The Second Prince

The Second Prince
Chapter 117


__ADS_3

Yi-Feng memainkan nada-nada yang begitu rumit setelah setengah hari, ini benar-benar membuat kagum orang lain dengan bakat yang dimiliki oleh pria muda ini.


Lagu yang paling cepat dimainkan oleh pemuda itu merupakan salah satu lagu milik Wiz Khalifa yang dinyanyikan penyanyi berkebangsaan Amerika Serikat Charlie Puth, berjudul "See You Again".


^^^[Kalau mau dengar versi Qin, silahkan cari di YouTube, ini sungguh keren dan Saya sangat suka mendengarkan nya]^^^


Ini cukup sulit, namun nadanya sudah dihafal oleh pemuda itu. Jemarinya berlarian diatas senar, memetik dan menggoyangkan jarinya dengan cepat.


Ini benar-benar membuat Yi-Fang yang mendengarkan nya merasa takjub dengan lagu yang sedang dimainkan oleh adiknya, meskipun dia tidak mengerti namun dia menikmatinya.


Permainan nya tidak berlangsung lama, lagu ini cepat berakhir hanya dalam waktu tiga menit. Saat selesai, Yi-Fang segera membuka mulutnya dan bertanya


"Lagu apa yang kau mainkan? Ini terdengar asing, aku tidak pernah mendengarnya. Kau yang membuat lagu ini?" tanya Yi-Fang


Yi-Feng menggeleng, "bukan. Lagu ini diciptakan oleh orang lain dan memiliki arti yang sedih. Lagu ini berjudul Sampai jumpa lagi... Lagu yang mengisahkan dua sahabat yang terpisahkan oleh maut karena kecelakaan," balas Yi-Feng. Di dunia masa depan, siapapun tahu film "Furious 7" yang menjadi legenda. Kisah Persahabatan yang tidak bisa dilupakan oleh semua penggemar film ini, jika ada yang tahu lagu ini maka dia pasti tahu "Furious 7".


"Perpisahan? Apa yang membuat mereka terpisah? Lalu siapa yang membuat lagu menyedihkan ini?" tanya Yi-Fang berturut-turut


"Seperti yang sudah kubilang, kecelakaan yang melibatkan salah satu dari dua sahabat itu... Mereka berdua memiliki banyak sekali penggemar dimana-mana, dan untuk mengenang mendiang yang sudah meninggal, salah satu penggemarnya menciptakan lagu ini sehingga semua orang yang mendengarnya akan selalu mengingat kisah dua sahabat itu." yah, katakan saja seperti itu, dia tidak bisa mengatakan yang sebenarnya tantang dua sahabat yang dipisahkan oleh maut tersebut.


Yi-Feng kembali memetik senar dan memainkan lagu 'See You Again' lagi untuk didengar oleh Yi-Fang sambil mengatakan arti dari setiap lirik. Ini benar-benar membuat Yi-Fang menjadi melankolis


Keduanya membahas lirik lagu yang sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Tiongkok (Mandarin) karena setiap lirik memiliki arti yang berbeda dan semua itu sedih.

__ADS_1


Yi-Fang bahkan menulis lirik itu menjadi puisi yang sangat berharga, dia menambahkan beberapa kata yang pada akhirnya menjadi kaligrafi yang diturunkan kepada keturunannya dimasa yang akan datang. Semua orang tahu tentang puisi ini, namun tidak tahu bahwa ternyata ini merupakan lirik lagu dari lagu yang pernah dimainkan oleh Yi-Feng.


Disisi lain, diatas balkon Lu Yuanxi melihat kejauhan dengan senang. Pelayan disampingnya menuangkan teh pada cangkir, Lu Yuanxi mengambil cangkir itu lalu dengan anggun ia mendorong daun teh yang berada didalam cangkir dengan tutupnya dengan anggun sebelum ia menyeruputnya.


Tang Jingmi sedang dalam perjalanan? Bukankah ini sangat bagus?.. Meskipun gadis itu merupakan tunangan Yi-Feng namun malah akrab dengannya, gadis yang cukup menghibur karena memiliki wajah cantik.


Dia belum memiliki tunangan karena peraturan dalam istana kekaisaran juga telah berubah, dia akan memiliki tunangan tepat setelah berusia dewasa yaitu 17 tahun, dia bisa menikah ketika berumur 18 tahun dengan tunangannya. Terserah dia mau menikah pada umur berapa namun sebelum menginjak 25 tahun, dia sudah diharuskan memiliki isteri sah.


Berbeda dengan Bangsawan dan rakyat biasa lainnya, ketika seorang anak laki-laki menginjak 16 tahun mereka sudah diperbolehkan untuk mengambil isteri. Seorang anak bangsawan akan memiliki gundik pada usia remaja, ini untuk menghindari mereka bermain liar diluar sana dengan wanita penghibur lainnya. Namun tidak menghentikan lelaki yang kurang belaian dan selalu pergi manggil gadis lain untuk dijadikan selir atau gundik. Banyak kasus seperti ini dan sudah biasa


Lu Yuanxi bisa saja mengambil selir sekarang meskipun dia belum memasuki usia dewasa, tapi dua pria muda yang sudah dewasa itu membuatnya menghentikan langkahnya sebentar. Tapi bukan berarti tidak ada yang "melayani" nya di kediaman Selir Agung Lu, Lu Yuanxi memiliki 5 pelayan kamar yang selalu siap untuk melayaninya. Mereka dibayar sehingga tidak peduli apakah hamil atau tidak, meskipun anak itu berasal dari darahnya dia juga tidak peduli.


Sudah ada dua pelayan kamar yang hamil dan dikeluarkan dari kediaman Selir Agung Lu, mereka diberi jaminan setiap bulan untuk mengurus anak-anak itu tapi anak yang mereka lahirkan tidak akan memiliki status di istana.


Sedangkan Yi-Feng, tidak ada pelayan kamar yang berani masuk kedalam Istana Bulan. Bukan karena mereka tidak mau tapi, bahkan jika baru menginjak gerbang Istana Bulan, mereka akan langsung diusir. Lio-Guan juga tidak mengijinkan pelayan wanita berada di Istana Bulan, semua pelayan disana merupakan pelayan pria.


Pernah sekali Permaisuri mengirimkan 3 pelayan kamar ke istana bulan, namun tidak butuh waktu lama bagi semua pelayan kamar itu untuk hilang dari Istana Kekaisaran.


Saat itu masihlah Yi-Feng yang asli, kehidupannya tenang dan tidak tersentuh oleh dunia luar. Lalu, pada suatu hari ada tiga pelayan tambahan dan dia menerima kabar itu dari Yu-Cheng, tidak terfikir bahwa ketiganya merupakan pelayan kamar. Lalu pada malam harinya, saat Yi-Feng sedang akan Tidur, ada yang mengantarkan Teh untuk diminum sebelum tidur.


Wanita itu dengan berani menggoda Yi-Feng dengan tubuhnya, dia sengaja menggunakan pakaian yang transparan, namun melihat bahwa Yi-Feng tidak merespon dia lebih berani untuk mendekat dan bahkan baru saja menyentuh tangan Yi-Feng ketika pemuda itu berteriak dengan histeris, ia mengusirnya dan bahkan ada pengawal yang masuk untuk menyeret pelayan tersebut.


Yu-Cheng membantu menenangkan Yi-Feng, Lio-Guan juga dengan cepat menerima kabar tersebut dari pengawal bayangan dan tiba tidak lama setelah Yi-Feng berteriak histeris.

__ADS_1


Lio-Guan mengusir Yu-Cheng dari kamar sebelum ia memeluk dan menenangkan putra keduanya itu, sejak kecil kedua anaknya lebih dekat dengannya dari pada istrinya sehingga Yi-Feng tidak lagi asing dengan aroma Ayahnya. Meskipun dia sempat histeris dulu saat melihat siapapun, namun saat itu dia sangat mengenal aroma ayahnya.


Yi-Feng memeluk Lio-Guan dan menangis, kemudian tenang lalu tertidur dalam pelukan Ayahnya. Melihat bahwa putranya telah kembali tenang dan sudah tertidur, Lio-Guan mendapatkan informasi bahwa Permaisuri lah yang mengirim tiga pelayan kamar sama halnya pada Pangeran Mahkota. Keduanya sama-sama menerima pelayan kamar, namun tidak mengharapkan bahwa hal ini malah terjadi.


Keesokan nya, Yi-Fang dengan cepat pergi ke Istana Bulan saat menerima kabar tersebut. Beruntung semalam tiga pelayan yang dikirim tidak berani mengambil langkah, namun yang dikirim untuk adiknya malah seperti ini? Lio-Guan mengusir dan bahkan mulai mengganti pelayan perempuan di Istana Bulan dengan pelayanan laki-laki sehingga tidak akan ada yang berani mengambil langkah untuk menyentuh putranya tersebut.


Permaisuri mendapatkan teguran yang sangat keras bahkan dia harus mendapatkan bahu dingin dari Lio-Guan selama setengah tahun. Ini sudah cukup untuk menyiksanya, sehingga dikemudikan hari tidak ada lagi yang berfikir untuk bisa naik keatas tempat tidur kedua Pangeran ini.


..._____________________________________...


Note kecil----


Halohaloha semuanya, maaf yah bener hari ini Saya Hiatus dan nggak update. Ada kesibukan lain dan tidak sempat untuk nulis, keburu kecapekan sih.


Dan lagi, mungkin saja dalam bulan ini saya update nya tidak setiap hari karena mau nyiapin diri buat UTBK. Yap, Saya baru mau masuk kuliah setelah nganggur selama 2 tahun. Hehehehe


Jadi harus fokus belajar karena waktu ujian tinggal 1 bulan lagi, setelah ujian pasti update nya jadi seperti kemarin-kemarin lagi kok.


Maaf banget yah, moga aja nggak ngecewain kalian semua.


^^^Author Tercinta..^^^


^^^Zero^-^^^^

__ADS_1


__ADS_2