The Second Prince

The Second Prince
Kepulangan Reyna


__ADS_3

...Zaman Modern...


..._____________________________...


Mentari bersinar dengan terang, segala kesibukan terlihat di permukaan bumi yang sedang diterpa mentari.


Waktu telah menunjukkan pukul sepuluh pagi, di mana semua orang berada di pekerjaan dan aktifitas mereka.


Pesawat yang masih mengudara terlihat diatas awan. Di tengah-tengah banyak orang, di bangku kelas bisnis seorang gadis cantik mengenakan headphone dengan mata terpejam.


Dia mengenakan pakaian desainer yang terlihat mahal, membuatnya terlihat sangat mempesona dengan warna putih.


"Penumpang yang terhormat, sebentar lagi kita akan mendarat di Bandara Internasional Soekarno Hatta...."


Suara kopilot terdengar di seluruh ruangan, yang pada akhirnya membangunkan gadis yang sejak tadi menutup matanya. Lagu yang ia putar memiliki volume yang rendah, sehingga ia tetap mendengar pengumuman itu.


Kepalanya menoleh ke arah jendela, dilihatnya gedung-gedung yang terlihat dibawah sana. 'Akhirnya, sampai juga.'


Saat pesawat telah mendarat dengan mulus, dan suara kopilot kembali terdengar di spiker, semua orang mulai bersiap untuk turun dari sana.


Sama halnya dengan gadis itu, ia mengambil tas nya yang terletak diatas kabin lalu turun dari sana, lanjut mengambil kopernya yang di simpan di bagasi.


Menginjakan kaki di tanah air, membuat berbagai kenangan kembali muncul dalam pikirannya. melihat bahwa seorang pemuda sudah menunggunya di luar sana, dia pergi menghampiri pemuda itu. "Kakak," panggilnya


"Oh, Rey... akhirnya Lo pulang juga, gue kangen banget sama Lo," pemuda itu menyambut gadis itu dengan antusias, memeluknya dengan rasa rindu.


"Gue juga kangen sama Lo, Kak. Gimana kabar Mama sama Papa?" tanya gadis itu


"Seperti biasa, Mama sibuk sama suami barunya dan papa sibuk sama kerjaannya. udahlah, lupain mereka, ayo balik rumah." sang kakak mengambil alih kopernya lalu memasukkan nya ke bagasi


Mereka memasuki mobil hitam itu dan meninggalkan area bandara, "Lo balik karena dia kan?" tebak sang kakak ketika mereka harus menghentikan mobil di Lampu merah


"Sotau Lo!" balasnya

__ADS_1


"Ya elah Rey, gue ini kakak Lo. pastilah gue tau, sorry yah gue nggak ngabarin elo waktu dia kecelakaan, gue khawatir aja. Lo kan lagi skripsi, jadi harus fokus. Lo nggak usah khawatir lagi, sekarang dia udah baik-baik aja kok."


"Kak, bisa diam nggak?" raut wajah gadis itu langsung berubah, ia tak suka dengan apa yang barusan kakaknya katakan.


'Gimana baik-baik aja? Amnesia dibilang baik-baik aja?' gadis itu bergejolak dengan batinnya, sepanjang jalan ia hanya mengingat kenangan bersama teman-temannya, dan seorang remaja dengan wajah tampan namun imut. 'Azka, Lo lagi apa sekarang?'


Dia melihat layar ponselnya, membuka grup obrolan dan melihat beberapa orang yang sedang aktif. Dengan segera, dia mengambil gambar dalam mobil dan mengirimkan nya di grup obrolan.


"Gue balik rumah, pada ngumpul yah ntar malem."


Dalam beberapa menit saja, grup obrolan itu tiba-tiba langsung di banjiri pesan, grup yang awalnya sepi tiba-tiba menjadi lebih ramai.


Gadis itu membalas tiap pesan, namun hanya satu saja yang ia harapkan, tapi tak ada respon dari orang itu. 'Azka lagi sibuk kah?'


.....


Di tempat yang lain, sudah memasuki sesi istirahat. Azka benar-benar merasa lega, karena hanya beberapa adegan lagi lalu drama ini akan selesai.


Di grup obrolan Friend_4ever, seperti dibanjiri oleh pesan. Selama ini dia terkadang berinteraksi dengan orang-orang di grup ini, karena sepertinya mereka adalah teman-teman dari sang pemilik tubuh yang asli, dia yang sekarang ini adalah orang lain. Meskipun awalnya terasa sangat canggung, namun mereka hanya berinteraksi lewat chat grup, belum bertemu langsung.


Ia membaca semua pesan yang di kirimkan oleh anggota grup, mereka sepakat untuk bertemu.


"Joan, malam ini apa akan ada pertemuan?" tanya Azka


"Ini adalah syuting episode terakhir, tentu saja. Kita harus pemotretan bersama anggota dan kru, semua orang harus hadir. memangnya ada apa?" tanya Joan


Azka memberikan ponselnya agar di baca oleh Joan. Melihat semua pesan itu, Joan merasa sedih untuk Azka. Dia tahu, semua anggota grup ini adalah teman-teman Azka


Semua orang memiliki latar belakang keluarga yang tidak rendah, lalu semua orang sangat dekat sejak masih SMP lalu mereka juga berada di SMU yang sama, teman-teman Azka sangat dekat dengannya, salah satunya adalah Reyna.


Reyna, di gadis tomboy yang terlihat sedikit aneh, setelah tamat dari SMU dia melanjutkan kuliah di Harvard university, dia juga seorang desainer yang bergabung dengan Chanel grup. Salah satu perancang busana milik Channel


Tampaknya, gadis itu telah kembali ke tanah air dan ingin bertemu dengan teman-teman nya, Joan hanya bisa minta maaf pada Azka, dia tak bisa bertemu dengan teman-teman nya dalam waktu dekat ini.

__ADS_1


Azka juga belum siap untuk bertemu dengan mereka, sehingga ia segera membalas pesan di Grup Obrolan


^^^Azka_Sorry guys, aku mengecewakan kalian, aku nggak bisa hadir malam ini. Hari ini syuting episode akhir, dan dalam waktu dekat juga aku sedikit lebih sibuk lagi. Ayo bertemu lain waktu ✓✓^^^


Keyla_Nggak papa kok, Azka. Aktor favorit kita, bisa di maklumi kok. Yang semangat yah syutingnya, gue tunggu kita kumpulnya


...


Melihat yang lain juga tidak keberatan, mereka saling mengirim pesan di grup selama beberapa saat dan mengobrol dengan cukup seru.


Reyna, yang telah kembali ke Indonesia merasa sedih melihat pesan yang di tinggalkan oleh Azka.


Dia lelah dengan penerbangan yang memakan waktu selama balasan jam, namun hanya karena ingin melihat pemuda itu dia menghiraukan rasa lelahnya, melihat bahwa Azka tidak akan hadir dalam reuni mereka, dia memberitahu teman-teman nya agar menunda sampai besok, agar dia bisa beristirahat.


Azka di tempat syuting baru saja meletakkan ponselnya untuk beristirahat ketika Nikita tiba-tiba memasuki ruang istirahat nya


Azka langsung membalikkan tubuhnya tanpa menghiraukan wanita itu, Joan juga memintanya untuk istirahat saja karena malam ini pasti mereka akan lebih sibuk lagi.


Syuting kembali berlanjut ketika pukul empat sore, itu adalah adegan akhir yang tak melibatkan Azka lagi, dia hanya menonton dari pinggir lapangan.


Semua orang sangat senang ketika adegan akhir berjalan dengan mulus, mereka segera bersorak.


Azka bergabung dengan para aktor pria, mengobrol dan tertawa lalu semua orang mengambil foto bersama sebagai kenang-kenangan, di dilanjutkan dengan makan malam bersama


......


Di sisi lain, Axila sudah tahu jika hari ini adalah syuting episode terakhir, sehingga dia juga ikut berbahagia untuk adiknya.


Malam ini, dia kembali lebih awal dan pergi menjemput suaminya di kantor, Axila sudah terbiasa datang ke perusahaan milik Levi, bahkan semua orang tahu siapa dia


Ini baru pukul 7 malam, sehingga dia tahu jika Levi belum kembali, karena pria itu biasanya akan pulang di jam segini dan dia sendiri akan lebih telat. Levi biasanya kembali lebih cepat dari Axila untuk bermain dengan putrinya, namun sepertinya hari ini tidak berjalan dengan lancar


Ketika Axila tiba, dia melihat ada keributan kecil yang melibatkan suaminya disana

__ADS_1


__ADS_2