The Second Prince

The Second Prince
Sekilas sama


__ADS_3

Karena Yu-Cheng telah membongkar penyamaran nya, ingin rasanya dia pergi dari tempat ini sesegera mungkin. Namun, apa yang dilakukan oleh pemuda itu selanjutnya malah membuat orang lain terkejut


"Jangan dipercaya, temanku hanya bercanda.. Hati-hati dengan ucapanmu, jika ada orang dari Istana Kekaisaran yang mendengarnya, kau bisa dihukum." Yi-Feng malah mengomeli pelayannya.


Namun tidak dengan Gu Wanwan, dia mempercayainya karena aura itu hanyalah milik seorang pengawal kekaisaran, entah itu ucapan Yu-Cheng yang tegas maupun aura membunuh dan tatapannya, hanya orang-orang yang bekerja di Istana lah yang memilikinya. Mata Gu Wanwan juga melihat sekilas gantungan giok yang berada di pinggang Yu-Cheng, itu berukir lambang pelayan dan prajurit istana.


Dia tak mempercayai ucapan Yi-Feng yang menyangkal identitas nya, Gu Wanwan benar-benar minta maaf sebelum pergi dengan cepat dari toko acak swalayan.


Wanita itu tak lagi mempedulikan belanjaannya dan pelayan pribadinya, dia harus segera sampai di rumah sebelum ada orang dari Istana yang menangkapnya.


Begitu juga dengan orang-orang disana, meskipun Yi-Feng menyangkal jika dia berasal dari Istana, namun gantungan giok di pinggang Yu-Cheng mengatakan "Ya" untuk identitas nya.


Gu Shenxi yang adalah sepupu dari Gu Wanwan yang baru saja membuat masalah dengan Yi-Feng, dia juga tahu tentang gantungan giok itu. Ia berterima kasih pada Yi-Feng sebelum pergi membayar belanjaan nya dan pergi dari sana dengan tenang.


Namun, langkah Gu Shenxi ini terlalu cepat, wajahnya hanya dilihat kilas oleh Yi-Feng sebelum gadis itu pergi


"Cepat simpan," Yi-Feng sedikit penasaran dengan wanita yang baru saja dibantunya ini. Dia melemparkan satu koin emas pada pramuniaga, lalu mengejar Gu Shenxi.


"Ehh-ehh... Yang Mulia!" Yu-Cheng yang ditinggal menyimpan semua barang dengan cepat kedalam cincin ruang miliknya, lalu mengejar Yi-Feng.


Gu Shenxi yang telah pergi dengan cepat tak mengetahui jika Yi-Feng mengikutinya dari belakang.


"Nona, sepertinya pemuda tadi mengikuti kita," ucap pelayan Gu Shenxi.


"Tidak mungkin, jangan ngawur dan cepat jalan." balas Gu Shenxi.


Gu Shenxi mempercepat langkahnya tanpa mempedulikan pelayannya yang mengikuti dari belakang, sehingga gadis muda itu terjatuh karena menginjak gaunnya yang panjang.


"Ahkk...Nona tunggu!" pekik gadis itu, ia menelungkup di jalan batu yang berdebu.


Gu Shenxi menghentikan langkahnya saat pelayannya terjatuh dan memanggilnya, wanita itu menoleh ke belakang dan melihat pelayannya yang berada di jalan.


__ADS_1


dengan cepat membantu pelayan itu, sebelum membersihkan bajunya dari debu lalu mereka kembali menghilang di antara orang banyak.


Yi-Feng, dia berada tak jauh dari sana sehingga melihat wajah itu.


Dia mengikuti gadis ini karena sekilas melihat wajah yang dikenalnya, namun ternyata tidak. Wajah itu berbeda dari yang berada dalam ingatannya sebagai Azka... Hanya sekilas saja mereka mirip, namun sebenarnya tidak. Dia merasa sedikit kecewa dalam hatinya


"Yang Mulia, bagaimana Anda bisa meninggalkan saya dibelakang sana? .. Bagaimana jika terjadi sesuatu pada Anda tadi?" setelah kedua gadis itu menghilang di antara banyak orang, Yu-Cheng akhirnya tiba disampingnya namun pemuda itu malah mengomel seperti seorang wanita.


"Tidak, lagi pula aku baik-baik saja." balas Yi-Feng


Yu-Cheng melihat kearah dimana dua gadis itu menghilang, "Apakah Anda mengenali gadis itu?"


Yi-Feng menggeleng, "tidak. Aku pikir, aku melihat seseorang yang kukenal. Ternyata bukan, mereka berbeda...Ayo pergi," Yi-Feng menarik pemuda itu pergi dan mereka juga menghilang diantara banyak orang.


Semua orang di toko acak masih berdiam diri ditempatnya bahkan saat dua pemuda itu telah pergi. Mereka membicarakan tentang Yi-Feng, bertanya-tanya dia pangeran ke berapa sehingga baru pernah melihatnya di depan umum.


Mengatakan jika Gu Wanwan ini sangat b0doh karena berteriak dihadapan seorang pangeran, mereka juga membicarakan tentang tatapannya pada Pangeran itu.


Dari mulut ke mulut, yang awalnya hanya sedikit orang yang tahu, kini satu ibukota tahu tentang hal memalukan di Toko acak.


Romor demi rumor terus beredar, hanya dalam waktu singkat hal ini diketahui oleh orang banyak. Hingga akhirnya rumor ini tiba didepan gerbang kediaman keluarga Gu.


Bagaimana mereka tidak tahu dan menutup telinga saat seluruh ibukota membicarakan keluarga mereka?


Kepala keluarga Gu tua yang mendengar hal ini sangat marah, dia berada di kediaman dan menjalani masa pensiunnya dengan tenang namun salah satu cucunya membuat masalah dengan salah satu anggota keluarga kekaisaran.


Dan lagi, dia tahu siapa yang dimaksud ini. Pangeran yang menggunakan topeng setiap saat hanya satu orang, tak banyak pangeran dalam Istana. Yaitu Pangeran Kekaisaran Xian Yi-Feng, anak emas Kaisar dan adik emas Pangeran Mahkota.


Dua orang ini lebih menyayangi Pangeran Kekaisaran Yi-Feng dari pada Putri tunggal di Istana, Xian Li-Fei.


Sebagai Komandan militer, dia tahu alasan mengapa Pangeran Kekaisaran Yi-Feng lebih disayang dan diperlakukan seperti Emas oleh semua anggota keluarga kekaisaran, pangeran ini dulunya bisa melihat hal-hal diluar nalar manusia.


Pria tua ini melihat dengan mata kepalanya sendiri, hak yang terjadi 18 tahun lalu di barak militer. Kedua Pangeran saat itu masih kecil, namun karena keistimewaan dari Pangeran Yi-Feng, dia bisa melihat Arwah mendiang Putri Mahkota Liu-Mei, Dewi Perang mereka.

__ADS_1


Kepala keluarga Gu tua sangat marah, dia bahkan hampir membunuh salah satu cucunya ini. Akan ada hal gila yang bisa mereka, keluarga Gu dapatkan dari Istana.


Meskipun Pangeran Kekaisaran Yi-Feng tidak menanggapi ketidak sopanan dari Gu Wanwan namun, berbeda dengan Dua pria berkuasa itu.


Kepala keluarga, Gu tua pergi ke Istana dan memohon maaf pada Yi-Feng dan Kaisar karena kecerobohan salah satu cucunya tersebut.


Ohh.. Jangan katakan lagi, Yi-Fang yang memang menaruh satu pengawal bayangan untuk melindungi adiknya, saat mendengar hal ini sangat marah. Dia akan bertindak, namun beruntung Yi-Feng menghentikan kakaknya.


Jika tidak, keluarga Gu bisa mendapatkan hal buruk.


Lio-Guan? ..Oh, jangan tanya lagi. Pria ini sangat marah, dia saja tak pernah meneriaki putra keduanya sejak mereka masih bayi, bagaimana bisa wanita rendahan ini berteriak dihadapan putra emasnya ini?


Gu Wanwan, dia merupakan salah satu cucu kesayangan karena merupakan anak cerdas, cantik dan anggun. Dia disayangi oleh nenek dan orang tua nya. Bahkan, dia sangat dimanjakan oleh keluarga mereka, membuat cucu perempuan lainnya menjadi iri karena semua perhatian didapatkan oleh Gu Wanwan.


Saat gadis itu membuat masalah, semua orang akan menutup matanya dan berpura-pura tak tahu.


Dan sekarang, terjadi hal yang tiba-tiba. Mereka berpura-pura bersimpati padanya, namun dalam hati, mereka sangat gembira. Status cucu kesayangan tidak lagi menjadi miliknya.. Siapa yang tidak senang karena nenek yang bias itu?


Mereka beruntung, Kakek mereka berada di tengah-tengah dan tak pernah berpihak pada siapapun. Kakek sangat adil pada anak-anak dan cucunya. Semua orang ia perlakukan sama, semua cucu sangat menyayangi kakek dari pada nenek yang bias ini.


Disisi Gu Shenxi sendiri, dia benar-benar sangat puas karena anak perempuan itu membuat masalah besar ini.


Namun, dia juga menjadi kesal. umurnya akan menginjak 16 tahun sebentar lagi, dia telah berlatih selama bertahun-tahun, menjaga tubuh dan kesehatan nya selama ini agar bisa masuk kedalam militer, dia ingin menjadi seorang ksatria wanita.


Pendaftaran akan dibuka musim gugur ini, setelah ulang tahunnya. Namun, dengan sepupu yang membuat masalah, bagaimana dia bisa masuk kedalam militer? ..Pihak Istana pasti akan memasukkan keluarga Gu kedalam daftar hitam, dia tak akan bisa lagi meraih cita-cita nya kalau begitu.


Dengan cepat, Gu Shenxi pergi ke Kakeknya. Dia mengatakan keinginannya untuk masuk kedalam militer dan menjadi ksatria wanita.


Kepala keluarga, Gu tua sangat senang mendengar jika salah satu cucu perempuan nya ingin menjadi ksatria wanita. Dia benar-benar mendukung keinginan ini


kekhawatiran Gu Shenxi juga dikhawatirkan oleh pria tua itu, namun dia akan menggunakan koneksi dan posisinya agar cucu perempuan ini bisa masuk kedalam militer.


Selama bertahun-tahun, tak ada anak perempuan dalam keluarga Gu nya yang masuk masuk kedalam militer, semua anak perempuannya pergi menikah dengan bangsawan lain atau keluarga kaya dari pada menderita di militer.

__ADS_1


Kali ini, di usianya yang sudah tua, ia benar-benar sangat gembira untuk satu cucu ini.


__ADS_2