The Second Prince

The Second Prince
Penangkapan pelaku


__ADS_3

Disisi lain, Yi-Fang hari ini pergi untuk menangkap sang pelaku, saat adik kembarnya pergi, dia merasa sedikit lega karena pemuda itu mau Pergi sendirian tanpa mengetahui adanya masalah kecil yang melibatkan adik kembarnya.


Yi-Fang yang meminta tolong pada pasukan kecil, 'Dewi Kematian' untuk menyelidiki sang pelaku.


Tak sampai makan siang, ada yang datang melapor jika target telah diketahui. Yi-Fang tak mempedulikan makan siangnya lagi, dengan cepat dia meleset pergi ke tempat target telah dikunci.


Seorang ahli tersembunyi tak banyak di Ibukota, mereka memang melakukan pekerjaan bayaran untuk membunuh seseorang.


Sebagai pasukan Elite yang dilatih langsung oleh ksatria wanita pertama, mereka mencari siapa saja yang masuk kedalam daftar seorang ahli tersembunyi.


Dugaan Yi-Feng yang sebelumnya memang benar, pelaku memang belajar kedokteran sebelumnya sehingga ia mengetahui mana obat dan racun. Pelaku menggunakan racun mematikan, jarum-jarum itu sebelumnya gunakan telah direndam dalam racun selama satu malam, lalu dengan pengetahuan tentang pengobatan dia dapat dengan cepat mengetahui posisi dimana jantung berada. Entah menggunakan senjata apa namun, jarum-jarum tersebut ditembak dengan sangat akurat.


Saat penangkapan terjadi, terjadilah adegan saling kejar. Dan pelaku ini, dia tampaknya sangat licik. Dia masuk kedalam keramaian pasar yang dipenuhi oleh orang, ini cukup sulit karena pasti akan menakuti orang-orang.


Namun sepandai-pandainya tupai melompat, pasti akan jatuh juga


Pria ini tertangkap di gerbang masuk ibukota. Tak menyerah untuk melarikan diri, dia ternyata membawa jarum beracun lainnya. Namun karena sedang dikejar, tembakan nya meleset.


Salah satu ksatria wanita dari 'Dewi Kematian' berhasil menangkap orang ini, panah yang berada di tangannya segera ia lepaskan dan paha pria itu merupakan targetnya. Tak bisa membunuh, namun bisa melumpuhkan.


Mereka masih membutuhkan informasi dari pelaku, siapa yang menyewanya untuk membunuh keluarga itu.


Pelaku ini juga sepertinya merasa tidak bersalah, ia malah tersenyum sinis pada Yi-Fang.


Karena kesal, pemuda itu memukul tengkuknya dan membuat pelaku pingsan. Mereka kemudian membawa pria ini ke penjara, ia ditahan didalam ruang bawah tanah. Yi-Fang juga menyuruh orang untuk memeriksa tubuh pria ini, mereka juga membuka paksa mulutnya dan menemukan pil yang sepertinya merupakan racun dengan efek tinggi.

__ADS_1


"Interogasi dia, buat dia mengakui siapa dibalik kejadian ini. Orang ini, benar-benar sangat menyebalkan." ucap Yi-Fang sebelum akhirnya keluar dari sana.


Saat ini hari telah menjelang sore, penangkapan ini terjadi tidak berjalan dengan mulus sehingga dia yang tak makan siang, saat ini merasa kepalanya mulai pusing.


Dia merasa sedikit lelah dan lapar. Namun interogasi belum berjalan, para penjaga saat ini sedang berusaha membangunkan pria tadi.


Coklat. Tiba-tiba saja terlintas dibenaknya, bukankah Yi-Feng pernah mengatakan jika cokelat memiliki sifat membuat seseorang merasa kenyang? .. Yi-Fang tak ragu lagi mengeluarkan sebatang cokelat dan memakannya.


Tak berselang lama, kepalanya yang tadi pusing sudah sembuh, ia juga merasa sedikit kenyang.


Interogasi tak berjalan dengan mulus, Yi-Fang hanya bisa bertahan hingga malam hari sebelum akhirnya ia kembali ke istana setelah menemui sedikit titik terang.


Selain orang yang menyuruh di pelaku, masih ada yang berdiri dibelakang orang ini.


Namun, Yi-Fang menebak jika orang ini pasti memiliki posisi dan pengaruh yang besar.


Keesokan harinya, Yi-Fang pergi mengikuti rapat di Aula kerajaan, dimana para menteri dan pejabat melakukan rapat pagi disana dengan Kaisar, Lio-Guan.


Tempat ini merupakan ruang Tahta, dimana tempat Kaisar duduk ditempat tertinggi dari antara semua orang didalam sana.


Interior nya terlihat sangat mewah. Terdapat ukiran naga yang melingkari pilar didalam ruangan, Tahta Kaisar juga terdapat ukiran naga yang terbuat dari emas. Disamping kiri dan kanan terdapat patung yang seolah-olah sedang menjaga Tahta dan Kaisar disana.


Dan dibawa sana, terdapat meja-meja rendah dimana para menteri dan Pejabat duduk dalam posisi mereka masing-masing.


Yi-Fang masuk kedalam Aula kerajaan, Ia kemudian memberikan hormat pada Ayah kekaisaran nya dengan berlutut disana.

__ADS_1


"Pangeran Mahkota, beberapa pejabat mengatakan bahwa Anda tidak melaksanakan tugas Anda dengan baik, bisa jelaskan apa yang Anda lakukan akhir-akhir ini?" ucap Lio-Guan dari atas Tahta, ia menatap putra sulungnya dari sana.


Yi-Fang mendongak melihat kearah Ayah Kekaisaran nya. "Omong kosong. Pangeran ini sedang menyelidiki kasus kematian berantai dari keluarga yang berada di pinggiran Ibukota, siapa yang mengatakan Pangeran ini bermain-main diluar sana?" Mata Yi-Fang tiba-tiba mengarah pada para pejabat yang berada disampingnya.


Membuat beberapa pejabat merasakan jika punggung mereka menjadi panas tiba-tiba.


"Kalau begitu, jelaskan!" ucap Lio-Guan


"Pangeran ini harus menyelidiki kasus kematian yang rumit ini. Para korban yang terdiri dari tuan rumah maupun para pelayan dibunuh tanpa meninggalkan jejak apapun hanya meninggalkan anak kecil berusia dua tahun yang bahkan belum dapat berlari dengan lancar... Jika bukan karena Adik Pangeran ini, Saya sendiri masih harus mencari penyebab kematian keluarga tersebut." ucap Yi-Fang


Salah satu pejabat langsung bertanya, "Apakah ini adalah kematian keluarga An yang terjadi Minggu lalu, Yang Mulia?"


"Pejabat yang terhormat benar," balas Yi-Fang


"Keluarga itu memang sangat malang, padahal mereka adalah orang-orang baik yang memperlakukan semua orang dengan ramah." bisik salah satu pejabat


"Kau benar, kepala keluarga An juga orang yang jujur dalam berbisnis. Bagaimana bisa ada orang yang begitu kejam membunuh mereka?"


"Yang Mulia, Saya mendengar jika keluarga An dibunuh tanpa meninggalkan jejak apapun. Apakah ada perkembangan?" sambung salah satu pejabat, dia merupakan pelanggan yang memiliki hubungan baik dengan kepala keluarga itu.


"Pejabat benar, Pangeran ini mendapatkan perkembangan, bahkan saya telah mengetahui penyebab kematian mereka." balas Yi-Fang. Ia kemudian mendongak lalu mengeluarkan gulungan laporan yang kemudian diserahkan pada salah satu Kasim untuk diberikan pada Lio-Guan.


Lio-Guan menerima gulungan itu, ia kemudian membaca apa yang tertera diatas kertas.


Keningnya mengerut, terdapat beberapa penjelasan yang sedikit tak ia mengerti.

__ADS_1


"Dijelaskan dalam laporan yang Anda tulis, jika semua keluarga dan para pelayan meninggal karena jarum beracun? .. Pangeran, bisa Anda jelaskan agar semua orang mendengarnya?" ucap Lio-Guan, dia selalu cukup puas dengan hasil kerja calon penerus Tahta ini. Putra sulungnya tak pernah mengecewakan!


"Baginda, seperti yang tertulis dalam laporan yang Anda baca. Keluarga ini di bunuh oleh seorang ahli tersembunyi tanpa meninggalkan jejak apapun... Hal ini membuat kami kesulitan saat mencari penyebab kematian keluarga ini.. Namun, beberapa hari yang lalu, Pangeran Yi-Feng malah ikut Hamba pergi ke departemen penyelidikan. Dimana Pangeran kedua memasuki ruang mayat, ia kemudian melakukan otopsi pada mayat-mayat korban. Kami kemudian menemukan jarum beracun didalam jantung tiap orang, dimana jantung mereka telah berwarna hitam."


__ADS_2