justru dekat dengan wanita lain, di saat Kira menghukum dirinya, Zavran justru berbuat kesalahan dengan wanita lain. Walaupun mereka tidak melakukan hal intim tapi jarak keduanya sudah terlalu dekat jika hanya sebatas teman saja.
Tes....
Cairan bening yang Kira tahan sedari tadi akhirnya menetes di pipinya. Ia segera mengusapnya dengan telapak tangannya.
" Kau benar, jika aku berada di posisimu maka aku pasti akan jatuh cinta dengannya, bukan kau yang salah tapi Mas Zav yang sudah membuka kesempatan itu kepadamu, Mas Zav memberimu harapan untuk kau berharap lebih darinya, aku memahamimu sekarang, tapi aku tidak membenarkan caramu untuk membuat Mas Zav menjadi milikmu, aku pun seorang wanita, jika pria yang aku cintai meninggalkan aku, maka aku tidak akan memperjuangkannya, apalagi merebutnya, karna apa? Karna diriku lebih berharga dari cinta pria yang tidak menganggapku ada." Ucap Kira menohok hati Dea.
__ADS_1
" Sayang bukan itu maksudku, aku melakukan semua itu karna aku menganggapnya sebagai teman sayang, tidak lebih." Sahut Zavran.
" Tapi kau telah melewati batas pertemanan Mas, sekali lagi aku kecewa padamu, aku tidak mengharapkan semua ini darimu, kau mematahkan dua hati sekaligus, kau jahat, sekarang selesaikan urusanmu di sini dengannya karna aku tidak akan mencampuri urusan dalam hubungan kalian." Ucap Kira.
" Say....
Tidak mau menahan sakit yang lebih menyesakkan dadanya, Kira segera pergi dari apartemen Dea. Ia berlari menuju jalan raya untuk memanggil taksi.
Sedangkan di dalam apartemen Dea,
" Argh..... " Teriak Zavran. Zavran menatap nyalang ke arah Dea membuat Dea sedikit ketakutan.
" Kau telah membuat kesalahan dengan bermain main denganku Dea, aku akan membuat perhitungan kepadamu." Bentak Zavran hendak mencekik Dea.
" Zavran jangan." Cegah Choki yang baru saja datang. Zavran mengurungkan niatnya.
" Aku akan membunuhnya karna dia sudah berani banyak bicara di depan istriku Choki, bawa dia ke tempat dimana tidak akan ada orang yang bisa menemuinya lagi." Ucap Zavran.
" Apa maksudmu Zavran? Kau akan membawaku kemana?" Tanya Dea merasa takut.
Jeduarrrr.....
" Ap... Apa?" Pekik Dea.
" Kau kira aku tidak tahu kalau kau pulang kampung untuk merawat suamimu bukan ibumu? Kau salah bermain main denganku Dea, sekarang kau harus terima akibatnya." Ujar Zavran.
" Dan yah, apartemen ini sudah aku jual jadi kau tidak bisa lagi tinggal di sini." Sambung Zavran meninggalkan apartemen Dea.
" Zavran.... Jangan.... ku mohon, aku tidak mau kembali kepadanya, dia akan menjualku ke juragan kayu Zavran.... Biarkan aku bekerja di sini saja." Teriak Dea.
" Sudahlah Nona, menurut saja." Ucap Choki.
" Katakan pada Zavran, aku tidak mau kembali ke kampung, ku mohon Tuan." Ujar Dea.
" Keputusan Zavran tidak bisa di ganggu gugat Nona, jadi terima saja nasib anda saja, anda tinggal memilih mau di antar ke kampung atau ke tempat yang Zavran maksud." Sahut Choki.
__ADS_1
" Kemana?" Tanya Dea.
" Ke tempat hiburan malam." Sahut Choki.
" Tidak tidak, aku akan pulang kampung, setidaknya aku akan melayani satu pria bukan banyak pria." Sahut Dea.
" Kemasi barang barangmu, akan ada sopr yang mengantarmu." Ujar Choki meninggalkan Dea.
" Dan ingat! Jangan berpikir untuk kabur karna kami pasti bisa menemukanmu Nona." Sambung Choki sebelum benar benar meninggalkan Dea.
Ya Dea kembali ke kota ini karna kabur dari suaminya. Suaminya sakit sakittan dan untuk membiayai pengobatannya, suami Dea meminjam pada rentenir yang merupakan juragan kayu terbesar di desanya. Karna tidak bisa membayar semua hutang hutangnya, akhirnya suami Dea menyodorkan Dea sebagai penebus hutangnya. Sungguh miris nasibnya....
Zavran melajukan mobilnya ke rumah mertuanya. Sesampainya di sana Ia segera berlari masuk ke dalam kamarnya. Di lihatnya Kira yang sedang duduk di atas ranjang sambil menekuk kedua kakinya. Kepalanya tertunduj diatas Kakinya dengan bahu naik turun. Zavran yakin kalau Kira saat ini sedang menangis.
" Sayang maafkan aku." Ucap Zavran duduk di sebelah Kira sambil mengelus kepala Kira.
" Aku bersalah padamu karna saat aku jauh denganmu, aku dekat dengan wanita lain." Sambung Zavran.
" Aku menganggapnya sebagai temanku, aku merasa kasihan padanya, Ia bercerita padaku jika kehidupannya di desa begitu memprihatinkan, kedua orang tuanya sakit sakittan dan Ia tidak mampu membayar biayanya, itu sebabnya aku memberikannya pekerjaan dan tempat tinggal." Terang Zavran.
" Maafkan aku sayang karna aku sudah membuatmu kecewa dan menyakiti hatimu." Ujar Zavran.
Kira mendongak menatap Zavran. Melihat Kira yang sedang menangis, Zavran segera menarik tubuh Kira ke dalam pelukannya.
" Hiks...." Isak Kira di dalam pelukan Zavran.
" Maafkan aku, aku mencintaimu sayang, aku mencintaimu." Ucap Zavran menciumi kening Kira.
Sakit nggak sih dengar pria yang kita cintai begitu dekat dengan wanita lain???
Pasti sakit ya walaupun itu hanya sebatas teman...
Jangan lupa like dan komentnya.....
Miss U All.....
__ADS_1
Tbc...