
Keesokan harinya, Yi-Fang yang telah diyakinkan oleh Yi-Feng bahwa dia baik-baik saja dan ingin mengikuti pria itu ke lokasi tempat kejadian perkara.
Meskipun begitu, pemuda tampan itu tetap tak ingin agar adik kembarnya ikut ke lokasi TKP. Pemuda itu malah menyuruh Yi-Feng pergi bersenang-senang di ibukota.
Yi-Feng mengikuti ucapan kakak kembarnya, dia pergi membawa putri baptisnya berkeliaran di sekitar pasar ibukota dan bersenang-senang.
Menggunakan pakaian biasa dan menyamar sebagai tuan muda dari keluarga kaya, keduanya mulai mengelilingi pasar dan menikmati apa yang ada disana.
Yongxi, anak itu mengenakan pakaian dengan warna biru muda, ia terlihat sangat cantik dan menggemaskan dalam waktu yang bersamaan.
Mengikuti ayah baptisnya, tangan mungil itu memeluk erat leher Yi-Feng saat mereka berada di tengah-tengah orang banyak.
Yi-Feng memeluk Yongxi kecil dalam gendongannya menggunakan satu tangan, sedangkan tangan lainnya dibiarkan kosong begitu saja.
Saat anak ini melihat orang banyak, matanya berbinar senang. Ada hal mengapa dia sangat senang saat bermain diluar seperti ini, namun ini belum di ceritakan.
Karena cuaca memasuki musim panas, Yi-Feng berencana untuk membuat sesuatu yang segar. Keduanya pergi ke kios-kios buah, membeli beberapa kilogram berbagai jenis buah.
Dia juga berfikir untuk menanam sendiri pohon buah di Istana Bulan, sehingga saat ingin memakannya maka bisa mengambilnya sendiri di perkebunan kecilnya nanti.
Sambil berkeliling di pasar, Yi-Feng juga memperhatikan apa saja yang orang-orang jual.
Dia mencari restoran yang menyediakan sesuatu yang segar karena merasa sedikit lelah saat berjalan-jalan, namun tak menemukan restoran dengan menu ini.
Dia sekarang sangat menginginkan es krim. Buru-buru membawa Yongxi kembali ke Istana Bulan, Yi-Feng menyuruh pelayan untuk menyiapkan beberapa hal yang dia butuhkan.
Karena dia pikir anak-anak akan sangat menyukai rasa manis, Yi-Feng memanggil adik perempuan dari Selir untuk datang.
Li-Fei yang mendengar dari pelayan jika kakak laki-laki keduanya memanggilnya, dengan segera pergi ke Istana Bulan dengan cepat, ada pula para wanita Harem lainnya juga dipanggil.
Pelayan yang mengantarkan pesan menyampaikan pada mereka jika; Pangeran Kekaisaran akan membuat sesuatu yang dingin, manis dan segar sehingga membuat suasana hati menjadi baik saat berada dalam musim panas. Pangeran Kekaisaran mengundang untuk mencicipi karya barunya ini.
Dengan tak ragu lagi, Permaisuri segera berlari ke Istana Bulan. Selir Kehormatan Mo mengikuti putrinya dari belakang. Sedangkan Selir Agung Lu yang menerima undangan sangat malas, dia dengan enggan pergi ke Istana Bulan untuk memenuhi undangan dan memberikan wajahnya disana. Jika tidak, bagaimana jika Kaisar mendengar dia tak pergi padahal telah diundang, dia lah yang pasti akan disalahkan.
Jadi untuk memberikan wajah, wanita itu dengan enggan hadir disana.
Sambil menunggu para wanita datang, Yi-Feng mulai membuat es krim yang ia maksud.
__ADS_1
Karena Istana bulan memiliki 'Tenaga kerja' gratis, dia menggunakan mereka untuk mengocok susu sapi menjadi kental. Ada pula alat yang digunakan sebagai pengganti mix, alat sederhana yang dibuat dari bambu yang dirancang oleh para pengrajin, ini memudahkan sehingga saat mengocok telur atau sesuatu untuk dibuat kue menjadi lebih muda.
Ada pula susu yang telah mengental menjadi setengah krim diambil oleh Yi-Feng, lalu ditambahkan cokelat, ada pula yang ditambahkan buah persik, anggur dan beberapa buah yang ia temui di pasar tadi.
Terdapat beberapa baskom yang sudah siap dan hanya ditunggu untuk dibekukan. Yi-Feng yang memiliki kekuatan untuk dapat membekukan air, segera menggunakan kekuatannya untuk membekukan adonan ini.
Dalam 15 menit, semua adonan es krim telah selesai. Telat saat itu juga Li-Fei yang sangat bersemangat tiba bersama Ibu Selirnya dan pelayan pribadi mereka.
Setelah pasangan ibu dan anak itu tiba, Permaisuri juga tiba.
Setelah itu Selir Agung Lu juga tiba, mereka secara bertahap muncul di Istana Bulan untuk memenuhi undangan.
Yi-Feng menyuruh Yu-Cheng untuk membawa mereka semua ke Paviliun, karena disana akan memiliki tempat yang luas dan nyaman.
Dari jauh, dapat dilihat jika kedua Selir itu terlihat sangat menghormati Permaisuri, selain karena statusnya sebagai Permaisuri dan ibu dari Pangeran Mahkota dan Pangeran Kekaisaran, wanita ini secara pribadi dipilih oleh mendiang Putri Mahkota, Xian Liu-Mei.
Banyak hal terjadi dulu, ketika Putri Mahkota yang memiliki gelar Dewi Perang tersebut menjelajahi wilayah kekaisaran dan berperang dengan kerajaan-kerajaan kecil dan suku-suku tak dikenal. Namun, Putri Liu-Mei bahkan mengambil waktu dan berhasil memilih wanita terbaik untuk dijadikan sebagai Permaisuri masa depan
Bagi semua orang, memiliki koneksi dengan Putri Liu-Mei adalah keuntungan, kehormatan semua keturunan.
Kembali ke topik!
Yi-Feng membawa Yongxi kecil ke paviliun, mereka memberikan salam hormat sebentar sebelum akhirnya duduk dengan tenang.
Yi-Feng, "Yu-Cheng, bawakan es krim yang sudah ku buat tadi."
Yu-Cheng, "Baik, Yang Mulia." pemuda pelayan itu mundur, membiarkan pelayan wanita membawa beberapa mangkuk, sendok dan Es-krim yang berada dalam baskom kecil.
Yi-Feng secara pribadi melayani tiga wanita itu, mengambil sendok dengan ukuran yang sedikit lebih besar dan mulai menggaruk Es-krim menjadi bulat-bulat lalu di letakkan dalam mangkuk, lalu ditambahkan cokelat cair.
__ADS_1
"Yang pertama ini merupakan Es-krim dengan rasa cokelat, silahkan dicoba. Ini memiliki rasa lembut yang enak," ucap Yi-Feng
Tiga wanita itu mengambil masing-masing satu mangkuk kecil yang sudah siapkan dengan sendok Es-krim. Begitu juga dengan dua anak kecil, Yi-Feng tak melupakan dirinya sendiri sehingga mereka memiliki masing-masing mangkuk Es-krim.
"Ini benar-benar sangat enak! .. Dingin, lembut, manis dan memiliki rasa Cokelat yang lembut. Benar-benar sangat lezat! Feng Gege, Anda benar-benar membuat hal enak ini sendiri?" ucap Li-Fei dengan riang, anak ini memiliki sifat yang periang dan sedikit aktif.
Yongxi kecil juga memuji ayah baptisnya. "Papa, Anda benar-benar sangat hebat. Xixi mencintaimu!"
Permaisuri memperhatikan dua anak kecil ini, yang terlihat sangat senang saat memasukkan Es-krim kedalam mulut kecil mereka.
Permaisuri mengambil sendok kecil itu, lalu memasukkan satu suap Es-krim kedalam mulutnya. Rasa dan aroma manis ini membuatnya tak bisa berkata-kata, ia merasakan sensasi dingin menyegarkan saat Es-krim mencair dalam mulutnya. Manis, harum, lembut dan sangat enak!
Permaisuri dengan cepat namun tetap menggunakan gerakan yang anggun untuk memakan Es-krim nya.
Kedua Selir juga melakukan hal yang sama, Selir Mo sangat senang karena menerima undangan ini.
Berbeda dengan Selir Lu, meskipun dia memasang wajah tersenyum sejak tadi, namun saat ini barulah senyum tulusnya terlihat saat menikmati semangkuk Es-krim rasa cokelat ini.
Ia merasa sedikit senang karena bisa mencicipi Es-krim dihari yang panas ini.
Dengan mata-mata yang dipasang oleh Lio-Guan dan Pensiunan Kaisar, keduanya tiba tak lama setelah orang-orang ini menikmati Es-krim cokelat.
"Cucu, aku mendengar kau membuat sesuatu yang menyegarkan dihari yang panas ini. Datang dan layani Kakekmu ini!" Suara pensiunan Kaisar yang baru muncul di gerbang Istana Bulan bahkan terdengar sampai ke Paviliun
Saat tiba disana, pria tua itu bahkan menghabiskan dua mangkuk Es-krim!
Lio-Guan tiba dengan pakaian yang lebih santai setelah menghadiri rapat dengan para pejabatnya, "Cuaca sangat panas. Putraku, tunjukkan pada Ayah Kaisar jika kau sangat berbakti. Buatkan aku sesuatu yang menyegarkan!"
Yi-Feng menatap Ayah Kaisar ini dengan mengerutkan keningnya, lalu berganti pada Kakeknya.
"Bagaimana kalian bisa tiba-tiba muncul di Istana Bulan Pangeran ini? .. Anda berdua bahkan muncul di waktu makan Es-krim, jangan katakan jika kalian memiliki indera penciuman yang tajam. Mulai sekarang, jika aku membuat sesuatu yang lezat, sepertinya aku harus menyembuhkan nya dari Ayah dan Kakek!" ini bukan tanpa alasan
Yi-Feng berkata sedikit kasar karena kedua pria berkuasa ini bahkan menghabiskan banyak Es-krim ah!
Mulai dari Es-krim rasa cokelat, anggur, persik dan lainnya. Hampir semuanya dimakan oleh mereka, hati Yi-Feng menangis melihat ini
__ADS_1
Dia merindukan dunia dimana dia berasal, sehingga membuat Es-krim. Dia memiliki hati yang baik dan mengundang para wanita, namun pada pria berkuasa ini bahkan datang tanpa diundang bahkan menghabiskan banyak Es-krim tanpa mempedulikan Anak dan cucunya!
Mereka benar-benar sangat Bias ah!