The Second Prince

The Second Prince
Chapter


__ADS_3

Azka menatap wanita yang terlihat mencurigakan, mengapa seseorang berada di sekitar gedung ini dengan penyamaran yang mencurigakan seperti ini?


Apakah dia seorang paparazi? Atau pencuri?


Apa seseorang mengirim nya datang?


Setelah ini, skandal apa lagi yang akan menghebohkan dunia showbiz lagi?


Bagaimanapun, wanita ini memang mencurigakan!


"Maafkan aku, karena tak memperhatikan jalan aku malah menabrak mu. Kalau begitu, aku permisi" setelah mengatakan nya, wanita itu ingin melarikan diri dari hadapan Azka.


Namun, ketika dia baru mengambil langkah ketiga, ia kembali terhenti saat jaketnya ditarik kebelakang dengan keras sehingga keseimbangannya juga tak lagi ia kuasai, ia terjatuh kebelakang!


Azka tentu saja juga terkejut karena tak menyangka menggunakan kekuatan besar saat menarik wanita itu hanya untuk mencegahnya melarikan diri.


Dengan refleks, ia langsung mengulurkan tangannya dan menahan wanita itu agar tak jatuh kelantai yang keras.

__ADS_1


Saat itu juga, rasanya waktu terhenti ketika mata Azka menatap langsung pada mata hitam yang bisa menenggelamkan seseorang kedalamnya, mata hitam yang terlihat sangat jernih dan polos.


Mata wanita itu juga menatap pada mata Azka yang memiliki perpaduan antara cokelat dan hitam, itu terlihat indah namun menyembunyikan sesuatu yang misterius didalamnya.


Azka yang tersadar lebih dulu, ia membantu wanita itu menyeimbangkan tubuhnya. "Aku tak bermaksud lain-"


"Aku baik-baik saja," Potong wanita itu cepat.


Azka mengangguk, namun ia belum mau melepaskan wanita ini, dia merasa wanita ini menyembunyikan sesuatu yang penting sehingga akan terjadi hal lain yang cukup besar, maksud nya masalah besar.


Matanya kesegala arah, ingin mencari seseorang yang mungkin di kenal. Beruntung nya, ada seorang staf milik Nikita, seseorang yang membawa baju-baju wanita itu.


Sebenarnya, dia adalah Fayana Li, namun karena dia saat ini sedang berhadapan dengan Azka, dia tak tahu harus berbuat apa lagi. Dia hanya berharap untuk pergi dari sini sebelum Joan datang.


Tangan Fayana menghalangi wanita itu, lalu dan membuka maskernya. "Tolong bilang pada dia, aku yang menjadi stylish nya Nikita tadi." Ucap Fayana.


Wanita itu menyiratkan keningnya, lalu melihat bahwa Fayana Li menurunkan maskernya, barulah ia mengingat wanita yang berada dihadapannya, yang mampu membuat Nikita senang. "Yah, aku mengenalinya. Dia keponakannya Dewi, stylish Nikita."

__ADS_1


Fayana melihat kearah Azka, "lihat. Aku bukan orang lain, aku datang karena diminta tolong oleh Tante, kalau tidak aku juga tidak akan ada di sini. Jadi, Tolong lepaskan aku, oke?"


Karena ada orang lain yang mengatakan bahwa dia mengenalinya, maka baiklah. Mari lepaskan wanita ini. Dan lagi, bukankah mereka yang berada di gedung ini hari ini tahu bahwa stylish Nikita, Dewi mengalami kecelakaan. Jadi, ternyata ini adalah penggantinya hari ini.


"Kalau begitu, kau bisa pergi." Ucap Azka


Melihat bahwa dia boleh pergi, Fayana dengan cepat berterima kasih pada wanita itu sebelum akhirnya dia melarikan diri dari sana.


Tepat saat itu juga, Joan muncul dan melihat bahwa Fayana pergi, beruntung dia tak melihat siapa itu karena pasti akan terjadi sesuatu pada Fayana selanjutnya.


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2