
Yi-Feng melingkarkan tangannya pada paus Orca yang masih bayi, entah umur berapa namun ia masih kecil, setidaknya sekitar setengah meter.
Dia melingkarkan tangannya disekitar tubuh bayi paus, dengan begitu paus orca itu membawanya berenang dengan lebih cepat. Bepergian dengan bebas disekitar laut, pemandangan dalam laut tidak terhalang meskipun dia menggunakan helm gelembung.
Ada berbagai jenis terumbu karang di dasar laut, beberapa dari mereka memiliki warna mencolok yang indah terlihat seperti tanduk merah, yang lain terlihat seperti bunga merah muda, dan ada yang terlihat seperti kaktus ungu. Ada berbagai macam warna dan bentuk yang tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata, pemandangan bawah laut memang menakjubkan.
Dia terkadang akan melihat ikan-ikan berenang secara bergelombang. Berbagai macam jenis, bentuk dan warna, semua ini sangat indah!
Bayi paus itu membawa Yi-Feng lebih dulu, sehingga mereka berdua memiliki jarak dengan tiga lainnya, seolah keluar bayi paus itu memantau dari belakang.
Dengan bantuan Bayi paus, Yi-Feng bahkan mendapatkan panen yang lebih baik lagi. Banyak hewan favorit restoran ini yang masuk kedalam Ruang Teratai, dia tak perlu lagi menyimpannya di dalam keranjang lagi.
Cincin ruang memang dimiliki oleh Yi-Feng, namun cincin ruang ini tidak bisa menyimpan benda hidup seperti lobster, udang, gurita dan lainnya. Hanya dapat menyimpan sesuatu yang memiliki sifat mati seperti uang, pakaian, buku dan lainnya. Inilah kekurangan dari cincin ruang.
Dengan bantuan Paus kecil, Yi-Feng menjadi tamu laut. Mereka kembali berenang dengan jarak yang sama untuk pergi ke beberapa titik, seolah menunjukkan teater laut padanya.
Yi-Feng sedang bermain-main dengan gembira bersama bayi paus serta keluarga paus orca lainnya sampai dia lupa waktu.
Setelah Yi-Fang memiliki panen yang bagus, dia bersiap untuk menyuruh semua orang kembali ke darat. Hari akan beranjak malam setelah matahari terbenam, sedangkan adiknya sudah mengatakan berulang kali jika dia ingin melihat matahari terbenam di pantai. Bukankah sekarang sudah hampir saatnya?
Dia menunggu satu persatu muncul di permukaan, setelah dia ksatria muncul, ada Lu Yuanxi yang muncul setelah itu sisa ksatria yang masuk kedalam air tadi. Sekarang, hanya tersisa adiknya saja.
"Dimana Pangeran Yi-Feng?" Tanya Yi-Fang, namun setelah menunggu beberapa saat tidak muncul juga. Tidak ada pergerakan apapun dari pemuda berwajah cantik itu
Tanpa mengatakan apapun, semua orang memiliki wajah panik.
"Apa ada yang melihatnya sebelum ini?" Tatapan Yi-Fang tertuju pada semua orang
"Saya pikir, saya melihat Yang Mulia Pangeran Kekaisaran hampir satu jam(40-an menit) yang lalu?" Ucap salah satu ksatria. Dengan ucapan ini, tak ada yang mengatakan apapun lagi namun semua orang memiliki wajah yang pucat.
__ADS_1
"Yang Mulia... Pasti telah terjadi sesuatu pada Pangeran Kekaisaran!" Lu Yuanxi mengatakan hal ini, yang membuat semua orang bertambah panik.
"Tidak! Dia akan baik-baik saja, kita tunggu sebentar lagi. Dia pasti akan muncul beberapa saat," Yi-Fang mencoba untuk menenangkan dirinya, dia percaya pada kemampuan adiknya.
'Pada pengalaman pertama tadi, dia bahkan bisa menahan nafas selama 10 menit lebih, aku tidak boleh panik sekarang, dia baik-baik saja.' Yi-Fang mencoba menenangkan dirinya dari dalam, sambil menghitung waktu lagi.
Namun, setiap detik yang telah ia hitung tidak menunjukkan harapannya. "Sekarang, cari dia! .. Sesuatu benar-benar terjadi, maka kita semua akan mati!"
Semua orang seperti kehilangan akal mereka, mereka menyelam dan berenang dengan gila-gilaan untuk mencari dimana Pangeran Kekaisaran berada.
Yi-Fang mencoba menenangkan hatinya, dia tidak boleh panik karena adik kembarnya masih menunggunya untuk menemukannya!
Semua orang bekerja keras untuk menemukan pangeran Kekaisaran, mengambil jarak antara satu dan yang lain, tak ada yang tidak bisa untuk tak panik. Bukan karena takut mendapatkan hukuman dari Kaisar, namun karena ini merupakan tanggung jawab mereka.
....
Yi-Feng yang sedang bersenang-senang sepertinya merasakan kekhawatiran saudara kembarnya, ini mungkin hubungan batin yang legendaris. Dia juga menyadari jika dia telah berlama-lama di dalam laut yang dalam, yang tidak dapat dijangkau dengan mudah oleh manusia.
Empat paus orca dengan seorang manusia didalam kelompok mereka muncul di permukaan, dengan begitu helm gelembung Yi-Feng juga Otomasi hilang.
Kecepatan berenang ikan dan manusia itu berbeda, jadilah Yi-Feng harus bergantung sebentar pada bayi Paus orca yang ia beri nama "Xiao Bao" dengan memeluk tubuh paus bayi itu. Xiao memiliki arti kata "Kecil" sedangkan "Bao" adalah harta, jadi nama Xiao Bao memiliki arti "Harta kecil"
Yi-Feng menemukan bahwa dia telah menyimpang terlalu jauh dari posisi asli, dia menyeringai pada Xiao Bao. Dengan arahan dari Louis, keluarga Paus orca membawa Yi-Feng kembali ke posisi awal dekat daratan.
Yi-Fang hampir memberikan perintah untuk melakukan pencarian pada adiknya dengan melapor pada prajurit yang berjaga di dermaga. Meminta bantuan tim penyelamat untuk mencari adiknya dilautan
Namun, seorang ksatria dengan cepat berteriak ketika melihat sesuatu yang mendekat. "Lihat! ..Apa itu? Itu bukan hiu kan?" Dia kaget karena merupakan orang pertama yang melihat bayangan gelap melaju di kejauhan.
Yi-Fang juga mengalihkan pandangannya, begitu pula dengan Lu Yuanxi dan sisa ksatria lainnya.
__ADS_1
Yi-Fang menyipitkan matanya, menajamkan Indera penglihatan nya agar melihat dengan jelas, namun tidak bisa karena terhalang oleh matahari yang juga sebentar lagi akan tenggelam. Yi-Fang menggeleng kepalanya, "itu tidak terlihat seperti hiu. Didalam air, hiu memiliki sirip berbentuk segitiga yang menyembul keluar.
Bayangan itu terlihat seperti seseorang bagiku, namun... Kecepatan dan posisi bayangan itu tidak menyerupai orang yang sedang berenang. Ini cukup aneh!"
Lu Yuanxi merasa seolah-olah pikirannya meledak saat dia berseru, "lalu dari apa yang Anda katakan, mungkinkah...itu putri duyung? Bukankah semua legenda mengatakan bahwa putri duyung berenang sangat cepat di lautan?"
Yi-Fang melihatnya seolah-olah Lu Yuanxi adalah orang gila, "legenda juga mengatakan bahwa putri duyung hanya muncul dibawah sinar bulan lalu menyanyikan lagu-lagu untuk menggoda orang dan kemudian mengaburkan pikiran mereka."
"Ya-yang Mulia! Yang Mulia Pangeran Kekaisaran!" Teriakan gembira seorang ksatria menyela perselisihan keduanya. Semua orang memandang dengan heran pada sosok yang melakukan kencang, lalu ada tiga sosok lagi yang muncul dari dalam air dari waktu ke waktu saat mereka berenang.
Ketika jarak semakin dekat, Yi-Fang benar-benar menangkap sosok itu. Itu adalah adik kembarnya yang hilang hampir satu jam! Dia masih cukup jauh, namun dengan ditemani tiga objek lain yang berenang begitu cepat, terlihat seperti lumba-lumba namun mengapa ini... Berbeda?
"Kakak! ..Lu Yuanxi!" Suara Yi-Feng terdengar dari kejauhan, ia melambaikan satu tangannya kearah semua orang yang sedang melihatnya.
Satu tangan Yi-Feng melingkarkan di tubuh Xiao Bao, sementara yang lainnya melambai kuat di udara.
Salah satu ksatria yang memiliki indera penglihatan yang cukup tajam kegirangan, "Ah! Pangeran Kekaisaran sedang menunggang ikan! Yang Mulia, apakah Anda yakin Pangeran Kekaisaran bukan reinkarnasi putra Raja Laut? ..Kalau tidak, bagaimana seekor ikan mendengarkan perintahnya?" Ksatria ini memiliki mulut yang ringan sehingga tanpa sadar mengatakan sesuatu yang bisa membuat seseorang adalah paham.
Air mata mengenang di mata Yi-Fang, dia berenang maju dan mengambil sedikit jarak dari orang lain. Dia mendengarkan ucapan ksatria tadi dengan sangat jelas, namun perasaannya saat ini sedang terguncang.
Sebelumnya dia benar-benar panik dan khawatir terjadi sesuatu pada adik kembarnya, namun sekarang adiknya malah terlihat dimatanya. Ucapan ksatria tadi malah Yi-Fang anggap sebagai pujian.
Lu Yuanxi memandangi pria yang sedang menunggangi ikan raksasa melewati ombak di kejauhan. Dia juga terpana oleh pemandangan ini, pria ini bukan pria biasa kalau tidak bagaimana dia bisa menjinakkan ikan yang bebas dan belum pernah mereka lihat ini?. Rasa iri didalam hati Lu Yuanxi kembali muncul, kebencian mulai melebar dalam hatinya.
Kenapa tidak terjadi sesuatu saja padanya? Kenapa dia malah muncul dengan begitu mempesona . Bagaimana bisa ada ikan yang mau menuruti perintahnya! Mengapa bukan dia saja yang berada di posisi Yi-Feng. Dia membenci keberuntungan pria ini!
.
.
__ADS_1
.
.