
Dua bersaudara kembali ke rumah keluarga Zhang, disana Yi-Fang melihat beruang yang berhasil dilumpuhkan oleh adiknya, rasa lega benar-benar membuat hatinya saat ini menjadi tenang dan tidak gelisah lagi seperti sebelumnya.
Dengan Mo Chen disamping adiknya, batu yang mengganjal di hatinya langsung terangkat. Beruang ini memiliki ukuran yang sangat besar, lalu bagaimana Yi-Feng melumpuhkan nya? ini menjadi pertanyaan besar didalam pikirannya.
Mata beruang menjadi salah satu kelemahannya, namun jika dilihat baik-baik mata itu tidak rusak sama sekali, namun memang ada darah yang keluar dari dalam mulut beruang serta beberapa lubang yang diciptakan tapi tidak tahu dari mana dan bagaimana terciptanya lubang ini.
Lalu, penyerangan itu mari diam dan bicarakan di Villa saja, tidak aman membicarakan nya di tempat umum seperti ini, ada warga sipil ditempat ini.
Xin Yuan diam-diam berterima kasih pada dua saudara kembar, hukuman itu memang pantas untuk neneknya, mengapa tidak sekalian Paman ketiganya juga dibawa saja? Mereka adalah orang-orang jahat dan kejam!
Namun, segala keputusan selama ini berada di tangan neneknya, karena mulai sekarang nenek sudah tidak ada lagi maka bukan berarti ancaman sudah berakhir, bisa saja ini baru awal karena masih ada Paman dan bibi yang kejam.
Yi-Feng juga merasakan hal yang sama, dua anak ini bisa berada dalam bahaya besar jika dia meninggalkan mereka di sini. Jadi, "Kalian berdua, apa mau ikut kami ke Ibukota? ..Disana kalian bisa hidup dengan tenang tanpa gangguan dari keluarga Xin yang tersisa." tawar Yi-Feng
"Tapi, kuburan ayah dan ibu kami berada di desa Dongsan, Saya sangat berterima kasih pada Yang Mulia karena memiliki niat baik pada kami dua saudara, namun saya tidak dapat meninggalkan mereka berdua. " balas Xin Yuan, dia dengan enggan menolak tawaran Yi-Feng
"Aku tidak mengatakan bahwa kalian tidak bisa kembali ke desa, kalian hanya mengubah tempat tinggal dan hidup dengan tenang. Setiap tahun atau jika kalian merindukan orang tua yang telah meninggal, kalian berdua bisa kembali dan memberikan salam pada mereka lalu membakar uang kertas untuk mendoakan mereka. Pikirkan lagi," Yi-Feng tidak akan tenang meninggalkan mereka berdua.
Terlebih lagi, aura yang dikeluarkan oleh Xin Boashan itu merupakan kepulan asap berwarna hitam, dia tidak memiliki niat baik pada dua saudara ini.
__ADS_1
Keluarga Liu Lei juga telah bergabung di rumah keluarga Zhang, begitu tahu bahwa Xiao Qian hampir berada dalam masalah, mereka akan turun tangan namun terlambat satu langkah karena Pangeran Kekaisaran telah berada didepan dua anak itu untuk membela mereka.
Zhang Tua segera membuka mulutnya, "Anak Yuan, pergilah ke ibukota bersama Pangeran, ini adalah kesempatan yang langka. Lagi pula, kalian berdua tidak akan selalu aman di desa Dongsan. Meskipun aku dan Paman Lui mu melindungi kalian, bagaimana jika saat kami pergi bekerja kalian akan berada dalam masalah?"
Lui Lei juga menambahkan, "itu benar, Yuan. Kau mungkin kuat, namun Xin Boashan juga bukan orang yang memiliki hati murni, kalian akan berada dalam masalah jika tidak meninggalkan desa Dongsan."
"Tenang saja, kuburan Ayah dan ibu akan kami jaga, mereka tidak mungkin membuka makam karena takut pada roh kedua orang tuamu. Pergilah bersama Pangeran Kekaisaran," tambahan Zhang Hai.
Zhang Han juga mengusulkan agar dia dan adiknya meninggalkan desa Dongsan dan hidup di ibukota.
"Lalu saudara Han, apa yang harus ku kerjakan di ibukota? Disana tidak mungkin aku bisa berburu dengan bebas seperti di desa Dongsan." wajah Xin Yuan merah saat dia mengatakan pemikiran nya
Ketika Xiao Qian mendengar bahwa dia bisa berteman dan bermain bedeng seorang Putri, anak itu menjadi bersemangat. "Yang Mulia, apa aku sungguh bisa bermain dengan Putri kerajaan?"
Yi-Feng mengangguk, "tentu, kenapa tidak? ..Dia juga seumuran dengan mu, Pangeran ini rasa kalian bisa akrap." Yi-Feng tersenyum pada anak itu
Xiao Qian menoleh pada kakaknya, "Gege, apa boleh kita pergi ke Ibukota saja? ..Aku tidak memiliki teman di sini, aku juga ingin memiliki teman." ucapnya dengan penuh harap.
Ketika mendengar pikiran adiknya, Xin Yuan merasa sakit dihatinya. Selama ini tidak ada anak yang mau bermain dengan Xiao Qian karena semua anak telah dicuci otaknya oleh orang tua mereka, tidak memperbolehkan anak-anak bermain dengan Xiao Qian dan malah adiknya sering di ejek dan dibully oleh anak lain.
__ADS_1
Dengan semua orang yang mengusulkan agar dia pergi ke ibukota, dia akhirnya menerima usulan tersebut. Tidak mengetahui bahwa kehidupan yang tenang dan nyaman benar-benar menantinya di ibukota. Pada awalnya, Xin Yuan diangkat menjadi pelayan tingkat tiga namun dalam dua tahun Xin Yuan dipromosikan menjadi pelayan tingkat dua.
Pekerjaan nya juga sangat mudah, setiap pagi Xin Yuan harus pergi ke pasar dan membeli berbagai jenis sayuran, buah, telur dan barang lainnya. Setiap hari, sarapan selalu berbeda sehingga tidak menentu apa yang harus dia beli, namun yang pasti tugasnya adalah membeli kebutuhan dapur khusus untuk Yi-Feng dan isi Istana Bulan.
Pada umur 17 tahun, Xin Yuan kembali dipromosikan menjadi pelayan tingkat pertama, dimana dia berada di sisi Yi-Feng dan melayani kebutuhan pribadi milik Yi-Feng. Adiknya, Xiao Qian juga merasakan kebaikan ini setelah dia mulai tinggal di Ibukota.
Anak kecil itu mulai diajari oleh pelayan tingkat pertama untuk melayani Putri Kerajaan, Yongxi. Anak itu benar-benar menjadi pelayan kepercayaan Yongxi dimasa depan, bahkan ketika dia memasuki usia dewasa, Yongxi menjodohkan Xiao Qian dengan ksatria yang baik dan bertanggung jawab, kehidupan Yongxi benar-benar sangat baik mulai saat itu
Namun, semua cerita ini berada dimasa depan, saat ini Xin Yuan dan adiknya telah menerima tawaran dari Yi-Feng.
Keluarga Zhang dan Liu Lei ikut merasa senang, anak-anak itu kemudian dibawa ke Villa dimana para Pangeran dan Putri berada saat ini
Beruang yang besar itu, tidak diambil Yi-Feng dengan cuma-cuma meskipun dia yang berhasil menaklukkan beruang tersebut. Namun, bukankah ayah dan anak dari keluarga Zhang yang menemukan nya?
Jadilah, Yi-Feng memberikan 100 Tel emas pada keluarga tersebut, sebagai bentuk terima kasih. Ini juga karena Zhang Hai telah membantu Mo Chen membawa beruang itu turun dari gunung.
Keluarga Zhang menolaknya dengan halus, namun Yi-Feng kekeh memberikan mereka uang. 100 koin emas bukanlah jumlah yang kecil, ini benar-benar bisa menghidupi keluarga seumur hidup.
Beruang tersebut dimuat keatas gerobak yang kemudian ditarik oleh kuda, ada pula buruan lainnya semuanya diletakan diatas gerobak.
__ADS_1
Sepanjang jalan, semua orang melihat pada gerobak itu dan orang yang memiliki status tinggi tentu saja menginginkan beruang tersebut, namun ketika mengetahui bahwa beruang tersebut diburu oleh Pangeran Kekaisaran, siapa yang berani maju untuk mendapatkan nya lagi?