
"Sebenarnya, aku... kehilangan ingatanku, aku-"
Prakkk!!
cangkir yang berada ditangan Lio-Guan tiba-tiba terjatuh dari genggamannya, matanya langsung menatap serius pada putra keduanya.
Begitu juga dengan Yi-Fang, dia merasa seperti disambar petir disiang bolong. Detak jantungnya tiba-tiba saja meningkat, adiknya kehilangan ingatannya?
Yi-Feng sendiri jua terkejut dengan reaksi keduanya, ia menutup mulutnya saat itu juga. Matanya tak lagi mengarah pada dua orang ini, maksudnya tiga karena ada Kasim juga yang menatapnya dengan terkejut.
"Yi-Feng, jangan bercanda!" Lio-Guan
"Yang benar saja, jangan main-main Xian Yi-Feng!" Yi-Fang.
"Yang Mulia, anda-" Kasim terdiam, dia tak tahu harus bicara apa.
'Kenapa reaksi mereka seperti ini? Ini diluar dugaan ku, oke?' batin Yi-Feng.
"Jawab pertanyaan ku, Xian Yi-Feng!" bentak Yi-Fang, dia berharap jika adiknya saat ini sedang bercanda, hanya ingin bermain-main.
__ADS_1
Lio-Guan terdiam sambil mengawasi reaksi dari putra keduanya, namun apa yang ia harapkan tidak muncul. Wajah itu terlihat serius, matanya jika ga tak berbohong. "Panggil Dokter Kekaisaran, Cepat!"
Pasti ada pemicunya, tidak mungkin anak ini kehilangan ingatannya tanpa adanya sebab. Apa yang terjadi, apa sesuatu telah terjadi tanpa ia ketahui?
Yi-Feng terdiam, ini diluar keinginannya. Dia hanya ingin keluar, bermain dan bersenang-senang. Membeli beberapa hal yang mungkin ia sukai ketika melihatnya? Bisa jadi. Tapi mengapa sekarang dia malah dikurung? Apa yang salah?!
"Ayah Kaisar, Kakak. Aku baik-baik saja sekarang, aku tak apa, oke? Jangan khawatir." Dia mencoba untuk menenangkan dua orang yang saat ini melihatnya dengan serius, namun terdapat kelembutan dalam tatapannya. Serta, rasa bersalah juga berada disana. Apa yang terjadi pada dua orang ini, bisakah ada yang menjelaskan padanya?
"Baik-baik saja kau bilang? ..Kau kehilangan ingatanmu, dan kau bilang baik-baik saja?" ucap Yi-Fang tak percaya
"Tapi sungguh, aku baik-baik saja sekarang. Kenapa kalian malah bereaksi seperti ini?" balas Yi-Feng
Panik... Yi-Feng tiba-tiba merasa panik, Yu-Cheng tak mengetahui jika dia kehilangan ingatannya padahal dialah yang selalu berada disisi Pangeran Kekaisaran.
Apa yang harus dia lakukan sekarang?
"Ayah Kaisar, Kakak. Apa kalian tak menyukai perubahan ku akhir-akhir ini? ..Apa aku yang dulu lebih baik dari yang sekarang? ..Kalau begitu, Pangeran ini minta maaf. Aku akan kembali pada diriku yang dulu, jangan salahkan Yu-Cheng, dia tak bersalah." ucap Yi-Feng memohon, dalam waktu singkat saja Yu-Cheng sudah berada diluar sana. Dia tahu itu, begitu mendengar keributan yang terjadi diluar sana.
Lio-Guan semakin kesal saat dia mendengar kalimat akhir dari anak emasnya ini. Dia membela seorang pelayan rendahan dan mengkhawatirkan pelayan itu dari pada ingatannya?
__ADS_1
"Sebagai Ayahmu, aku senang dengan perubahan mu yang sekarang. Namun, kau kehilangan ingatanmu, aku tak bisa mentolerir ini! ... Dimana Dokter itu, mengapa lambat sekali jalannya?!" pekik Lio-Guan, para pengawal diluar sana sudah ketakutan.
Tak tahu apa yang membuat Sang Tiran ini mengamuk, mereka berharap akan ada hal baik yang merendakan amarah Sang Tiran ini.
"Yang Mulia, kendalikan emosi Anda." ucap Kasim menenangkan
"Diam kau! Lebih baik pergi dan selidiki mengapa Putraku kehilangan ingatannya!" perintah Lio-Guan
Kasim itu tak berdaya, ucapan Kaisar adalah titah. Dia hanya berharap, Pangeran Kekaisaran Yi-Feng bisa menenangkan amarah Baginda Kaisar. 'Leluhur kecilku, mengapa Anda membuat Baginda Kaisar jadi marah dan khawatir? ...Anda tak tahu seberapa pentingnya Anda bagi Baginda Kaisar'?
Yi-Fang yang seharusnya pergi untuk menyelidiki kasus kematian berantai malah menunda kepergiannya, dia malah mengirimkan orang kepercayaannya untuk hari ini. Dia akan pergi keesokan harinya, adiknya lebih penting dari pada kasus ini sekarang.
Dokter Zhang tiba terlambat karena saat pengawal kekaisaran pergi untuk memanggilnya, saat itu dia dan rekan-rekannya sedang meneliti obat sirup enak yang diberikan oleh Pangeran Kekaisaran pada Putri Kekaisaran Li-Fei.
Dokter Zhang merasa sedikit lelah sehingga dia baru saja beristirahat, namun tak disangka saat dia baru saja memasuki alam mimpinya, pengawal kekaisaran tiba dan membuat keributan dikediaman para dokter. Tentu, dia yang telah cukup umur merasa terganggu
Saat bangun,.dia masih harus bersiap-siap dengan kecepatan tinggi, lalu berlari dengan pengawal kekaisaran. Karena istirahat yang kurang membuat kepalanya pusing dan berdenyut, ini menyakitkan bagi Dokter Zhang yang sudah tua. Itulah mengapa Dokter Zhang terlambat, ini karena ia akan berhenti beberapa kali setelah berlari hanya untuk mengambil nafas saja.
Saat Dokter Zhang tiba, Lio-Guan selaku Ayah sangat marah. Bagaimana bisa pria tua ini terlambat, Putra emasnya lebih penting sekarang dari pada tabib ini, oke?
__ADS_1
Dokter Zhang hanya bisa menangis dalam hatinya, 'Baginda, bagaimana Anda bisa sangat bias pada Pangeran Kekaisaran?'