The Second Prince

The Second Prince
Beradu akting


__ADS_3

"Tadi aku melihat naskah drama diatas meja mu. Kau mendapatkan tawaran baru?" tanya Axila


Azka mengangguk, "Yah. Aku mendapatkan tawaran, berada dalam drama baru. Judulnya 'Crazy Love',' balas Azka


"Peran apa yang kau dapat?" giliran Levi yang bertanya


"Pemeran figuran, adik dari tokoh protagonis pria." balas Azka


"Itu bagus, drama tentang apa?" sambung Axila lagi


"Drama romansa anak kuliahan. Yah, semacam itulah," ucap Azka, tangannya terulur mengambil buah dari nampan dan memasukannya kedalam mulut, rasa manis dari stroberi membuatnya senang.


Axila mengangguk. Semuanya kembali fokus pada film Hollywood terbaru yang baru saja dirilis, hanya Levi yang sedang menghibur Rose sehingga tawa bayi itu terdengar dalam ruang keluarga.


"Kapan jadwal syutingnya dimulai?" tanya Axila kembali membuat percakapan setelah berdiam sebentar.


Azka, "Sekitar dua minggu lagi, memangnya ada apa, Jie?"


Axila menggeleng, "Tak ada."


"Memangnya, kau bisa mulau berakting?" kini giliran Levi yang kembali bertanya, pria itu menoleh sebentar pada adik iparnya.


Kondisi Azka masih belum stabil, hal ini membuatnya sedikit khawatir pada bocah manja ini.


Azka mengerti apa yang dimaksud oleh kakak iparnya, "Aku juga masih ragu, namun peran ini tidak terlalu sulit. Aku pikir, aku bisa melakukannya?"


Levi mengangguk kecil, "Baguslah jika kau merasa seperti itu. Kami akan mendukung mu, bukan begitu Sayang?" matanya tertuju pada Axila


"Yah, kami mendukungmu." ucap Axila setuju.


Mereka menghabiskan waktu bersama sebelum akhirnya kembali ke kamar masing-masing.

__ADS_1


"Kau yakin bisa mulai berakting?" ucap Reza begitu Azka memasuki kamar, dia cukup tahu untuk tak mengajak Azka bicara saat ada orang disekitarnya.


"Aku pikir begitu.,,,Aku akan belajar dari apa yang telah kulakukan dulu," ucap pemuda berwajah cute tersebut.


Azka mengambil laptop, mengikuti apa yang diajarkan oleh Joan, pemuda itu mencari drama yang pernah ia perankan.


Pemuda itu memilih satu diantara sekian banyak, lalu menontonnya. Beruntung, hanya 22 episode dengan durasi 42 menit, jadi Azka mulai nonton maraton.


......


Selama dua Minggu ia belajar berakhir dengan Reza sebagai guru, pria itu bisa melakukannya dengan baik.


Selama dua Minggu ini juga Azka terus berlatih mengekspresikan berbagai emosi, mulai dari marah, sedih, kecewa, dan lainnya.


Azka juga mulai berusaha untuk membantu Reza. Keinginan pria itu untuk tetap hidup membuat tubuh dan jantungnya masih bisa bekerja dengan baik. Meskipun dia belum sadar di rumah sakit, namun tubuh pria itu bisa memberikan sedikit respon sehingga membuat keluarganya merasa senang dengan perkembangan ini setelah menanti selama 2 tahun.


..........


Azka berjalan ke lokasi Syuting, dia bertemu dengan para aktor dan aktris yang berperan dalam drama baru ini.


"Kau siap?" tanya Joan


Azka mengangguk, "Tentu."


"Baguslah, kau harus bisa melakukannya dengan baik. Oke?" ucap Joan memberikan semangat


Azka mengangguk.


Ini adalah adegan dimana sang protagonis pria mendapatkan pesan dari adiknya yang selama ini berada di luar negeri, jika hari ini dia akan pulang ke tanah air.


Karakter Alfa yang menjadi protagonis pria diperankan oleh Aditya, salah satu aktor papan atas yang membuat banyak penggemar di seluruh Indonesia mengagumi dan mencintainya.

__ADS_1


Adegan Azka dimulai saat pemuda itu turun dari pesawat, sambil membawa dua koper dia memasuki bandara bersama para penumpang lainnya.


Dengan arahan dari Reza, Azka memasang wajah datarnya dengan menyeret dua koper yang sebenarnya kosong dan ringan tersebut.


Kameraman mengambil gambar Azka yang berjalan dengan mantap, mulai dari sepatunya beranjak naik keatas kaki, lalu tangannya yang memegang dua koper, baju yang ia kenakan dan akhirnya tertuju pada wajah tampannya.


Dengan menyeret dua koper, pemuda itu keluar dari bandara dan menemukan seorang pemuda yang sedang duduk diatas mobil mewah.


"Kau sudah sampai? .. Kenapa lama sekali?" ucap Aditya yang memiliki karakter Alfa.


"Memangnya ini pesawat pribadiku? Jadi bisa mengatur jadwal penerbangan sendiri?" balas Azka, yang memiliki nama karakter Adit.


"Kenapa ucapanmu seperti itu? Pedas sekali," keluh Alfa namun ia beranjak mengambil koper adiknya dan dimasukkan kedalam bagasi mobil.


"Memangnya siapa kakakku? Bukankah dia yang mengajariku seperti ini?" balas Adit yang membuka pintu mobil dan duduk di bagian penumpang.


"Cih, menyebalkan." gumam Alfa, dia juga ikut masuk kedalam mobil dan duduk dibelakang kemudi.


Mobil itu berjalan, namun hanya beberapa meter sebelum akhirnya berhenti saat sutradara mengatakan "Cut!"


Adegan terhenti disini, dan akan berlanjut saat mereka berada diperjalanan pulang nanti. Dimana adegan itu protagonis oria akan bertemu dengan antagonis pria, lalu balapan mobil yang kemudian mereka akan berakhir di kantor polisi.


"Aktingmu cukup bagus walau baru kehilangan ingatan." puji Aditya dibelakang kamera, pria itu menepuk pundak Azka ringan


"Terima kasih, Kak Adit." balas Azka.


Tentu saja aktingnya bagus, orang dia hanya mempertahankan ekspresi wajah datar, dan tak mempedulikan penonton yang berada di lokasi syuting.


Para penggemar ini cukup bekerja sama, mereka terdiam saat Aditya dan Azka berakting disana


Meskipun setelah itu, mereka memanggil dua orang ini dari kejauhan.

__ADS_1


Adegan berlanjut sampai hari menjadi malam, dengan beberapa kali pengulangan karena terjadi kesalahan saat mereka mengobrol, istirahat makan siang dan lainnya.


Akting hari ini telah selesai, esok baru akan dilanjutkan lagi.


__ADS_2