Wanita Taruhan CEO

Wanita Taruhan CEO
S2 17


__ADS_3

Beberapa hari ini Mey terus saja kepikiran tentang Anzel. Ia terus berpikir kenapa Anzel tidak marah dengan model rambut nya yang seperti itu.. Justru Mey melihat Anzel baik baik saja, dan senang dengan model rambutnya saat ini.. Hingga membuat Mey kembali memikirkan alasan nya, kenapa Anzel betah dengan rambutnya tanpa ada protes sedikit pun..


Mey lalu meraih ponsel nya dan menghubungi orang kepercayaan nya di perusahaan Anzel, siapa lagi jika bukan Roy, si polos dengan mulut tanpa filter...


"Roy, kau di mana..???" Tanya Mey, saat sambungan terhubung dengan Roy..


"Di kantor nyonya, mau di mana lagi coba..?" Ucap Roy di seberang sana..


"Apa suamiku ada si situ sekarang..?" Tanya Mey lagi..


"Ada nyonya, tuan berada di ruangan nya.. Apa nyonya ingin berbicara pada tuan.?"


"Kenapa harus menelpon mu jika aku ingin berbicara pada suamiku.. Aku kan bisa menelpon nya sendiri." Ketus Mey. Membuat Roy membalas ucapan nyonya nya..


"Terus kenapa menelpon ku, jika ingin bicara dengan suami nyonya.?" Tanya Roy di seberang sana, membuat Mey memukul jidatnya sendiri..


"Roy, bisa tidak kalau kau ku telpon tidak usah banyak ngeyel,.."


"Bisa nyonya, tapi itu tergantung.."

__ADS_1


"Tergantung apa.?"


"Tergantung berapa tarifnya, hahahahahh." Ucap Roy sambil tertawa..


"Tertawalah sepuasmu Roy, karna sebentar lagi kau akan ku ratakan dengan tanah, jika kau terus saja mengejek ku seperti ini." Ancam Mey membuat Roy diam seketika, karna merasa takut. "Dengar kan aku baik baik Roy,. Kamu tahu tidak kenapa suamiku betah dengan model rambut seperti itu.? Terus kenapa kira kira dia tidak malu dengan tampilan rambutnya seperti itu.."


"Nyonya, mana ku tahu, kan nyonya istrinya, pasti nyonya tau semuanya, semua tentang suami nyonya.."


"Astaga, ya Allah, Roy.. Kenapa kau begitu bod*h, kenapa kau bisa menjadi asisten suamiku.. Yah sudah kalau gitu, aku ngomong sama kamu, kayamya ngak ada guna nya. Aku jadiin kamu mata mata, juga kaya nya ngak ada guna nya deh, tang ada aku hanya bangkrut saja,.." Kelu Mey, membuat Anzel tertawa..


"Hahahah, nyonya jangan marah dong. Hanya satu alasan tuan betah dengan model rambut seperti itu.. Alasan nya karna tuan mencintai nyonya,." Jelas Roy. Membuat Mey di seberang sana terdiam, dan dengan wajah yang sudah berubah menjadi kepiting rebus.. "Nyonya, apa yonya masih sadar..? Nyonya tidak pingsan kan..?" Tanya Roy, membuat Mey tersadar..


"Baiklah, makasih atas info nya Roy.." Ucap Mey, lalu memutuskan panggilan nya..


Anzel yang sedang berada di ruangan kerja nya, terus saja memikirkan ucapan dewa yang tempo hari.. Ucapan Dewa tentang rencana yang di usulkan untuk Anzel...


"Apakah ini akan berhasil.? Atau justru malah kebalikan nya.?" Batin Dewa sambil terus mencoret coret kerja yang ada di hadapan nya..


"Mey, aku tidak tahu bagaimana perasaan mu padaku, tapi aku menyukaimu.. Aku menyukai mu lebih dari rasa sahabat. Hanya saja aku takut kau tidak memiliki rasa, seperti rasa yang aku punya padamu.. Andai dulu kita bukan sahabat, mungkin dari dulu, sudah ku ungkapkan semua perasaan ku padamu, rasa suka ku, rasa kagum ku, rasa sayang ku padamu.. Andai...." Tulis Anzel pada sebuah kertas yang ada di hadapan nya..

__ADS_1


"Andai rasa ini bisa di ungkap sedari dulu, mungkin kita tidak akan seperti ini."


"Andai aku punya keberanian pada saat itu, mungkin kita tidak akan seperti ini."


"Dan andai saja waktu bisa di putar kembali, Aku ingin kau bisa mengetahui perasaan ku yang sudah lama ku pendam sejak dulu.."


Dan andai autor khilaf kali ini, mungkin reader akan senang😅😅😅..


Yuk dukung karya ku, dengan cara like, comen dan Vote yah kesayangan" autor..


Dan jangan lupa kasi gift mawar ke karyaku, biar autor semakin semangat untuk UP lagi.. Sempat saja autor bisa khilaf sampe 3 eps🤭🤭🤭.


Salam sayang untuk kalian semua 🥰🥰🥰


Jangan lupa mampir ke karya/ novel baru ku..


..."MENIKAHI PRIA KEJAM"...


Siapkan mental dan siapkan tisu, jika ingin membaca novel ku. "MENIKAHI PRIA KEJAM".

__ADS_1


Yang punya riwayat jantung jgn coba" baca.😅😅😅


Canda kok🤭🤭🤭✌✌✌✌


__ADS_2