The Second Prince

The Second Prince
Menyelam


__ADS_3

Kekaisaran Xian telah sangat meningkatkan status wanita, yang telah berdampak pada seluruh wilayah kekaisaran Xian.


Tidak ada yang mengatakan apa-apa jika seorang gadis muda pergi ke laut dan mengenakan pakaian selam yang ketat sebelum dia mencapai usia dewasa. Jadi, sudah biasa bagi seorang gadis kecil seperti Li-Fei dan Yongxi untuk memiliki pakaian selamnya sendiri.


Sekitar pantai, ada desa-desa terdekat dan para nelayan akan selalu melaut dan mengambil hasil laut kemudian di jual dan membeli kebutuhan keluarga.


Anak-anak tidak pergi jauh, mereka pergi ke tepi pantai dan membiarkan air laut yang sedang menggulung menampar kaki mereka. "Wooohh." Pekik Yongxi, ia menghindar dari terpaan kecil air laut di kakinya


Li-Fei sangat senang, ia juga ikut. Melepaskan sepatu bordir nya dan membiarkan kakinya telanjang di atas pasir yang basah.


Dua anak itu berlarian, menghindari air laut setelah itu mendekati, saat ombak kecil datang, mereka akan berlari lagi ke atas. Hal ini terjadi berulang kali, namun wajah keduanya malah menunjukkan kebahagiaan.


Lu Yuanxi pergi dan berganti pakaiannya lebih dulu, ia mengenakan celana panjang dan ada baju kemeja tipis yang melekat di bagian atas tubuhnya.


Usia Lu Yuanxi adalah 16 tahun, dia lebih muda 4 tahun dari pada dua saudara kembar. Dan karena dia telah masuk usia dewasa, dia tidak bisa mengenakan pakaian selam lagi karena akan memperlihatkan bentuk tubuhnya yang berotot, terlebih sesuatu yang sangat di lindungi oleh seorang pria, itu akan tercetak jika ia mengenakan pakaian selam yang ketat. Pilihan terbaik adalah, menggunakan pakaian yang lebih tertutup dan longgar.


Meskipun umur Lu Yuanxi masih 16 tahun, namun fisiknya sangat berbeda. Anak itu malah terlihat lebih tua dari usianya, penampilan yang lebih dewasa ini membuat seseorang akan salah menebak usianya dan akan berkata jika umurnya sudah berada pada awal 20-an.


Setelah Lu Yuanxi keluar dari tenda, Yi-Fang yang kemudian bergantian dan masuk kedalam tenda, menukar pakaian nya lebih santai agar bisa bermain air dengan bebas.


Kemeja di zaman ini tidak memiliki kerah, itu tanpa kerah dan terlihat bulat saja di leher. Dengan wajah Yi-Feng yang sama persis dengan ayahnya saat masih muda, membuat pemuda itu terlihat semakin tampan dan menggoda wanita tanpa sadar.. Yi-Fang benar-benar terlihat berbeda dari biasanya


Namun, meskipun semua ksatria dan pelayan yang mendampingi mereka terpesona dengan wajah jantan milik Yi-Fang, itu berbeda dengan Yi-Feng.


Ia menatap heran pada baju yang dikenakan oleh dua pemuda barusan. Itu terlihat sangat kuno, baju yang lebih kuno dari pada Hanfu.


Bahkan Hanfu menjadi trend di zaman modern, namun apa ini? Kemeja jelek ini tidak sesuai dengan keinginannya.


Giliran Yi-Feng untuk masuk, pemuda itu menatap pakaian renang yang sudah disiapkan oleh Yu-Cheng, namun ia mengendus jijik. Ia lebih memilih mengeluarkan pakaian renangnya sendiri, antara lain kaos singlet dan celana pendek.


Namun, saat langkahnya keluar dari tenda, ia malah menerima banyak tatapan. Terlebih, karena pemuda itu melepaskan topeng yang selalu ia kenakan.

__ADS_1


Mata Yi-Fang melotot, pakaian yang saat ini dikenakan oleh adik kembarnya adalah pakaian kurang bahan, ditambah dengan wajah tanpa topeng, emosi Yi-Fang tiba-tiba meluap.


"XIAN-YI-FANG! GANTI PAKAIAN MU!"


Yi-Feng menatap bingung pada kakak kembarnya, "Mengapa? ...Ini lebih ringan dan lebih baik saat aku berenang, aku tidak mau!" balasnya


Yi-Fang, "Aku bilang ganti yah ganti!"


Yi-Feng, "Tidak mau!" ia membuang wajahnya dan tak mau melihat kearah Yi-Fang yang saat ini wajahnya sudah menghitam.


Dua anak yang sedang bermain dengan ombak kecil di pinggiran menoleh untuk melihat apa yang terjadi, namun mata mereka langsung di tutupi oleh tangan dua pelayan perempuan.


"Kenapa? ..Apa yang terjadi, aku ingin melihat.. Lepaskan tanganmu," ucap Li-Fei pada pelayan pribadi nya.


"Sun Lan, cepat lepas tanganmu. Aku juga ingin tahu apa yang terjadi," sambung Yongxi pada pelayan nya


Namun kedua pelayan itu tidak menuruti perkataan Tuan mereka, mereka tetap menutup mata kedua anak itu dan membelakangi Para pria yang sedang berdiri tak jauh dari tempat mereka saat ini.


Sedangkan Yi-Feng disisi lain tidak mengerti, dia bersikeras untuk mengenakan pakaian renangnya sendiri.


Yi-Fang malah semakin kesal dan marah, anak ini sudah t3lanjang namun masih tetap bersikeras untuk mengenakan pakaian kurang bahan ini. Dengan kesal, Yi-Fang menarik paksa Yi-Feng kembali ke tenda, ia lalu memarahinya dengan keras.


"Kau masih ingin mengenakan pakaian kurang bahan ini? ..Kau benar-benar ingin t3lanjang di depan anak-anak?"


"Pakaian kurang bahan apa? ..Ini adalah pakaian yang biasanya digunakan untuk berenang, tahu!"


"Ini peringatan terakhir, ganti pakaian mu jika tidak kita pulang sekarang juga! ..Tidak ada berenang, tidak ada bermain di pasir, tidak ada yang mencari makanan laut, dan tidak ada yang menyelam. Sekarang, pilihan bada di tanganmu, jika kau tidak ingin mengganti pakaian kurang bahan ini, kita langsung pulang sekarang juga!" aura di sekitar Yi-Fang jadi menakutkan, membuat buku kuduk pemuda cantik itu berdiri, segera pilihan kedua ia ambil. Mengganti pakaian renang lebih baik dari pada kembali ke Istana


Ia harus mengganti pakaiannya saat itu juga, karena merasa mereka berdua adalah sama-sama seorang pria, Yi-Feng menarik kaos singlet itu dengan santai dan menampilkan perutnya yang memiliki empat kotak disana.


Yi-Fang masih berada disana ketika adik kembarnya dengan santai melepaskan bajunya, dan lebih gilanya lagi pemuda itu menghadap dia saat melepaskan baju

__ADS_1


Wajah Yi-Fang langsung berubah menjadi merah, bukan karena marah namun lebih ke arah sedikit malu. "Ke-kenala kau melepaskan bajumu dihadapan ku?!" mata nya langsung mengarah pada tempat lain, tidak melihat pada pemuda cantik itu.


"Apa masalah nya? ..Kita sama-sama pria. Kenapa wajahmu jadi merah seperti itu, apa kau sakit, Kakak?" tanya Yi-Feng, mengambil langkah maju namun saudaranya malah menghindari dan mengangkat tangan menyuruhnya berhenti di tempatnya.


"Kita sama-sama pria tapi-" dia tidak bisa mengatakan apapun, semua ucapannya tercekat di tenggorokan nya.


Di sisi ini, sebenarnya tidak bisa mengalahkan siapapun.


Di sisi Yi-Feng, dia merasa ini normal dan biasa saja. Jika berada di sekolah (Zaman Modern), saat tiba jadwal pelajaran olahraga, dia dan anak laki-laki lainnya akan berganti pakaian di Toilet, tak ada yang aneh disini. Lagi pula, akan selalu ada lapisan dua lapisan sebelum pakaian seragam nya, apa yang perlu membuat orang malu?


Di sisi Yi-Fang, meskipun matanya sudah tidak suci lagi karena harus menjalankan berbagai macam misi dan melihat pria atau wanita yang t3lanjang, namun semua itu tidak ada yang membuatnya malu seperti ini. Lagi pula, haruskah dia harus menyalahkan orang tuanya karena memberikan nya adik yang memiliki wajah cantik bak perempuan namun malah berjenis kelamin laki-laki?


Wajah Yi-Feng tanpa topeng sama dengan perempuan, jika seseorang tidak mengamati dengan lebih teliti, mereka akan mengira dia seorang wanita. Ditambah dengan pemuda itu yang hampir t3lanjang di depannya, tentu saja perasaan tidak nyaman langsung menyerangnya.


Yi-Fang melarikan diri dari tenda, membiarkan Yi-Fang mengganti pakaian renang dengan pakaian renang ala One Piece. Itu tertutup seperti milik Li-Fei dan Yongxi.


Keluar dari tenda, Yi-Feng tetap tidak mengenakan topeng lagi, menurutnya itu akan membebaninya saat berenang dan menyelam nanti.


Namun, ketika ia mengangkat wajahnya dan melihat kearah Lu Yuanxi, pemuda itu langsung melihat kearah lain dengan terdapat rona merah di wajah, meskipun itu samar.


Kening Yi-Feng mengerut, saat ia melihat kearah para ksatria, hal yang sama juga terjadi. Apa lagi para pelayan wanita yang berada di sisi lain, wajah mereka bahkan lebih merah dan terlihat seperti kepiting rebus.


Tentu saja mereka akan tersipu malu karena telah melihat penampilan nya yang sebelumnya.


Ia mengangkat bahunya dan dengan tidak peduli, ia melepaskan sepatu dan berlari ke pesisir pantai. "Laut, aku datang!"


Seperti anak kecil, Yi-Feng berlari dan melompat kedalam air laut dengan wajah bahagia


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2