
" Tom ... Felicie masih tinggal di apartment gue ? " tanya Aaron ketika masuk kedalam mobil.
" Iyalah ... jadi mau dimana lagi ? Lo kan belum resmi cerai sama dia. Kenapa, bro ....?".
" Gak papa ... gue kirain karena dia
marah sama gue, Felicie gak mau tinggal di sana. lagi."
" Ya, gak lah ... Felicie itu wanita
pintar. Pikirannya gak dangkal. Walaupun dia bermasalah
sama Lo tapi dia mengerti kalau
statusnya saat ini masih istri Lo."
"Hmm ... Iya, gue tahu. Gue aja yang terlalu bodoh."
" Sadar Lo sekarang ? Gue capek
nasehatin Lo selama ini. Tapi elo gak pernah mau dengar. Lo lebih percaya sama si j****g itu dari pada gue, sahabat Lo."
" Sorry, Tom ... ".
" Dimana 🦊 itu sekarang ? apa dia gak pernah datang lagi ngeliat Lo ?".
" Pasti di apartment. Tom ... Gue
mau cerai sama Giselle, tapi gimana kalau dia hamil ? Gak mungkin gue ninggalin anak gue."
" Apa Lo yakin dia hamil anak Lo ?".
" Kenapa Lo ngomong kaya gitu ?
Yakinlah, karena kemarin gue melakukan hubungan intim dengan Giselle setelah gue berhubungan dengan Vera. Parahnya lagi gue melakukannya beberapa kali dan membuangnya didalam. Karena masih dalam pengaruh obat perangsang yang diberikan Vera, gue gak bisa menahan diri. Apalagi dari dulu Giselle sudah lama ingin segera punya anak jika kami menikah."
" Hmm ... gue yakin itu bukan anak Lo, bro ... tapi karena Lo masih gak yakin sama omongan gue.
Lebih baik Lo melakukan test DNA
setelah anak itu lahir. Tapi jika
🦊 itu beneran hamil."
" Memang itu rencana gue, Tom.
Jadi beberapa bulan ini gue terpaksa menunda perceraian dengan Giselle. Gue masih menunggu. Jika ia ternyata tidak hamil, maka gue gak akan menunda lagi untuk menceraikannya."
" Terserah Lo ajalah, Ron ....Lo memang gak tetap pendirian.
Sebentar mau cerai, sebentar gak.
Ngapain juga Lo harus nunggu dia hamil atau gak. Apa Lo gak mikir
gimana kalau Daddy lo tahu."
" Gue tahu, Tom ... gue bukan gak tetap pendirian tapi gue gak mau anak gue dibilang gak punya ayah
jika gue harus menceraikan Giselle sekarang, sedangkan gue belum tahu ia hamil atau gak.
Tolong mengerti alasan gue."
" Okey, gue gak akan mau ikut campur lagi jika mengenai urusan
Lo dengan wanita 🦊 itu.
Sekarang gue harus antar Lo kemana ini ? ketempat istri pertama Lo, istri kedua atau istri ketiga. Hahaha .... ribet banget hidup Lo, bro ... Punya banyak isteri tapi yang bagus malah dilepas sedangkan sampah di pertahankan."
" Ke mansion Daddy aja. Gak mungkin gue ke apartment.
Gue gak mau Felicie semakin benci sama gue. Lagi pula saatnya bermain - main dengan Vera."
" Okey, kalo begitu gue dukung Lo kali ini. Dia memang harus dapat pelajaran bagus atas perbuatannya yang menjijikkan."
Aaron menganggukkan kepala
membenarkan omongan Tommy.
" Btw gimana persiapan buat sidang Lo besok ? ".
" Gue gak tahu, Tom ... rasanya
gue ingin gak hadir. Tapi jika gue gak hadir, gue gak akan ketemu dengan Felicie. Lo tau sendiri,
mungkin setelah kami resmi
berpisah, gak akan ada alasan buat gue agar bisa ketemu dengan Felicie lagi. Mungkin hanya bisa sesekali bertemu jika ia hadir di perusahaan saat rapat."
" Ya, Lo benar bro. Terus gimana kalau Felicie hadir bersama
Elbert ? Apa Lo siap melihatnya
bersama pria lain."
" Entahlah, andaipun gue ingin melarang, gue gak punya hak.
Karena semua yang telah gue lakukan pada gadis kecil itu
__ADS_1
sudah membuat gue kehilangan hak untuk marah."
" Yang sabar bro ... !! ".
Aaron hanya bisa menghela nafas
dengan berat memikirkan hal ini.
Giselle yang tahu Aaron akan keluar dari rumah sakit hari ini.
Jalan mondar - mandir di apartment dengan gelisah.
Jika kali ini Aaron memutuskan
untuk pulang ke mansion, maka
akan mempersulit Giselle untuk bisa sering bersamanya.
Sebenarnya ia sudah mulai menyadari sejak mereka menikah
sikap Aaron terlihat sangat berbeda dari biasanya pada Giselle. Bahkan mungkin malah sebelum menikah. Ketika mereka liburan di Paris, Giselle melihat Aaron menyembunyikan sesuatu dibelakangnya. Aaron sering tersenyum saat melihat ponselnya dan jika Giselle mendekati maka Aaron segera menutupnya. Jika Giselle yang tidak memaksanya
untuk menikah, mungkin hingga detik ini Aaron pasti belum menikahinya. Tiba - tiba terdengar sering ponselnya berbunyi.
Giselle langsung mengangkatnya
begitu melihat nama yang menghubunginya.
" Gimana, gue dengar Aaron keluar dari rumah sakit hari ini ? ".
" Iya, memang benar tapi sepertinya ia gak pulang ketempat gue. Secara sekarang dia punya isteri lain selain gue."
" Hahaha ... kasihan banget nasib mu, baby ... baru nikah udah punya madu. Kalau begini akan
makin sulit buat lo untuk
menguasai harta Aaron."
" Iya, Lo benar ... tapi gimana dong ? Aaron melarang gue agar jangan sering muncul supaya tua bangka itu gak curiga. Soalnya
lo tau sendiri kan Aaron akan dihapus dari ahli warisnya William jika sampai tahu dia nikah sama gue. Makanya kapan rencana Lo itu dijalankan. Gue udah gak tahan harus selalu sembunyi dari William."
" Bodoh Lo, gue yakin kalau William sebenarnya pasti udah mengetahui pernikahan Lo dan Aaron. Tapi masalahnya yang buat gue heran, kenapa dia diam aja dan gak menghapus Aaron dari ahli waris kekayaannya.
Apa Lo gak mencurigai sesuatu ?".
" Maksud lo, gak ngerti gue ?'. tanya Giselle heran.
" Makanya gue bilang Lo itu bodoh. Gak mungkin seorang William tidak tahu jika Aaron sudah menikah dengan kamu.
William tetap diam saja dan tidak
berbuat sesuatu pada Aaron maupun Lo. Secara pasti saat ini
William juga tahu dimana Lo tinggal."
" Gak mungkinlah William tahu.
Aaron sudah menghapus semua
bukti pernikahan kami waktu itu.
Aaron dan gue juga sudah membayar dengan besar pada mereka yang tahu tentang pernikahan kami. Jadi William gak akan pernah
mengetahuinya. "
" Dasar, Lo itu cuma pintar di ranjang tapi kalau otak Lo kosong. Jadi karena Lo pikir Aaron udah menghapus bukti,
William gak bisa mendapatkannya kembali."
" Hah ... si***n Lo ngatain gue bodoh. Kenapa Lo bisa yakin kalau William sebenarnya sudah
tahu ?".
" Coba Lo pikir, kenapa William mendadak pulang kemari. Padahal menurut Aaron seperti
yang Lo bilang, kalau William
masih lama di luar negeri buat
mengurus pekerjaannya.
Nah, kenapa begitu Lo nikah,
William pulang dan langsung
menemui Aaron ke rumah sakit ?
Apa Lo gak curiga ?".
Giselle memikirkan perkataan
pria yang merupakan kekasih
gelapnya selama ini. Apa yang
di omongin sama dia ada benarnya juga. Kenapa William
__ADS_1
mendadak pulang setelah ia dan Aaron menikah ? Terus waktu William datang kerumah sakit saat ia terpaksa kabur, Giselle sempat melihat William datang bersama wanita bernama Felicie.
Sebenarnya ada hubungan apa
Felicie dengan William dan Aaron.
Kenapa ia tidak curiga ketika
melihat wanita itu keluar dari apartment Aaron. Apalagi saat
di rumah sakit, Aaron memintanya keluar dari kamarnya ketika wanita itu ingin membicarakan sesuatu dengannya. Bahkan
Tommy dan Zico ikut menahannya
di luar agar tidak masuk ke kamar Aaron. Setelah memikirkan kembali semua ini, Giselle merasa ia benar, pasti ada yang ditutupi
Aaron selama ini darinya dan hal ini pasti berhubungan dengan
wanita yang bernama Felicie itu.
" Kenapa Lo diam, benarkan
omongan gue. "
" Iya, gue rasa Lo benar.
Bukan masalah William saja.
Gue juga curiga kalau Aaron sedang menyembunyikan sesuatu
yang penting dari gue selama ini."
" Maksud Lo ?".
" Gue belum yakin. Biar gue cari tahu dulu. Nanti kalau memang
dugaan gue terbukti benar, baru
gue beritahu Lo."
" Hmm ... okey deh. Jadi karena Aaron gak datang ke apartment Lo, bisa dong sekarang gue
ke tempat Lo, honey."
" Ya, gue lagi butuh mengeluarkan
keringat biar pusing gue hilang."
" Hahahaha ... gue setuju.
Ya, udah ... tunggu kedatangan gue biar hari ini gue buat keringat
di tubuh Lo mengucur dengan deras."
" Hahahaha ... Okey, gue tunggu."
Setelah mereka memutuskan sambungan telepon. Giselle
kembali memikirkan sesuatu yang
ia curigai mengenai Aaron dan
Felicie. Apalagi ia lihat William
terlihat sangat dekat dan suka
dengan gadis itu.
Apa jangan - jangan ? Ah, gak
mungkin. Pasti Aaron tidak akan
menerima wanita manapun selain dirinya. Ia tahu seberapa besar cinta Aaron padanya selama ini.
Meski Giselle juga mulai merasa
sikapnya berubah belakangan ini.
" S*** , tau ah ... ngapain juga
harus pusing mikirin hal ini.
Lebih baik gue menyiapkan diri,
agar pacar gue puas atas pelayanan hari ini." ujar Giselle dengan senyum mesum
di wajahnya.
Giselle segera masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri
agar semua yang ada ditubuhnya wangi dan bersih. Kali ini ia ingin
melakukannya seharian untuk
melampiaskan rasa kesal dihatinya karena masalah Aaron.
**********************************
__ADS_1