The Second Prince

The Second Prince
Hantu [Reza]


__ADS_3

Azka yang merasa apa yang dikatakan oleh keluarganya yang sekarang itu memang benar. Dia harus bisa menghadapi kelebihannya ini.


Hantu tampan yang tak mau melepaskan Azka selalu mengawasi pemuda itu, dari waktu ke waktu dia mengawasinya. Tentu saja dia tahu jika Azka saat ini sedang mencoba untuk bisa menghadapi kelebihannya, hantu itu merasa senang.


Suatu malam, saat setelah makan malam selesai, Azka yang memasuki kamarnya. Matanya menangkap sosok pria yang sedang duduk di sofa dalam kamarnya


"Hai, kita bertemu lagi." sapa hantu itu, dia terlihat ramah


Azka ketakutan, namun dia mencoba untuk bisa menghadapi kelebihannya mulai sekarang. Kakinya gemetar, namun dia berjalan kearah tempat tidurnya. "He'em," balasnya tanpa mau melihat hantu disana.


Hantu, "Aku selalu mengawasi mu. Aku tahu, kau ingin menghadapi kekuatan mu ini kan? ..Tenang saja, aku bukan hantu yang jahat. Aku tak akan mengganggumu seperti 'mereka' yang lainnya" ucapnya


"Terima kasih," ucap Azka.

__ADS_1


"Kalau begitu, mari kita mulai dari perkenalan. Namaku Reza Fernandez, aku tinggal di mansion sebelah. Kau bisa melihatnya dari balkon kamarmu, itu adalah rumahku." ucapnya dengan ramah


Perlahan Azka mengangkat wajahnya dan melihat kearah Hantu yang mengaku namanya Reza ini. "Aku Yi- namaku Azka Remanov." hampir saja dia mengatakan namanya yang sebenarnya.


"Aku tahu, kau sudah berada di rumah ini hampir dua tahun. Namun baru bisa melihat hantu setelah kembali dari Shanghai, aku mengetahui kalian semua." ucap Reza santai


"Namun, kenapa kali ini aku melihatmu berbeda seperti sebelumnya? ..Kau terlihat bercahaya, sekitar tubuhmu memiliki cahaya putih, mirip dengan kakakmu namun tubuhnya memiliki cahaya yang samar." tambah Reza lagi, ia terlihat sedikit kebingungan


'Cahaya putih? Apa ini?' batin Azka. Dia sedikit bingung


"Aku kecelakaan, lalu kritis. Saat ini, tubuhku masih dalam keadaan koma di rumah sakit, aku tak bisa masuk kedalam tubuhku disana." ucap Reza dengan sedih


"Apa yang membuatmu kecelakaan? ..Lalu, kau sungguh belum meninggal?" ketakutan Azka perlahan memudar ketika sedang mengobrol dengan Reza.

__ADS_1


Reza menatap Azka dengan pandangan aneh. "Aku sungguh belum meninggal. Ayah dan kakakku sangat menyayangi ku, mereka tak melepaskan ku. Mana bisa aku pergi jika Tuhan saja belum memanggilku?


Aku juga salah, dimalam saat aku mengalami kecelakaan, aku bertengkar dengan ayah dan kakakku. Mereka tak menyetujui hubungan ku dengan Viona, kekasihku. Aku sangat marah, lalu saat di persimpangan jalan yang menikung, ada truk kontainer yang melaju kearahku. Kecepatan ku saat itu melebihi batas normal padahal berada di jalanan umum. Kecelakaan tak bisa dihindari, tabrakan itu membuatku dalam keadaan koma sampai hari ini. ... Bukankah aku sangat menyedihkan?


Viona bahkan telah menikah saat aku masih dalam kona tanpa mempedulikan perasaan ku. Dia sangat kejam! Dia bahkan selingkuh dibelakang ku saat kami masih pacaran. Aku benar-benar bodoh percaya padanya, aku merasa sangat bersalah pada ayah dan kakak. huhuhu..huhu..." Reza terus bercerita tentang kehidupannya sambil menangis. Dia bercerita bagaimana keluarganya, orang seperti apa ayah dan kakak nya, dan bercerita tentang ibunya yang berselingkuh dan meninggalkan mereka bertiga.


Selama malam itu, Azka terus mendengarkan cerita kehidupan Reza.


Ternyata, pemuda itu merupakan seorang aktor yang sangat populer. Dia membintangi banyak peran, Azka bahkan mencari beberapa drama yang diperankan oleh pemuda itu sebelum akhirnya dia berada dalam keadaan vegetatif saat ini.


Ternyata, Reza dan 'Azka' yang asli pernah saling bertemu. Mereka berada dalam suatu acara bersama, sehingga saling sapa dan tertangkap oleh kamera para staf. Mereka memang tak akrab, sehingga tak banyak interaksi yang terjalin.


Azka yang saat ini merupakan jiwa orang lain, yang juga kehilangan sebagian besar ingatannya. Seperti yang terjadi juga pada Yi-Feng di zaman kuno.

__ADS_1


Hanya dalam satu malam, keduanya mulai terlihat akrab. Azka kehilangan ketakutannya pada hantu saat berhadapan dengan Reza, mereka mengobrol dengan baik.


Hingga akhirnya, pemuda itu tidur diwaktu menjelang pagi.


__ADS_2