The Second Prince

The Second Prince
Dj Daddy


__ADS_3

...DUNIA ZAMAN MODERN...


...__________________________________________...


Dalam studio yang menyerupai studio penyiaran radio, Azka mengenakan headphone dan duduk didepan mikrofon dengan salah satu host dan pemilik channel YouTube terkenal, termasuk kedalam host paling popular di Indonesia, DJ Daddy.


DJ Daddy adalah host yang popular, dia sudah mengundang banyak orang dan menjadi bintang tamu di acara nya. Dan sekarang, Azka juga menjadi bintang tamu di acara ini.


Acara ini di rekam terlebih dahulu menggunakan kamera yang dipasang di lokasi yang berbeda didalam studio dan seorang kameraman berada dibalik kamera.


Pada awal wawancara, mereka bicara tentang hal-hal umum setelah itu mereka beralih ke topik lain.


"Ngomong-ngomong, Azka.. Saya dengar jika kau mengalami amnesia setelah kecelakaan di Shanghai, apa itu benar? ... Tolong kasi tahu, pengen denger langsung nih dari kamu" tanya DJ Daddy, mereka mengobrol dengan bahasa yang santai mengingat Azka benar-benar tidak menggunakan bahasa gaul saat bicara.


Azka mengangguk, "itu benar. Sebenarnya aku nggak tahu apa yang terjadi karena setelah bangun, aku bingung liat ada orang-orang di sampingnya-"


"Hah? Bingung..ini gimana maksudnya," potong DJ Daddy


Azka: "Yah bingung, mereka langsung nanya-nanya tentang kondisi aku, apa aku bisa ngitung jari apa enggak, aku bisa rasa kaki yang ditekan apa enggak. Dan masih banyak lagi-"


Dj Daddy: "Jadi kamu bingung banget yah waktu bangun, benar-benar bingung?"


Azka: "Iya, aku nggak kenal siapa-siapa disana."


Dj Daddy: "emangnya gimana sih kok bisa kecelakaan gitu?"


Azka menggelengkan kepalanya, "aku nggak ingat, sama seperti yang didengar oleh semua orang, aku amnesia...Yah, Yang aku tahu, aku ikut prosedur rumah sakit trus rehabilitasi karena sempat koma selama seminggu-"


"Jadi koma itu juga bener?" Dj Daddy kembali terkejut. Reaksinya benar-benar mencengangkan


"Bener, aku koma selama satu Minggu. Tapi syukurlah, sekarang ini sudah baik-baik saja dan udah bisa beraktivitas dengan lancar lagi." balas Azka


Dj Daddy mengeluarkan simpatik tapi dengan cepat beralih ke topik lain.


"Jadi sekarang, kamu sibuk akting dan?" tanya DJ Daddy


"Sekarang aku sibuk akting, pemotretan, belajar bahasa asing, kuliah dan selebihnya santai di rumah apa lagi ada Rose, ponakan aku, jadi sering ngabisin waktu sama dia." balas Azka


"Bahasa asing?" ulang DJ Daddy


Azka mengangguk, "Iya. Bahasa Prancis."


Dj Daddy: "Wow wow wow! Nice, Azka! Bahasa Prancis, itu susah banget loh, bener kan?"


Azka mengangguk setuju, "Iya, susah banget."


"Tapi, gimana cara kamu belajar bahasa Prancis dan kuliah di tengah-tengah kesibukan kamu ini?" tanya DJ Daddy dengan penasaran

__ADS_1


"Ada manager aku, Joan. Dia yang atur semuanya. Jadi, aku bisa belajar meskipun memang sulit, tapi bisa aku jalani dengan baik." Azka melirik ke arah Joan yang berada di balik kaca dan tersenyum, "terima kasih, Hyungnim. Aku benar-benar kebantu banget karena kamu"


Joan yang berada di samping kameraman tersenyum memberikan isyarat, ; "bukan apa-apa."


"Aku nggak tahu apa yang terjadi sebelum kecelakaan itu, apakah aku sesibuk ini atau tidak tapi, sepertinya memang iya- hahaha... Jadi, aku benar-benar sangat berterima kasih pada Hyungnim."


Dj Daddy hanya melihat saja, dia terdiam dan merasa sedikit tersentuh.


"Jika seandainya.. Seandainya yah kalo ingatan kamu kembali, apa yang akan kamu lakukan?" Tanya DJ Daddy lagi


"Aku nggak tahu, tapi sepertinya ini juga sedikit membantuku sih." jawab Azka


Dj Daddy memiliki wajah terkejut, "Kok membantu sih, kan kamu hilang ingatan, apanya yang dibantu? Bisa jelaskan?"


"Sebenarnya, dengan aku hilang ingatan ini lebih baik karena, aku sempat cari tahu dengan nonton-nonton kembali Vidio ataupun wawancara aku di berbagai tempat. Om tahu kan kalau aku punya mama tiri?" tanya Azka pada DJ Daddy


Dj Daddy mengangguk setelah mengingat sesuatu. "Oh iya bener, sebelumnya karena nggak tahu tentang kamu jadi aku sempet nyari tahu dan menemukan kalau kamu punya mama tiri yang jahat. Bener nggak sih?"


"Aku juga nggak ingat, setelah nonton wawancara itu aku pernah tanya sama Noona, dan jawaban Noona itu bener. Hal itu pernah buat aku jadi trauma dan nggak bisa tidur kalau lagi sakit karena mimpi buruk, dan mimpinya yah itu .. perlakuan buruk dari Ibu tiri." suara Azka jadi mengecil di akhir, sepertinya reaksi dari tubuh karena tubuhnya tiba-tiba merasa lemas saat mengingat hal ini.


Meskipun ingatannya hilang, namun reaksi dari tubuh tidak. Sepertinya trauma itu lumayan besar dan mempengaruhi Azka yang dulu (Azka yg asli).


Melihat wajah Azka yang sedikit pucat, DJ Daddy jadi panik. "Azka, you oke?"


Azka tersenyum, "Iya, aku baik-baik saja kok Om."


Kameraman juga memfokuskan pada reaksi Azka, ini membuat mereka jadi sedikit khawatir namun Azka dengan cepat mengubah topik dan suasana kembali tenang.


Dj Daddy menanyakan tentang bagaimana dia kembali bergabung di dunia akting setelah kecelakaan dan ingatan yang hilang.


Dj Daddy: "Gimana perasaan kamu, kembali ke dunia showbiz setelah kecelakaan itu."


Azka: "Gimana yah cara jelasin nya, aku juga bingung. Yang pastinya, aku rasa aneh aja harus tampil di depan banyak orang dan melakukan sesuatu yang bukan diriku. Tapi, karena ini adalah pekerjaan jadi harus profesional juga.... Aku masih penuh kekurangan dan sering dibantu sama senior yang lain, diajarin berulang kali, aku berterima kasih banget sama Kak Re.. maksud aku Kak Alfa yang sudah ngajarin aku. scan yang diulang juga, trus ditegur sama sutradara karena nggak sesuai aja sama emosi yang harus ditunjukkan.. Tapi, semua ini untuk kebaikan aku dan memang harus... ini menyenangkan. Aku suka "


Dj Daddy: "Tetap harus profesional yah, kamu keren banget deh! Aku doain semua yang terbaik buat Azka "


"Makasih, Om." balas Azka


Setelah wawancara, Azka mempersembahkan satu lagu cover untuk semua orang, tentu saja untuk mengakhiri wawancara hari itu.


"Karena Azka punya suara yang bagus, bisa nggak kita minta di nyanyikan satu lagu. Buat semua orang yang nonton, dan buat kita semua yang ada disini." ucap DJ Daddy.


"Boleh boleh" balas Azka


Dj Daddy: "Jadi, lagu apa yang akan kamu nyanyikan buat kita semua nih, Azka."


Azka: "Aku akan menyanyikan lagu campuran antara bahasa Korea dan Inggris, aku nggak perlu nyebut judulnya karena aku pikir semua orang akan mengenalinya begitu aku mulai bernyanyi."

__ADS_1


Dj Daddy: "Wow, misterius rupanya. Aku jadi semangat nih!"


Azka terkekeh pelan,ia kemudian mengangguk pada Joan yang berada dibalik dinding kaca.


Dj Daddy menutup mulutnya saat melihat bahwa Azka mengambil nafas yang dalam sebelum akhirnya mulutnya terbuka dan mulai menyanyi.


"You, you are, my universe


And I, just want to put you first


And you, you are, my universe


In the night, I lie and look up at you


When the morning comes, I watch you rise


There's a paradise they couldn't capture


That bright infinity inside your eyes"


Azka menari sambil menyanyi di kursinya, dia tampil seakan-akan sedang sendirian dan menikmati dirinya sendiri. Dj Daddy jelas menikmati dirinya sendiri, dia berbalik dan melihat manajer dan asistennya bersama dengan staf disisi lain dari kaca, Joan melakukan yang terbalik dengan hanya menggoyangkan kepalanya menikmati musik.


Azka terus bernyanyi, sementara DJ Daddy akan menyambung beberapa kata yang seharusnya dinyanyikan lebih dari satu orang.


Mereka terus menggoyangkan kaki mereka mengikuti musik. Ketika lagu berakhir, semua orang berdiri dan bertepuk tangan dengan antusias.


"Terima kasih! Terima kasih banyak!" ucap Azka, dia juga ikut senang saat semua orang menikmati lagu yang ia nyanyikan.


Butuh beberapa detik sebelum DJ Daddy kembali membuka suara, "Wow! Luar biasa! Azka, suaramu sangat bagus! Wow!"


Setelah bernyanyi, Azka akhirnya mengucapkan terima kasih dan selamat tinggal pada semua orang. Semua orang berterima kasih dan bertepuk tangan, semua orang merasa gembira karena menerima tamu yang spesial ini.


Azka akhirnya berpisah dengan DJ Daddy dan para staf lainnya, mereka keluar dan kembali ke mansion. Karena hari masih sore dan merupakan jam keluar kantor, jalanan macet dimana-mana. Ini lah yang selalu terjadi di kota besar


Saat masih di perjalanan, Axila mengirimkan pesan.


Noona: [Azka, tolong belikan aku p3mbalut merek Xxxxx di supermarket. Punyaku habis dan lupa di isi] ✓✓


Sungguh, tidak ada alasan untuk menolak.


^^^Azka: [Baik, Noona]✓✓^^^


"Pak, berhenti di supermarket yah. Mau beli p3mbalut buat Noona dulu," ucap Azka tanpa malu sebagai seorang pria.


Memang bukan dia yang menggunakan nya, namun bukankah semua orang tahu bahwa kakak perempuannya sangat menyayangi dia sampai ke tulangnya?


Hal ini juga berlaku untuk dia, menyayangi saudaranya dan melakukan berbagai hal. Apa lagi ini hanyalah p3mbalut

__ADS_1


__ADS_2