The Second Prince

The Second Prince
Menemukan hal menarik


__ADS_3

Sekembalinya dari Pasar, hari sudah hampir sore, sekitar pukul 14:45 waktu zaman modern.


"Ughhh... Hari yang melelahkan," gumam Yi-Feng yang memasuki kamar. Yu-Cheng di suruh untuk beristirahat, sedangkan Yongxi sudah di biarkan tidur siang, ini karena baik untuk masa pertumbuhan anak-anak.


Melihat bahwa tidak ada siapapun, Yi-Feng tiba-tiba menghilang dari kamarnya dam muncul di ruang Teratai.



"Astaga naga!" Yi-Fang memegang dadanya dengan terkejut, karena Louis tiba-tiba muncul dihadapan dengan pandangan bosan


"ada apa denganmu?" menenangkan jantungnya yang masih berdetak dengan kencang, Yi-Feng berjalan melewati Louis begitu saja.


"Aku lapar, bisa kau masakan sesuatu?" mengikuti Yi-Feng dari belanga, pria itu terlihat sangat aneh hari ini


"Tumben, biasanya kau selalu membuat makanan mu sendiri, apa yang terjadi padamu?" Berjalan melewati pintu ia masuk kedalam villa dan duduk diatas sofa yang empuk


"Aku malas, masakan sesuatu untukku." Louis kembali mengatakan hal yang sama, ia juga ikut berbaring di sofa panjang yang ada diseberang sana


'Ada apa dengan orang ini? Dasar aneh!' batin Yi-Feng. Padahal, dia melarikan diri kemari karena diluar sana terlalu panas dan pintarnya dia bahkan lupa jika memiliki kekuatan untuk membekukan segala sesuatu, lupa untuk menggunakan kekuatannya untuk membuat kamar menjadi lebih dingin dan sejuk.


Namun karena Louis merupakan satu-satunya orang yang tahu seperti apa dia, dan juga merupakan Gurunya, maka baiklah. Ayo mengalah dan membuat sesuatu yang lezat untuk orang ini


Yi-Feng keluar dan berjalan kearah kolam, dimana ini adalah kolam dengan 'Holly Water'. Melihat kedalam air, ada berbagai jenis hewan laut didalamnya.


Mengambil jaring disamping kolam, Yi-Feng dengan mudah mengambil lobster, kepiting dan ikan tuna.


Semua ini memiliki ukuran yang tidak kecil, mereka telah berubah tiga kali lipat dari pada ukuran sebelumnya. Tentu saja, karena dipelihara dengan 'Holly Water'


Lobster yang sebelumnya sudah memiliki ukuran besar, saat ini telah menjadi king lobster, begitu juga dengan kepiting yang sekarang menjadi King crab.

__ADS_1


Memasukan nya kedalam baskom, Yi-Feng mengambil ukuran yang paling besar dengan jumlah yang cukup banyak, siang ini pesta seafood lagi.


Jumlahnya juga semakin meningkat berkali lipat hanya dalam beberapa hari, tentunya ini karena efek dari perbedaan waktu antara Ruang Teratai dan dunia nyata.


Merebus air dalam panci dengan ukuran besar, ia mulai memasukkan satu-persatu lobster dan kepiting. "Maafkan aku tapi, salahkan kalian yang memiliki ukuran besar, jadi kalian harus membuat perutku kenyang, oke?" ucapnya dengan polos


Masukkan beberapa bahan sederhana kemudian biarkan matang, sekarang ayo bersihkan ikan tuna nya.


Jeroan ikan tuna dibuang kedalam tempat sampah, yang kemudian akan dibuang kedalam lubang pembuangan.


Ikan tuna dipotong dengan lebar dua jari, letakan diatas nasi yang sudah dikepal kecil-kecil.


Setelah sushi disiapkan, Yi-Feng kembali membuat saus dari campuran Saus Gochujang, biji wijen, sedikit minyak wijen, dan beberapa bahan lainnya.


Yi-Feng membuat porsi yang besar untuk mereka bertiga; Dia sendiri, Louis dan Evan, si serigala malas yang aneh


Ketika makanan diletakkan diletakkan diatas meja, Evan muncul dengan sendirinya tanpa dipanggil. Dia duduk didepan meja yang memiliki kaki rendah, yang dibuat khusus untuknya.


Lalu, ada ikan tuna yang sudah diat menjadi sushi, porsi Evan juga tidak kecil, dia makan dengan lahap dan nikmat.


Louis dan Yi-Feng duduk dimeja lain namun tidak jauh dari Evan, ada banyak kepiting dan lobster diatas meja, semuanya masih hangat. Lalu, untuk membuka cangkangnya mereka menggunakan gunting.


Setelah mendapatkan dagingnya, celupkan kedalam saus sebelum akhirnya dimakan. "Benar-benar nikmat, makanan dengan Holly Water' benar-benar sangat berbeda, ah!" Yi-Feng memuji dirinya sendiri karena memasak dengan begitu baik.


sesekali sushi akan masuk kedalam mulutnya, dagingnya pecah dan meleleh dalam mulutnya, itu berlemak tanpa berminyak. Benar-benar sangat lezat, ah!


Ada jus anggur yang enak menemani makan siang mereka.


Tak beberapa lama, semua makanan diatas meja habis, Yi-Feng pergi ke ruang keluarga dan duduk sambil bermain game dengan buah anggur sebagai teman bermain. Karena sebelumnya dia sudah memasak, giliran Louis lagi yang mencuci piring.

__ADS_1


Louis? Ia menggunakan jarinya untuk menunjuk pada piring-piring diatas meja, lalu menggunakan kekuatannya untuk mengontrol semuanya masuk kedalam tempat cuci piring, lalu bersihkan dengan sabun dan air. Tanpa menyentuh, pekerjaannya sudah selesai, sekarang kembali keaktifan bermalas-malasan lagi.


Evan yang sudah selesai makan dengan perut kenyang juga pergi keluar, duduk dibawah pohon lalu menutup matanya, dia tertidur dengan tenang dibawah pohon persik.


.....


Yi-Feng merasa bosan bermain video game, mengambil satu tangkai anggur dia berjalan berkeliling ruang Teratai. Meskipun selama ini dia selalu berlatih dan menghabiskan waktu di dalam ruang Teratai, namun sebenarnya dia belum menjelajahi area belakang villa.


Ada jalan setapak yang dibuat dari batu-batu halus yang bulat dan cantik, ini adalah batu yang diambil dari pantai. Setelah berjalan sekitar 1 kilometer, ada bukti kecil yang harus dinaiki. Namun dia tak menyangka, dibalik bukit itu menyimpan sesuatu yang belum pernah ia lihat, itu terlihat seperti bangunan yang ditutupi oleh pepohonan, namun masih terlihat ujung dan atapnya dari bangunan itu sendiri.


Karena penasaran, Yi-Feng berjalan lebih dekat lagi.



Itu adalah halaman yang terlihat elegan, sehingga Yi-Feng semakin bersemangat karena menemukan sesuatu yang baru disini.


Dia melihat lebih dekat, ketika sampai disana dia berkeliling dan menemukan tempat yang cocok untuk mengambil sambar. Mengeluarkan ponselnya, dia berhasil mengambil beberapa jepretan yang sangat bagus.


Lalu, yang berada ditengah-tengah halaman itu memiliki pintu dan tertutup, karena penasaran Yi-Feng semakin mendekat lalu mendorongnya perlahan.


Seketika, dia sangat terkejut melihat apa yang ada didalam sana.


Kamar yang mewah, elemen dan modern. Tak ada debu disini, semuanya terlihat bersih tanpa setitik debupun.


Lalu, ada banyak kertas yang berada didalam ruangan ini, sangat banyak sampai hampir 1/4 dari pada ruangan yang sepertinya kamar ini.


Hanya ada satu kalimat dalam benaknya, 'Apakah ini merupakan tempat nenek buyut Kekaisaran itu? Sesama transmigrasi itu?


Selain dia, apakah ada orang yang memiliki ide untuk membuat kamar dengan interior dari zaman modern?

__ADS_1


Hahahaha... sepertinya dia menemukan hal yang menarik ketika sedang bosan.


__ADS_2