
Melihat bahwa kekhawatiran mereka hanya berujung percuma, dengan alarm palsu, mereka tidak lagi khawatir.
Dengan tambahan Ksatria, orang yang menyelam juga semakin banyak. Mereka berpencar dan menjaga jarak lalu menyelam dan membawa keranjang kedalam dasar laut, memilih dan memilah makanan laut yang berukuran lebih besar dari pada yang kecil.
Yi-Feng melambaikan tangannya pada saudara kembarnya, setelah itu mengambil nafas dalam-dalam dan menyelam ke bawah.
Lautnya jernih dan transparan, jika dilihat dari atas, akan terlihat terumbu karang dipasir laut yang terlihat jelas. Kadang-kadang, seekor ikan beraneka warna akan terlihat berenang melewati karang.
Seekor kepiting kecil dikejutkan oleh Yi-Feng, ia mengebor dirinya kedalam pasir dan bersembunyi disana.
Yi-Feng kagum dengan pemandangan yang menarik ini, itulah mengapa ia sedikit berlama-lama dalam air sampai dia tidak bisa menahan nafasnya lagi kemudian mendorong dirinya keatas dan bergegas ke permukaan laut.
Saat dia menyelam tadi, karena dia kagum itulah mengapa dia tak kunjung muncul selama hampir 10 menit. Sebenarnya, dia juga masuk kedalam 'Ruang Teratai' dan mencari peralatan selam seperti tabung oksigen, kaca mata selam dan lainnya.
Ingin minta tolong pada Louis untuk membantunya mencari dimana letak simpan alat selam ini, namun pria itu malah sedang asik dengan drama China yang bertema Dewa-Dewi dan kisah cinta mereka.
Louis menutup telinganya saat Yi-Feng memanggilnya, ia menganggap bocah bau itu seperti udara dan terus menonton drama.
Tanpa pilihan lain, Yi-Feng harus mencari nya sendiri. Ketahuilah, rumah ini sangat luas sehingga ruang penyimpanan nya juga banyak, dia benar-benar harus menghabiskan banyak usaha agar bisa menemukan nya lagi.
Bahkan, setelah menemukannya, setelah mengecek oksigen didalamnya, ternyata tinggal sedikit. Dia harus mengisinya lagi dengan yang baru, bahkan belum selesai mengisinya Louis berteriak dari luar dengan kencang jika ada yang mencarinya di dunia nyata.
Tanpa pilihan lain, dia harus keluar dari 'Ruang Teratai' tanpa membawa peralatan selam. Muncul di permukaan, ternyata Yi-Fang dan yang lainnya sedang mencarinya didalam air. Drama antara saudara harus kembali terjadi, sebelum akhirnya dia kembali menyelam.
Pandangan laut yang indah ini memang indah, jika berada di zaman modern, maka akan menemukan nya dibanyak tempat di Asia tenggara dan negara lain.
Tapi sekarang, dia sedang berlomba dengan dua pemuda itu, karena tidak mau kalah Yi-Feng mulai serius mencari buruan laut ini.
Saat muncul di permukaan, kepala beberapa orang muncul salah satunya Lu Yuanxi. Dia berteriak pada Yi-Feng yang juga berada di atas, "bagaimana. apa Anda memanen sesuatu?"
Yi-Feng menggelengkan kepalanya, dengan kecewa berkata, "Tidak ada apa-apa."
__ADS_1
Salah satu ksatria yang juga mendengar percakapan mereka menghibur Yi-Feng, "Mungkin karena kita terlalu dekat dengan pantai, jadi tidak ada yang bagus disekitar sini... yang Mulia, kami juga belum memanen sesuatu, jadi jangan berkecil hati," kata-kata ksatria itu benar. Itulah yang dipikirkan oleh Yi-Feng
Ada kepala lain yang muncul di permukaan air, ia menyeka air diwajahnya dan melihat jika ada yang lain diatas. Dia juga mendengar saat Ksatria itu menghibur Yi-Feng, "Orang lain merupakan penyelam profesional, sehingga mereka bisa memanen sesuatu yang baik hanya dalam waktu singkat. Jangan sedih, aku juga tidak menemukan apapun dibawah sana. Apa kau ingin melihat lebih jauh?" Sambungan dari Yi-Fang membuat yang lain menoleh.
Yi-Feng melihat kearah pantai, dia bisa melihat anak-anak dan pelayan perempuan serta beberapa ksatria sedang menunduk dan mencari kerang serta siput laut.
Karena mereka belum memanen apapun, semua orang didalam laut setuju untuk berenang lebih jauh kedalam laut.
Yi-Fang memperhatikan jika kemampuan berenang adiknya sangat bagus, dia bisa menjaga dirinya dengan baik. Yi-Fang tidak lagi khawatir, dia mulai mencari makanan laut di dasar dengan tenang.
Mereka mulai menemukan abalon berukuran sedang, ada teripang dan lainnya. Beberapa orang yang bertemu gurita segera memanennya, tak peduli kecil atau besar, gurita memiliki daging yang sangat enak. Tak ada yang takut dengan gurita yang menempel di tubuh, mereka membawa tombak kecil ditangan masing-masing, ketika bertemu dengan hewan-hewan kecil ini maka semuanya akan masuk kedalam keranjang.
Yi-Feng bertahap berwenang ke kedalaman laut, tetapi kemampuannya untuk menahan nafas tidak terlalu bagus. Dari perkirakan nya, saat ini kedalam laut adalah 6-7 meter, ini sangat dalam bagi seorang pemula.
Awalnya mereka hanya berada di kedalaman 3-4 meter, itulah kenapa tidak menemukan sesuatu yang bagus. Meskipun ada hewan laut, itu hanyalah ikan kecil, kepiting dan udang yang berukuran kecil.
Yi-Feng mulai merasa putus asa, dia sudah menyibukkan diri sejak tadi namun belum berhasil menemukan apapun, dia berharap berhasil menemukan King Crab, lobster atau yang lainnya. Namun, semua ukuran ini, tidak ada yang sesuai dengan keinginan nya.
Mengingat hari sudah mulai sore, dua jam lagi matahari mulai terbenam. Yi-Feng jadi emosional, dia berencana untuk menyaksikan Sunset yang indah hari ini, apakah keinginan nya tidak akan terkabul?
[Jangan mengejekku! .. Setidaknya, aku sudah berusaha. Dari pada kau yang hanya tahu menonton drama seperti seorang gadis!] Yi-Feng tanpa ragu balas mengejek Louis, membuat pria itu memiliki wajah hitam.
[Padahal aku berhenti sejenak untuk membantumu, namun karena 'aku hanya tahu cara menonton drama seperti wanita', maka aku tidak memiliki pilihan lain. Silahkan berusaha sendiri,] balasan Louis membuat emosi Yi-Feng semakin tidak terkendali.
Dia mulai kelelahan saat menyelam, [Jangan bercanda! ..Jika kau bisa membantu, mengapa kau tidak mengatakan nya sejak awal daripada melihat ku dari pinggir lapangan?]
[Ada apa dengan sikapmu? ..Guru Dewa ini tidak senang, aku tidak akan membantu lagi.!] Balas Louis dengan kesal, didalam ruang Teratai matanya tiba-tiba tertuju pada sesuatu yang sedang mendekat.
[Jika.lau tidak ingin membantuku, maka jangan lakukan! ..Aku tidak peduli!] Yi-Feng tidak mencoba menyenangkan Louis, dia memilih mengambil nafas dalam-dalam di permukaan, lalu kembali menyelam ke dasar laut.
Louis terdiam untuk beberapa waktu, dia ingin mencuci tangannya dari masalah kecil ini. Namun, sesuatu yang mendekati nya adalah Evan, si serigala itu.
__ADS_1
Evan menunjukkan gigi taringnya, dia menggeram marah pada Louis,."Aku ingin makan makanan laut! cepat bantu dia, Dewa pemalas!"
"Kau-!" Dia ingin memberikan pelajaran pada serigala menyebalkan ini, namun tidak bisa melakukannya. Selain Yi-Feng yang bisa diajak bicara dan bercanda, hanya ada Evan saja disisinya setiap waktu.
Yi-Feng akan datang hanya sebentar untuk berlatih, namun tidak dengan Evan yang akan selalu berada dalam Ruang Teratai 24 jam nonstop.
Demi Evan, Louis harus merendahkan keegoisannya. [Baiklah, aku akan membantumu- Tapi, ini demi Evan. Dia ingin makan makanan laut, jadi panenlah yang banyak!]
Yi-Feng yang sedang menyelam tersenyum kecil, akhirnya dia menang juga. Bisa saja dia mengeluarkan peralatan selam yang sudah dia temukan, namun dengan membawa keranjang dan harus panen makanan laut, itu akan sangat merepotkan. Pilihan terbaik adalah tidak menggunakan nya.
Karena Louis mengatakan akan membantu, meskipun itu hanya demi Evan, ini sangat membantu Yi-Feng.
Louis adalah seorang Dewa, tentu saja dia memiliki kekuatan yang lebih besar dari pada Yi-Feng dan manusia lainnya. Louis membuat layar pelindung di kepala Yi-Fang menyerupai gelembung, Yi-Feng malah terlihat seperti memakai helm gelembung transparan.
Air laut tidak bisa memasukinya dan tekanan air di kepalaku menghilang seketika.
Yi-Feng merasa ini benar-benar fantasi, meskipun dia memang sekarang sedang berada di dunia fantasi ini. Namun hal ini benar-benar baru baginya, hal ini juga membuatnya teringat salah satu Film dari Hollywood yang menceritakan tentang seorang pangeran laut setengah manusia.
Ibunya adalah ratu laut, sedangkan ayahnya adalah manusia yang menjaga mercusuar.
Yang dialaminya saat ini, benar-benar sangat mirip dengan kisah itu! Benar-benar sangat gila!
Yi-Feng mencoba membuang nafasnya, matanya tertuju pada gelembung kecil yang keluar dari helm gelembung transparan ini. Saat ia menghirup udara, itu bahkan sama seperti udara yang berada dalam Ruang Teratai. Sangat jernih dan sejuk. Udara memenuhi
Paru-paru dan Dadanya yang sedikit sesak menjadi lebih baik.
.
.
.
__ADS_1
.