The Second Prince

The Second Prince
Pesta Seafood


__ADS_3

Perjalanan ke Villa memakan waktu sekitar 20 menit, mereka tiba ketika hari benar-benar sudah gelap. Lilin sudah menyala, lentera digantung agar halaman menjadi lebih terang.


Bulan saat ini juga sedang bersinar terang di langit malam, bintang-bintang juga menghiasi langit dengan begitu indah.


Ketika yang lain pergi ke kamar masing-masing untuk mandi dan berganti pakaian, berbeda dengan Yi-Feng yang langsung pergi ke dapur.


"Pisahkan kerang, udang, cumi, lobster dan lainnya dengan jenis mereka masing-masing. Lalu, setelah itu cuci bersih... Ah, jangan lupa untuk merendam gurita, cumi, siput laut dan kerang dengan air garam, lakukan saja dan jangan bertanya banyak." ucap Yi-Feng pada pelayan yang tinggal di Villa. Hal ini agar pasir yang masih melekat di ketiga hewan ini terangkat dengan sempurna,


Terdapat 10 pelayan perempuan, serta para pengawal yang menjaga keamanan Villa ini dengan baik. Ada pula satu kepala pelayan yang ditugaskan menjaga Villa ini


Mereka merupakan jumlah yang kecil dibandingkan dengan pelayan dan Pengawal di Istana. Jadi, cukup sedikit karena tidak ada penghuni di Villa, hanya kediaman pelayan saja yang terisi. Namun, mereka tetap bekerja untuk membersihkan luar dan dalam Villa agar tetap terjaga dan awet


Kini, semua pelayan dan Pengawal malah mendapatkan tugas untuk membersihkan hewan laut. Yang telah bersih akan dimasak, namun jumlah ini terlalu banyak jika dimakan semuanya malam ini.


Cumi dan gurita bisa busuk jika dibiarkan diluar tanpa pengawet, jadi...Ayo masak mereka dengan melimpah, bukankah ada banyak resep makanan untuk keduanya?


Sedangkan lobster, kepiting, kerang, dan udang dipisahkan. Ini memiliki jumlah yang banyak! Semuanya juga memiliki kualitas yang lumayan bagus.


Sambil menunggu para pelayan membersihkan hewan-hewan ini, Yi-Feng meminta seseorang menyiapkan bara api. Ini untuk memanggang ikan dan cumi. Ia juga menyuruh untuk memasak air hingga mendidih, lalu rebus kerang, lobster dan kepiting. Dia yang akan menambahkan bumbunya nanti


Tidak akan memiliki cukup waktu untuk memasak, sedangkan jam makan malah akan tiba dalam satu jam. Yi-Feng beralasan pergi ke kamarnya sebentar, namun setelah ia menutup pintu kamar, pemuda itu menghilang dari sana dengan muncul di Ruang Teratai.


Ketika Yi-Feng tiba, ia melihat Louis yang sedang memasak lobster di dapur. "Kenapa kau melihatku seperti itu?" ia mengangkat kepalanya dengan angkuh, hanya melirik pemuda itu kilas saja.

__ADS_1


Yi-Feng melambaikan tangannya, "bukan apa-apa." balasnya dengan malas, dia harus bergegas cepat untuk memasak.


Beberapa bumbu ia keluarkan dari dalam kulkas, mencucinya lalu menghaluskan bumbu dengan blender. Yi-Feng juga berlari keluar dan pergi ke kebun mini di depan rumah, ia mengambil daun kemangi yang tumbuh subur disana.


Jika bisa, dia memilih untuk masak saja di dalam sini dari pada di dunia luar, itu akan menghemat waktu. Namun jika dia melakukan nya maka akan ada banyak pertanyaan yang didapat nanti. Hal ini akan membuat seseorang menaruh perhatian lebih padanya


Dia menghabiskan beberapa saat didalam Ruang Teratai sebelum keluar. Ketika tiba di dapur, dia menyuruh asisten koki untuk bertanggung jawab atas makanan bakar. Ikan bakar dan cumi bakar. Hal ini mudah, hanya membutuhkan garis diatas ikan yang sudah di bersihkan, lalu muat diatas bara api. Begitu juga dengan cumi, kemudian olesi dengan bumbu sederhana yaitu kecap, air perasan lemon dan cabai yang dicincang.


Kerang di rebus dalam wajah lain, sehingga hanya harus menunggunya berbuka. Ketika melihat bahwa itu sudah siap, ayo masak 'kerang saus tiram'.


5 siung bawang putih yang cincang, 1/4 buah bawang bombai yang diiris tipis, dan tidak bisa jika tidak pedas jadi mari tambahkan cabai namun karena ada dua anak, dia tidak bisa menggunakan terlalu banyak cabai. saus tiram dan kecap asin.


kerang yang direbus sampai terbuka telah dj tiriskan. Ia kemudian memanaskan minyak diatas wajan, lalu tumis bawang putih, bawang bombai dan cabai hingga wangi lalu masukkan kerang, tambahkan saus tiram, kecap manis dan sedikit air aduk-aduk hingga bumbu tercampur rata. Menutupnya dan tunggu matang, ini tidak lama hanya membutuhkan waktu 7-10 menit agar bumbunya meresap kedalam daging kerang.


Cuaca sedang panas, makanan laut yang lezat ini harus tetap berada dalam suhu yang rendah agar tetap awet.


Yi-Feng segera berpindah, ia membuat masakan lain, 'Cumi dengan paprika hijau' untuk mereka dan cumi dengan cabai hijau untuk para ksatria. Alasannya, dalam kelompok mereka ada dua anak, akan sangat disayangkan jika mereka kepedasan saat memakan cumi yang pedas dan membakar mulut anak-anak. Berbeda dengan para ksatria yang kasar, orang dewasa lebih menyukai rasa pedas yang menantang. Ini menambah nafsu makan seseorang, ah!


Rebus cumi selama 10 menit dalam air mendidih, sambil menunggu ia menyiapkan bumbu. Tidak perlu bekerja sendiri, bukankah ada koki yang bekerja disampingnya? Ayo buat dia bekerja keras malam ini.


Wajan tidak dibiarkan kosong, minyak telah dipanaskan lalu tumis 4 siung bawang merah dan 2 siung bawang putih yang telah dicincang halus lalu 2 buah paprika hijau yang dibuang bijinya, 3 buah cabai merah yang cincang dan 1 buah tomat hijau dipotong.


Setelah semuanya mengeluarkan aroma harum, dan warnanya juga mulai sedikit berubah angkat cumi lalu tiriskan, tambahkan kedalam semua bumbu. Tidak lupa, tambahkan garam, kaldu bubuk, dan merica secukupnya lalu ditutup selama 10 menit. Daun bawang diiris tipis, ketika cumi telah matang maka buang semua daun bawang kedalamnya sebelum diangkat.

__ADS_1


Diwajan yang lain, dengan bahan dan cara kerja yang sama, koki membuat Cumi dengan cabai hijau. Semuanya sama, yang membedakan hanyalah paprika dan cabai saja.


Setelah dua menu yang kering tadi, sekarang giliran sesuatu yang memiliki sup enak.


Yi-Feng mengambil ikan yang sudah dibersihkan lalu lumuri air jeruk nipis lalu diamkan sebentar dan cuci kembali sampai bersih, lalu tiriskan. Kemudian goreng bawang sampai wangi, masukkan serai, daun salam, daun jeruk, kunyit, jahe dan lengkuas, aduk rata biarkan mendidih. Setelah mendidih, masukkan ikan dan cabai utuh, bumbui garam dan gula lalu aduk rata. Menjelang diangkat masukkan irisan tomat dan daun kemangi, taburi bawang putih goreng.


Koki yang berada di samping Yi-Feng melihat bahan-bahan yang digunakan oleh Pangeran Kekaisaran ini, keningnya terus mengerut. Bahan-bahan ini, belum pernah dia lihat selama 30 tahun dia bekerja! Semuanya ini baru dan terlihat aneh, namun... namun Mengapa mengeluarkan bau yang begituan harum dan menggoda, sesuatu yang belum pernah ia rasa dalam 50 tahun hidupnya!


Ketika Yi-Feng berbalik, pria paruh baya itu mengambil sendok dan mencoba sup nya. Ini-ini adalah sesuatu yang begitu menakjubkan!


Ada rasa asam, asin dan manis yang bercampur menjadi satu dalam waktu yang sama. Benar-benar sangat lezat, ah!


Dia yang awalnya menatap Yi-Feng dengan menganggap remeh, sekarang memiliki pandangan yang berbeda pada Pangeran Kekaisaran ini! Rasanya, dia ingin menjadi muridnya, ah!


Yi-Feng juga membuat udang goreng tepung, lobster rebus dengan saus sebagai pelengkap rasa, ada pula kepiting goreng yang begitu lezat.


Para pelayan diperintahkan untuk menyiapkan peralatan makan di paviliun, sedangkan ada meja yang berjejer di bagian bawah paviliun. Memang berada di tempat yang sama, namun itu terpisah


Ketika semua orang datang, yang mereka lihat adalah pandangan yang berbeda. Makan makam di tempat terbuka, memiliki udara yang sejuk karena dibawa oleh lautan yang tidak jauh dari Villa. Aroma laut dapat tercium, menambah sensasi baru bagi semua orang


Ketika mereka sudah mengambil tempat masing-masing, para pelayan wanita membawa nampan sambil berbaris. Mereka mengantarkan makanan yang telah dimasak


Semua makanan berada didepan semua orang, ketika penutupnya di ambil. Tercium lah aroma makanan yang begitu menggoda, membuat siapa saja menjadi kelaparan!

__ADS_1


"Ayo, mari pesta seafood!"


__ADS_2