
Louis tiba-tiba mengatakan jika anak-anak juga ingin melihat keluarga Paus orca, ini membuat Yi-Feng ragu.
Xiao Bao, setelah memberikan salam pada mereka, dia kembali berenang berputar di sekitar Yi-Feng, terlihat bahwa dia sangat menyukai manusi satu ini.
Yi-Feng mengulurkan tangannya untuk menghentikan bayi paus itu, "Xiao Bao, putri dan adik perempuan ku juga ingin bertemu dengan keluarga mu. Apa boleh?" Ucap Yi-Feng pada bayi Paus orca tersebut
Bayi paus orca itu melihat kearah orang tuanya, ada suara cicit yang keluar darinya, lalu ada respon dari dua paus orca dewasa. Ia kemudian berenang dengan lebih lincah lagi, menyemprotkan air ke udara dan membuat hujan lagi disatu titik.
Melihat bahwa undangannya telah disetujui, Yi-Feng mengajak semua orang kembali ke pantai.
Pasti melelahkan bagi mereka karena mencarinya selama itu, Ia membiarkan para ksatria kembali ke pantai sedang dirinya tetap berada dalam air dengan kedalaman 3 meter, paus orca masih bisa berenang di kedalaman rendah ini dengan baik.
Melihat bahwa Ayah baptis/kakak keduanya telah kembali bahkan mengajak mamalia air itu berenang ke air dangkal, Li-Fei maupun Yongxi tidak membuang waktu lagi. Mereka meminta dua ksatria tersisa untuk membawa ke dalam air.
Dua ksatria tidak memiliki pilihan untuk menolak, mereka masih berada diluar dan tidak menyentuh air sehingga pakaian yang mereka pakai juga masih kering, ini nyaman meskipun harus menahan keinginan untuk bergabung juga.
Sekarang, sudah tiba waktunya untuk mereka yang masuk, sedangkan yang tadi berada dalam air memiliki waktu istirahat.
Hasil panen mereka dibawa ke pantai, itu bener keranjang penuh makna laut dengan berbagai jenis.
Li-Fei dan Yongxi tidak pandai dalam berenang, namun bukankah masih ada Yi-Fang disana? Bahkan, Lu Yuanxi yang sudah berada lama dalam air juga tidak meninggalkan waktu ini.
Keluarga paus orca itu melihat bahwa itu memang dua anak perempuan yang masih kecil dengan usia yang berbeda. Mereka saling menyambut dengan riang.
Hewan memiliki indera mereka sendiri untuk merasakan bahaya yang datang, namun mereka merasa jika dua anak yang datang tidak memiliki niat apapun.
Karena ada 4 paus orca yang datang, mereka berkenalan dengan cara masing-masing.
__ADS_1
Li-Fei dengan hati-hati mendekati paus orca yang berukuran sedang, ketika dia melihat bahwa mahkluk itu tidak menolak kehadirannya, dia mencoba dengan lembut menggunakan tangannya untuk membelai punggung paus orca tersebut. "Feng Gege, siapa nama yang satu ini?"
"XiaoBu," balas Yi-Feng yang memperhatikan tindakan adik perempuannya yang hati-hati.
XiaoBu, yang memiliki ukuran lebih besar dari pada saudaranya sangat cerdik, dia juga tidak mau berjauhan dengan Yi-Feng namun harus mengalah untuk adiknya yang masih kecil.
Lu Yuanxi yang sedang dibelakang Li-Fei dan menjaga anak itu agar tetap aman melihat tindakan ini, kepala XiaoBu akan terus menoleh pada Yi-Feng berulang kali.
Sedangkan disisi Yi-Feng, dia sedang menjaga Yongxi agar tetap seimbang meskipun memiliki pelampung di tubuhnya.
Yi-Feng mengusap kepala bayi itu dengan lembut, ada ikan yang ia minta dari Louis, sudah direndam dalam Holy Water sehingga memiliki energi spiritual didalamnya.
Potongan ikan ini kemudian dikeluarkan dari Ruang Teratai, itu berada dalam wadah plastik yang bisa mengapung diatas air. Yi-Feng menyuruh Yongxi untuk memberi makan pada Xiao Bao, lalu memanggil XiaoBu dan memberi makan juga. Tak lupa, ada beberapa potong yang diberikan pada Yi-Fang untuk memberi makan dua paus orca dewasa sebagai hadiah perkenalkan.
Mereka yang memberi makan tentu saja baru pertama kali merasakan sensasi ini. Lu Yuanxi juga tidak luput, dia merasa gembira namun juga merasa benci. Lu Yuanxi dan Li-Fei mendapatkan satu ember untuk memberi makan XiaoBu.
"Xiao Bao sangat pintar! Papa, apa aku boleh memelihara Xiao Bao di rumah?" Tanya Yongxi polos
Li-Fei juga mengangguk kepalanya cepat, "benar! XiaoBu juga terlalu imut, aku juga ingin membawanya dan menjaganya di rumah."
Dua paus orca dewasa merasa nyaman dengan Yi-Fang, mereka membiarkan nya menyentuh. "Seperti yang dijelaskan oleh Feng'er, mereka termasuk kedalam keluarga lumba-lumba yang adalah hewan laut. Jadi mereka hanya bisa hidup bebas didalam lautan yang dalam. Memelihara mereka sebagai hewan peliharaan belum tentu baik bagi mereka," Yi-Fang mengatakan dengan sangat baik. Ini hanya bertujuan agar dua anak ini tidak memiliki pemikiran untuk membawa pulang dua mamalia air ini
Apa lagi, mau menculik dua anak didepan orang tuanya? ..Apa mereka tidak memikirkan nya? ..Tap, mengingat usia dua anak ini yang masih dalam masa pertumbuhan, Yi-Fang hanya bisa menjelaskan dengan pelan.
"Benar, apa yang dikatakan oleh Kakak memang benar. Lalu, bagaimana menurut kalian jika harus pergi jauh dari rumah sendirian ke tempat asing yang tidak kalian ketahui dan belum pernah didatangi, meskipun tempat yang didatangi itu terlihat mewah dan elegan, namun tidak ada ayah atau ibu disamping dan bukan dirumah juga. Apa yang akan kalian lakukan?" Tanya Yi-Feng pada dua anak
Mereka berdua saling tatap sebentar, "Aku tidak mau! Meskipun itu terlihat mewah tapi, jika tidak ada Papa disana dan bukan di rumah juga, aku tidak akan mau pergi!" Yongxi langsung menjawab tanpa ragu
__ADS_1
"Aku juga.. aku tidak mau pergi meninggalkan Ayah Kekaisaran dan Ibu Selir, aku tak mau melakukannya." Balas Li-Fei dengan menundukkan kepalanya
Yi-Feng menjentikkan jarinya, "Nah, jika kalian tidak mau pergi maka hal itu juga akan terjadi pada mereka berdua. XiaoBu maupun Xiao Bao memiliki ayah dan ibu, lihat yang disana... Itu adalah ayah dan ibu mereka, apa mereka mau meninggalkan hanya untuk ikut kita ke Istana?
Meskipun di istana itu nyaman bagi kita, belum tentu nyaman bagi mereka berdua. Jadi, siapa yang mau memisahkan Anak dan orang tua ini?" Ia menatap serius pada dua anak ini.
Mereka menggelengkan kepala dengan cepat.
Cara terbaik adalah dengan membuat perbandingan ini untuk membuat seorang anak bisa mengerti dengan cepat.
Ikan dalam ember telah habis, hari juga sudah mulai beranjak gelap. Mereka harus berpisah dengan keluarga Paus orca
Bayi paus itu berlama-lama di samping Yi-Feng, membuat pemuda itu menoleh padanya. "Xiao Bao, pulanglah! Dimasa depan, aku akan sering ke air untuk menemukan mu.... XiaoBu juga," ia menoleh pada Paus orca sedang yang menatapnya.
Bayi paus itu mengusap kepalanya berbeda kali, menabrakkan kepalanya pada dada Yi-Feng beberapa kali sebagai perpisahan hari ini. Hal itu juga dilakukan oleh Paus orca sedang dan dua dewasa lainnya.
Mereka mengibaskan ekornya saat berenang menjauh, melompat-lompat berkali-kali saat berenang menjauh. Manusia yang mereka temui didalam laut tadi memiliki bau yang tak tertahankan, itu membuat mereka ingin tinggal disampingnya selamanya. Sangat disayangkan bahwa manusia harus hidup di daratan sedangkan mereka tidak bisa meninggalkan lautan. Sangat menyedihkan! Mereka semua, sangat menyukainya terutama ikan enak yang diberikan memiliki rasa yang sangat lezat!
Yi-Feng melambaikan tangannya dan berteriak "sampai jumlah lagi," dengan diikuti oleh dua anak perempuan. Mereka menyaksikan bayangan hitam yang jauh
Pemandangan ini sangat langka, mungkin hanya akan terlihat satu kali ini saja.
"Ayo kembali, hari sudah mulai gelap sekarang." Ajak Yi-Fang. Mereka berenang meninggalkan laut, mengganti pakaian dan pergi dari pantai.
Tujuan mereka sekarang adalah Villa.
Ini merupakan tempat favorit Nenek buyut Kekaisaran dulu, saat ia masih hidup. Dikatakan jika tempat favorit nya adalah laut dan pegunungan.
__ADS_1
Namun, Villa ini sekarang hanya ditempati oleh keluarga sekali dalam satu tahun. Yaitu pada hari dimana Putri Mahkota Xian Liu-Mei meninggal, tepat satu bulan lagi hal itu akan terjadi. Villa ini akan ramai dalam beberapa hari, sebelum akhirnya kembali sunyi