Terpaksa Menikah Dengan Tuan Arrogant

Terpaksa Menikah Dengan Tuan Arrogant
Episode 61


__ADS_3

Perasan bahagia Giselle saat ini sudah tidak bisa ia lukis dengan


kata - kata.


Ia berhasil membuat Aaron bergairah padanya semalam.


Giselle sengaja memberikan obat perangsang pada Aaron pada saat ia kehausan dan ingin minum air.


Meski merasa marah, tapi Giselle berusaha gak perduli walau yang


di teriakkan Aaron adalah nama


Felicie, pada saat ia mencapai


puncak dalam pergulatan mereka.


Ia hanya perduli keinginannya


sudah tercapai sekarang.


Giselle juga sudah berhasil mendapatkan tanda tangan Aaron


untuk memberikan harta pribadinya atas nama Giselle.


Aaron yang dalam keadaan tidak sadar dan sedang bergairah, mau saja membubuhkan tanda tangannya saat Giselle memberikan kertas yang berisi


surat kuasa atas pengalihan


harta kekayaannya kepada Giselle.


Ia akan segera membawa surat ini ke pengacara untuk mengesahkannya.


Aaron yang masih tertidur tidak


menyadari ia sedang dalam masalah besar sekarang.


Giselle memandangi wajah Aaron yang masih tidur dengan pulas.


Ia pun ingin kembali tidur di samping Aaron untuk menghilangkan rasa lelah di tubuhnya karena pertempuran mereka yang membuatnya sangat puas.


Aaron sangat ganas, apalagi karena pengaruh obat yang ia berikan. Hingga mereka melakukannya beberapa kali.


Walau pun tubuhnya terasa sakit


semua, tapi Giselle tetap meladeninya.


Ia ingin hamil anak Aaron segera karena rencananya dengan selingkuhannya sepertinya belum berhasil. Meski selama Aaron tidak pernah mengunjunginya, ia dan selingkuhannya terus melakukan hubungan intim. Tapi


ia belum juga merasakan mual layaknya orang hamil.


Baru saja ia hendak menutupkan


mata, tiba - tiba yang baru saja


ia pikirkan terjadi.


Mendadak Giselle merasa mual.


Perutnya terasa seperti di acak -


acak.


Giselle pun bangkit kembali dari


tempat tidur dan menuju kamar


mandi sembari membawa test


pack yang selalu ia sediakan


di apartment nya sejak ia melakukan hubungan intim


dengan Aaron dan kekasihnya.


Setelah menunggu beberapa menit, Giselle melihat test pack


yang ia gunakan untuk melihat


ia hamil atau tidak.


Hampir saja ia bersorak dan


meloncat kegirangan begitu


melihat hasilnya.


Yes, hasilnya positif ... ia hamil.


Ini berarti dia akan semakin


mudah menguasai Aaron.


flash back ...


Sebenarnya Giselle awalnya


memang mencintai Aaron.


Tapi karena pekerjaannya saat


itu membuat ia tergoda dengan


beberapa pria. Apalagi Aaron tidak pernah mau melakukan hubungan intim sebelum mereka sah dan terikat dalam pernikahan. Hal inilah yang membuatnya melakukan dengan pria - pria yang mendekatinya.


Terlebih lagi, pria - pria itu selain memberikannya kepuasan, ia juga mendapatkan banyak hadiah dan uang.


Semua yang ia dapatkan membuat Giselle semakin tidak


memikirkan hubungannya dengan Aaron yang saat itu serius ingin menikahinya.


Terlebih lagi ketika itu, kariernya lagi sedang naik daun. Tentu saja ia tidak ingin menyia - nyiakan hidupnya yang harus menjalani tugas sebagai isteri. Meski ia tahu, Aaron akan membuatnya sebagai ratu dalam hidupnya, jika waktu itu ia langsung menerima lamaran dari Aaron.


Apalagi ia selalu ingin terlihat


glamor demi mendukung kariernya sebagai artis hingga membuatnya menghalalkan segala cara untuk mendapatkan uang yang banyak.


Bahkan ia tidak perduli ketika harus jadi simpanan pria tua ataupun pria - pria yang membutuhkan tubuhnya.


Hingga akhirnya semua yang ia lakukan di ketahui oleh Tuan William, Daddy nya Aaron. Giselle lalu diperintahkan untuk pergi meninggalkan Aaron.


Jika ia tidak pergi, Tuan William


akan menghancurkan karier dan


kehidupannya. Tentu saja ia harus pergi dan menghilang dari Aaron.


Meski pada Aaron ia memberikan alasan bahwa ia pergi demi karier keartisannya.


Ia pun akhirnya pergi dengan senang hati karena Tuan William memberikan sejumlah uang yang besar, asalkan ia jangan pernah kembali menemui Aaron.


Tapi karena gaya hidupnya yang senang menghambur - hambur kan uang bersama kekasihnya


membuat uang yang di berikan


Tuan William itu habis tak bersisa.


Kekasihnya mengusulkan pada


Giselle agar kembali ke pelukan


Aaron agar mereka bisa mendapatkan dan menikmati kekayaan Aaron.


Giselle akhirnya setuju untuk


kembali lalu menemui Aaron.


Ternyata Aaron masih menunggu dan mencintainya.


Setelah berhasil memaksa Aaron


untuk menikahinya, Giselle pikir


ia bisa segera menguasai harta


Aaron .


Rupanya Tuan William


sudah mengancam Aaron, ia akan


menarik semua kekayaan dan perusahaan dari Aaron jika ia


berani kembali bersama Giselle.


Ancaman Tuan William ini membuat Aaron hanya berani menikahinya secara siri.


Tentu saja pernikahan mereka tidak ada kekuatan hukumnya.


Hingga sikap Aaron berubah setelah mereka menikah. Semakin lama ia semakin menjauh dari


Giselle.


Apalagi setelah ia masuk


ke rumah sakit karena perbuatan


Felicie. Awalnya ia menyangka,


Felicie wanita yang sedang di dekati oleh Zico, sahabatnya Aaron.


Ternyata Felicie adalah isteri pertamanya Aaron. Wanita ini adalah pilihan dari Tuan William.


Tentu saja ini membuat Giselle semakin khawatir.


Beberapa kali ia memaksa Aaron


di rumah sakit untuk melakukan


hubungan intim setelah mereka menikah, tapi dengan alasan kalau badannya belum sembuh benar, Aaron menolak keinginan


Giselle.


Untunglah Dewi keberuntungan

__ADS_1


memihak padanya, Vera wanita


bodoh itu menjebak Aaron hingga


akhirnya Giselle bisa juga tidur


dengan Aaron.


Saingan terberatnya Felicie sudah


bercerai dengan Aaron. Meski sekarang ia tahu, Aaron mencintai Felicie, mantan isterinya ... Giselle


tidak mau terlalu memikirkannya.


Ia hanya ingin bisa menguasai


harta Aaron dan Tuan William.


Walaupun sebenarnya dalam lubuk hatinya yang paling dalam ia berharap bisa mendapatkan cinta Aaron lagi. Jika itu bisa terjadi, maka ia akan melepaskan kekasihnya dan akan jadi isteri yang baik buat Aaron.


Tapi ia juga sadar itu tidak akan mungkin terjadi. Ia wanita kotor.


Entah sudah berapa banyak pria yang tidur dengannya. Apalagi ia tahu pasti, Tuan William tidak akan pernah menyetujuinya.


Dengan anak yang sedang di kandungnya sekarang ia bisa


menekan Aaron untuk menikahinya secara hukum negara, bukan siri lagi.


Ia akan menyingkirkan Vera,


perempuan bodoh itu, meskipun jika nanti ia akan hamil anak Aaron.


Ia juga gak mau tahu, apakah Tuan William merestui pernikahan Aaron dengan Vera hingga menyebabkan wanita j***** itu bisa berada di mansion.


Giselle tersenyum begitu ia melihat kembali hasil test pack


nya yang bergaris dua.


Sekarang ia hanya akan menunggu Aaron terbangun dan


memberitahukan tentang kehamilannya.


Giselle duduk di tempat tidur sembari memandangi wajah


tampan Aaron dengan perasaan


bahagia.


Setelah menunggu satu jam, akhirnya mata Aaron mulai terbuka.


Aaron melihat sekeliling. Kepalanya masih terasa sakit akibat terlalu banyak minum. Ia terlihat begitu terkejut melihat


Giselle duduk di sebelahnya


di atas tempat tidur yang sama.


Apalagi ia menyadari saat ini tubuhnya sedang tidak memakai


sehelai pakaian pun.


Aaron sadar ia sudah melakukan


kesalahan lagi kali ini.


Membayangkan ia telah melakukannya dengan Giselle,


Aaron benar - benar merasa jijik.


Tapi ia gak habis pikir, bagaimana ia bisa berada di apartment Giselle. Padahal ia masih ingat,


ia sedang berada di sebuah club'


malam itu, karena kepalanya terlalu berat, Aaron pun tertidur.


" Kenapa aku bisa berada di sini ?"


tanya Aaron karena gak bisa


menjawab pertanyaan di kepalanya.


" Aku membawamu pulang karena pelayan menemukan kamu pingsan di ruangan." jawab Giselle .


" Aku bukan pingsan tapi tertidur.


Tapi bagaimana kau bisa kebetulan berada di club' yang


sama denganku ? Apa kau sengaja mengikuti aku ? " Aaron


memberondong Giselle dengan


pertanyaan.


" Tidak, aku tidak mengikuti kamu sayang. Karena aku lagi sedih memikirkan kamu yang gak pernah datang kemari lagi meski pun kamu sudah keluar dari rumah sakit. Aku merindukanmu.


Jadi aku pergi ke club' untuk sekedar duduk dan minum sejenak. Tidak di sangka aku melihat Tommy keluar seorang diri dari sebuah ruangan yang dulu sering kita gunakan jika datang ke club' itu. Karena aku


tidak juga melihat kamu keluar dari ruangan itu, aku minta tolong pada pelayan untuk melihat keadaanmu. Ternyata kamu dalam posisi pingsan. Melihat ini aku tentu saja panik. Maka aku


membawa kamu ke apartment kita." dengan liciknya Giselle membohongi Aaron.


bisa tidak memakai selembar pakaian apa pun ? Apa yang telah


kau lakukan padaku ? " tanya Aaron dengan tatapan yang tajam.


Giselle berusaha tenang mendengar pertanyaan Aaron dan tatapan tajamnya yang mengarah ke Giselle.


" Saat itu kau muntah begitu tiba di apartment, lalu karena pakaian mu terkena muntahan aku membukanya dan berniat membersihkan badanmu yang terkena muntahan. Tapi kau malah tersadar dan mengajakku melakukan hubungan intim.


Tentu saja aku gak mungkin


menolak. Kau suamiku dan aku sangat merindukanmu." jawab


Giselle dengan yakin. Matanya


memandang sendu ke arah Aaron.


" Kau jangan berbohong !


Aku dalam keadaan mabuk berat dan tertidur. Bagaimana mungkin


aku bisa terbangun dan memintamu melakukan hal itu !"


ujar Aaron dengan suara keras.


Seharusnya ini tidak terjadi lagi, jika ia mendengarkan omongan Tommy. Tapi karena ia terlalu keras kepala dan bodoh. Ia malah semakin terus meminum minuman keras itu agar mabuk sehingga ia bisa melupakan Felicie yang terus memenuhi pikirannya. Tapi apa yang terjadi ?


Bukannya berhasil melupakan Felicie, yang terjadi ia malah


menambah masalah baru.


Masalah yang harusnya yang paling ia hindari.


" Kau tidak percaya padaku, sayang ? Untuk apa aku membohongimu. Bahkan kamu melakukannya beberapa kali denganku. Meskipun aku kelelahan karena kau meminta melakukannya lagi, lagi dan lagi tapi aku tetap berusaha melayani. Karena aku istrimu dan kamu suamiku yang sangat aku cintai." Giselle memasang wajah sedihnya agar Aaron percaya dan menyesal.


" Cinta ... hahahaha.


Jika benar yang kau katakan


padaku, kau mencintaiku ... maka


kau gak akan mungkin berselingkuh di belakangku dan


menjual tubuhmu dengan banyak


pria. Bahkan hingga kau jadi simpanan pria tua yang lebih pantas jadi ayahmu.


Aku benar - benar sudah muak dan jijik melihat dirimu yang murahan. Jadi mulai hari ini aku


akan .... " dengan wajah menyeramkan dan suara yang dingin Aaron mengatakan semua yang telah ia ketahui tentang Giselle dan berniat sekarang juga menceraikannya. Tapi saat perkataannya belum selesai Giselle memotongnya.


" Sayang aku hamil." ucap Giselle


sembari memperlihatkan testpack


yang ada di tangannya sejak tadi,


dengan menutupi perasaan terkejutnya karena Aaron sudah


mengetahui semua yang telah ia


lakukan selama ini.


Aaron benar - benar ingin mengumpat dengan keras kali ini.


Kenapa saat ia ingin menceraikan Giselle. Wanita j***** ini malah hamil. Walau ia tidak yakin, apakah itu benar anaknya atau


malah anak pria lain.


" Apa kau yakin itu anakku ?


Bisa saja itu anak pria lain !" ujar


Aaron dengan tatapan tak percaya.


" Tentu saja ini anakmu. Sejak aku kembali kesini, aku tidak pernah


berhubungan dengan pria manapun. Aku tahu aku salah telah melakukan semua hal yang menjijikkan itu di belakangmu.


Tetapi saat itu aku masih muda


dan bodoh, aku di jebak oleh


teman - teman artis ku sehingga


bisa melakukan itu. Lalu sejak penjebakan itu, aku di ancam oleh mereka untuk terus


melakukan itu dengan pria - pria


lainnya. Jika aku tidak mau dan


menolak, mereka mengancam ku


akan menyebarkan semua foto

__ADS_1


fotoku saat berhubungan dengan


pria itu. Hingga akhirnya mereka


terus memeras dan memaksaku


untuk jadi simpanan pria tua.


Aku melakukan semua itu karena


terpaksa dan di ancam.


Aku tahu pasti kau jijik dengan ku,


sekarang. Tapi aku sendiripun


benci dan jijik melihat tubuhku


sendiri. Hingga akhirnya aku meminta pertolongan pada seorang teman untuk menolongku dari ancaman mereka dan kembali kesini. Awalnya aku ingin


menceritakan semua ini padamu


begitu pertama kali kita bertemu lagi. Tapi aku takut kamu akan


pergi dan meninggalkanku, sedangkan aku masih sangat


mencintaimu. Apalagi aku lihat kau juga masih mencintaiku.


Hal ini membuatku membatalkan


niatku untuk cerita tentang yang


aku alami saat itu. Aku ingin memulai dari awal lagi denganmu.


Aku berjanji pada diriku sejak kita bertemu, bahwa aku akan jadi


istri yang baik jika kau mau kembali dan menjadikan aku isteri


mu dan hal itu telah aku lakukan.


Aku hanya tidur denganmu, suamiku. " panjang lebar


Giselle menceritakan kebohongannya dengan sangat pintar dan meyakinkan. Bahkan wajahnya terlihat sangat menyedihkan saat menceritakan


kisah palsu yang di karangnya.


Aaron terdiam begitu mendengar


perkataan Giselle. Ia tidak yakin


dengan yang Giselle katakan. Apakah ia memang benar - benar ingin berubah dan menyesali semua yang telah ia lakukan


selama ini di belakang Aaron.


Tapi ia tadi tidak menyangkal


semua perkataan ku ? Bahkan


ia membenarkan semuanya.


Ia terpaksa melakukan perbuatan


menjijikkan itu karena di jebak dan di ancam oleh teman - temannya.


Tapi apa aku masih bisa menerimanya lagi, padahal aku jelas - jelas tahu ia sudah berhubungan dengan banyak pria.


Semua pertanyaan ini bermunculan di benak Aaron hingga membuat kepalanya seperti mau pecah.


Melihat Aaron hanya diam tanpa


mengarahkan sepatah katapun


membuat Giselle kembali bersandiwara.


" Baiklah, jika kau tidak percaya


ini anakmu. Sekarang juga kau


bisa menceraikan aku. Aku akan pergi dan mengasuh anak ini sendiri dan tidak akan pernah muncul di hadapanmu lagi. Mungkin ini memang hukuman


atas semua dosa yang telah aku


lakukan." ujar Giselle dengan suara serak menahan tangis.


Setelah selesai mengucapkan kata - kata ini ia pun bangkit dan


berjalan menuju lemari pakaiannya dan kemudian memasukkan barang - barangnya


ke dalam koper.


Aktingnya benar - benar sempurna.


Aaron benar - benar bimbang dengan keputusan yang akan ia


ambil sekarang. Di satu sisi ia


ingin menceraikan Giselle karena


selain ia sudah sangat mencintai


Felicie dan berjanji akan mencintainya seumur hidupnya.


Ia juga tidak bisa bersama dengan Giselle karena merasa jijik atas perbuatan Giselle dan Daddynya


juga tidak akan pernah mengampuninya jika ia sampai


mengetahui ia masih tetap mempertahankan Giselle.


Tapi sekarang masalah yang membuat Arron ragu untuk mengambil keputusan adalah


Giselle sedang hamil.


Apakah itu anaknya atau bukan,


ia belum bisa memastikan hingga anak itu hadir ke dunia. Karena baru setelah anak itu ada ia bisa


melakukan test DNA.


Tapi jika memang anak yang sedang di kandung Giselle adalah benar anaknya, ia tidak mungkin tega membiarkan anak ini lahir dan tumbuh besar tanpa kehadiran seorang ayah di sisinya.


Lagi pula saat ini, hanya Giselle


yang mencintainya dan tetap ada di sisinya dan Aaron pernah


benar - benar mencintainya.


Beda dengan Vera, ia tidak punya perasaan sama sekali. Meski ia akan hamil dan melahirkan anaknya juga, Aaron tidak akan


perlu berpikir lama untuk menceraikannya. Ia akan mengasuh anak itu sendiri.


" Baiklah, aku akan memberikan


kesempatan terakhir untukmu.


Aku akan mempertahankan


pernikahan ini karena kau sedang


hamil. Aku tidak ingin anak itu


tidak memiliki seorang Daddy jika ia lahir kedunia. Tapi itu jika dia memang benar anak kandungku.


Aku akan segera melakukan test DNA, begitu anak ini lahir.


Aku akan langsung menceraikan


kau, jika terbukti anak ini bukan


darah daging ku. " akhirnya Aaron


mengambil keputusan ini setelah memikirkannya dengan matang.


Meski ia tahu setelah ini Aaron akan menghadapi banyak masalah. Ia pasti akan mendapat hukuman dari Daddy nya.


Kedua sahabatnya pasti akan sangat membencinya dengan keputusan Aaron.


Memikirkan hal ini, Aaron hanya bisa menghela nafas dengan kasar. Seakan ia ingin membuang semua beban yang ada di kepalanya.


**********************************


Hai semua ... semoga suka ya dengan lanjutannya ini.


Hari ini memang Mommy khusus


menceritakan tentang Aaron dan


Giselle.😁😀


Jangan marah ya ... 🙏🙏😘


Tetap dukung terus karya Mommy


dan maaf jika masih banyak typo dalam menulis kata atau pun kalimat dalam novel Mommy ini.


Jangan lupa like, koment yang positif, vote, hadiah dan tekan


tombol Favorit ❤️ agar setiap Mommy Up episode baru, kalian


semua akan mendapatkan notifikasinya.


Buat yang sudah dan selalu mendukung cerita Mommy,


Mommy ucapkan banyak Terima kasih ....🙏🙏😘😍


Semoga kita semua selalu dalam keadaan sehat hingga bisa tetap menjalankan aktivitas apapun.


Baik itu wanita pekerja ataupun


Ibu rumah tangga.


Masing - masing kita semua punya kesibukan sendiri


Semangatttttt .... !!!!

__ADS_1


Love You All .... 🙏😘😘😍


__ADS_2