
Melihat kamar yang begitu mewah dan modern, Yi-Feng tahu bahwa ini adalah tempat nenek buyut dari zaman modern.
"Jadi, ini adalah tempatnya?" Gumam Yi-Feng Deng gembira.
Ia masuk lalu menjatuhkan tubuhnya diatas kasur yang lumayan empuk tersebut, berguling-guling sebentar sebelum matanya tertuju kembali pada tumpukan kertas di sudut ruangan
Terlihat sangat banyak, namun tersusun dengan rapi.
Mengambil satu dokumen, ia membacanya. "Peraturan Selir Kaisar."
Begitu halaman nya dibalik, ada tulisan kuno yang langsung membuat Yi-Feng sakit mata.
Mengenakan pakaian sesuai dengan status dan pangkatnya... Perhiasan harus sama dengan pakaian... Berperilaku anggun... Tidak berlari.. melahirkan anak bagi Kaisar...
"Hey, tunggu! Begitu banyak? Apa-apaan ini?!" Dengan kesal, dia segera menyimpan dokumen itu.
Ada dokumen main yang ia ambil. Ini adalah rencana pembangunan Bak Kekaisaran, lalu di dokumen lain ada cara pembuatan kosmetik, dan dokumen lainnya yang sangat banyak, tanpa di baca pun sudah ia tebak.
Semua ini adalah hal-hal yang di ciptakan lalu kembangkan di Kekaisaran ini.
Malas melihat semuanya, Yi-Feng menjelajahi kamar tersebut.
Diatas salah satu meja, dimana ada perlengkapan minum teh berada. Melihat itu, Yi-Feng duduk disana
Ia mengamati teko yang berada diatas meja, ini adalah giok asli dengan cangkir yang juga terbuat dari giok.
Menyentuhnya, tekstur nya halus, dengan pola ukiran yang unik. "Jika dijual di zaman modern, betapa banyak uang yang akan aku terima yah?" Ucapnya
Dunia sangat menghargai seni, lalu karena teko ini berasal dari zaman kuno, pasti harganya sangat fantastis, kan?
__ADS_1
Berapa yah jika dia menjualnya di China sendiri. Apakah 10 juta Yuan? 20 juta Yuan ()? Atau bahkan bisa 50 juta Yuan?
Nilai Yuan dan Rupiah sangat berbeda jauh, jika bisa mendapatkan 50 juta Yuan maka, dia benar-benar seorang miliarder termuda!
lalu, buku yang tertutup ini juga membuat Yi-Feng penasaran, ketika dibuka ternyata ini tulisan Mandarin Modern.
"Jika modern, aku bisa membacanya dengan mudah" ucapnya pada diri sendiri.
[Aku adalah seorang tentara China yang bekerja di bagian medis, aku memilih gelar sebagai Dokter umum. Dr. Long Xiulan.]
"Tunggu sebentar, apakah ini adalah Diary? ... Lalu, Nenek ini bernama Long Xiulan di zaman modern?" Karena penasaran, dia melanjutkan bacaannya.
[Lalu, ada kecelakaan yang terjadi di Utara negara, aku ditugaskan kesana. Terjadi gempa dan lainnya longsor yang mengakibatkan beberapa bangunan roboh, salah satunya adalah bangunan apartemen yang baru saja dibangun.
Banyak orang yang mengalami kecelakaan karena hal ini, beruntung apartemen belum di huni oleh orang-orang. Namun, para pekerjanya tidak bisa lolos, para pekerja menjadi korban
Selama satu hari penuh, kami melakukan yang terbaik untuk menolong para korban.
Seorang korban yang datang padaku hari itu mengatakan jika temannya masih terjebak didalam sana, dia terus menangis dan memohon agar aku menyelamatkan temannya.
Dengan ragu, aku berjalan dan masuk kedalam gedung yang tidak aman itu. Disana, aku terus mencarinya lalu-terdengar ketukan di tembok.
Ini adalah bunyi potongan beton yang di pukul menggunakan benda keras. Dengan cepat, aku memanggil bantuan
Namun naasnya, gempa kembali terjadi. Aku memang berhasil bertemu dengan pria yang dimaksud.
Aku masuk kedalam, pria itu terbaring lemah karena kakinya ditimpa benda keras dan patah serta kepala yang berdarah karena terkena benda tajam, dia tak bisa menolong dirinya sendiri. Jadi, aku membantunya, dia rekan dari tentara juga membantu namun... setelah mereka membawa pria itu, gempa susulan kembali datang. Sesuatu mengenai kepalaku dengan keras, ini salahku karena tak menggunakan helm sebagai alat keselamatan.
Aku tak tahu apakah mereka bertiga berhasil keluar dengan selama, namun yang aku ingat hanyalah kegelapan menghampiriku setelah benda keras yang sepertinya potongan bata menimpa kepalaku... lalu, semuanya benar-benar gelap.
__ADS_1
Saat aku tersadar, aku berada dalam kamar yang terlihat sangat kuno. Tak ada siapapun disana, hanya aku seorang
Awalnya aku berfikir bahwa aku berada dalam mimpi, namun semua ini terasa sangat nyata. Lalu, aku harus menerima kenyataan bahwa sekarang aku telah kembali ke masa lalu, entah tahu berapa sebelum Masehi.
Lalu, semua hal yang pernah kubaca saat remaja, komik dan novel aksi itu menjadi nyata didepan mataku. Aku harus menerima, jika saat ini aku berada di dunia Kultivasi."
......
Yi-Feng terus membaca Diary itu, bukunya cukup tebal. Dan semua halaman telah di tulis, semuanya benar-benar penuh.
Wanita yang awalnya bernama Long Xiulan, seorang tentara yang juga seorang dokter menjadi Fang Nia, anak ketiga dari seorang Jendral pangkat 3.
Ibunya adalah Istri sah Jendral Fang, namun malah hamil lebih terlambat dari pada dua selir lainnya. Mereka berhasil memberikan putra dan putri, namun Ibunya hanya bisa memberikan seorang putri tanpa seorang anak laki-laki. Meski begitu, ayahnya menyanyi Feng Nia karena dia mencintai ibunya.
Anak-anak yang dilahirkan dari selir, mereka juga mendapatkan kasih sayang namun tidak begitu besar. Anak-anak itu selalu mencari masalah dengannya, yang merupakan anak dari Istri sah.
Ketika Ibunya meninggal, ayah juga mulai berubah dan memihak pada anak-anak yang lahir dari selir.
Sebelum Long Xiulan memasuki tubuh Fang Nia, putri itu baru saja dihukum 10 kali cambuk oleh Ayah, ini karena kelicikan dari saudara tiri.
Setelah menjadi Fang Nia, Long Xiulan merubah seluruh kepribadiannya. Ia menjadi gadis yang cerdik, cerdas dan berani.
Dia bahkan melarikan diri dari kediaman Jendral Fang, lalu mendirikan kelompok kecil dari wanita yang berbasis sama. Mereka membuat basecamp sendiri, tinggal dan beraktivitas disana bersama. Menjadi keluarga yang tidak memiliki hubungan keluarga
Untuk menghidupi kebutuhan sehari-hari, melepaskan kerudung dan menampilkan wajah didepan semua orang. Dengan kecerdasan dari masing-masing wanita, mereka mulai membuat berbagai hal yang menakjubkan. Namun, semua ini adalah milik Fang Nia, karena dia lah yang memiliki segala pengetahuan ini. Wanita lainnya, mereka bekerja dibawah nya
Dan sekarang, Yi-Feng yang menjadi keturunan nya lah yang merasakan banyaknya uang yang di investasikan oleh sang nenek buyut.
Yi-Feng tak menyangka, sesama transmigrasi ini benar-benar sangat menakjubkan. Awalnya dia juga sangat terkejut, karena ada Bank Kekaisaran dan bahkan ada cek. Ini, dia benar-benar berterima kasih pada nenek buyut ini
__ADS_1
Puas membaca, Yi-Feng keluar dari Ruang Teratai, menjumpai bahwa dia baru pergi selama satu jam. Yah, karena perbedaan waktu, ini tidak menjadi masalah.
Sekarang, ayo pikirkan desain apa yang cocok untuk restoran ini?