Wanita Taruhan CEO

Wanita Taruhan CEO
31


__ADS_3

Dewa memutuskan untuk membiarkan Aurel tetap menyediri, memberikan Aurel waktu untuk menenangkan dirinya.. Tapi meski begitu, Dewa masih tetap terus memantau Aurel,, bahkan dua hari ini Dewa tertidur di depan pintu kamar kamar Aurel,, sejujurnya saat ini ada perasat takut dalam diri Dewa,, Dewa takut jika Aurel dan Dewa junior mininggalkan nya..


Pagi hari,sebelum Aurel membuka pintu kamar nya, dengan cepat Dewa bangun dan pindah ke kamar tamu, ia tak mau jika Aurel mengetahuinya tertidur di balik pintu..


Ceklek..."Aurel membuka pintu kamar tamu, di mana Dewa tengah tertidur,,"


Aku tahu ku tidak tidur.. Jadi bangunlah dan jelaskan semuanya kepadaku..???"Ucap Aurel,, lalu duduk di tempat tidur.."


Dewa yang mendengar ucapan Aurel pun langsung segerah bangun dan duduk tepat di samping Aurel.."Sayang, maafkan aku.."Ucap Dewa lalu menggenggam tangan Aurel.."


Maaf,, aku salah, aku akui itu sayang,.. Kala itu, waktu kita kuliah aku sangat jatuh cinta padamu, dan waktu ku nyatakan perasaaan ku kau malah menolak ku.. Itu membuat ku sakit hati, karna penolakan mu,, semua wanita di kampus memburu dan mengidolahkan ku,, tapi kau yang kucintai tega menolak cinta ku.. Dan saat itu aku membuat taruhan siapa pun yang bisa mendapatkan mu akan ku beri imbalan.. Dengan syarat harus membuat mu sakit hati, seperti yang kurasakan dulu..


Dasar kenapa otak mu sampai berpikir bodoh seperti itu...???"Tanya Aurel,." Kalau kau mencintai seseorang, maka kejarlah cinta nya, jangan justru membuat taruhan bodoh seperti ini..


Maaf, dulu aku memang sangat bodoh.. Sayang mau kah kau memaafkan ku...???

__ADS_1


Apa kau mencintai ku.."""Tanya Aurel, tanpa menjawab permintaan Dewa."


Ya, aku sangat mencintai mu sayang.."Ucap dewa".


Jika aku tidak memaafkan mu.., Maka apa yang akan kau lakukan...???? Apa kau ingin mengajak orang lain taruhan lagi untuk membuat luka baru untuku..


Tidak, tidak.."Ucap Dewa sambil menggelengkan kepalanya.."


Lalu...????


Kau sangat pintar menjawab, tapi kenapa dulu kau tidak memperjuangakn cinta mu, jika kau mencintai ku dulu...


Itu karan emosi sudah menutupi pikiran dan hatiku.. Tapi percayalah, tidak ada emosi lagi di sini.."Ucap Dewa lalu meletakkan tangan Aurel di dadanya.".. Percayala sayang, di sini hanya ada cinta,cinta dan cinta...


Kau bodoh Dewa.."Ucap Aurel lalu mencubit perut Dewa".. Mulai malam ini jangan tidur di depan pintu lagi, tapi tidurlah di kamar kita.."Ucap Aurel lalu berjalan sambil tersenyum.".. Karna sejujurnya Aurel tahu selama dua hari ini Dewa tertidur di depan pintu kamarnya..

__ADS_1


Sayang kau memaafkan ku.."Ucap Dewa,"


Mandilah, aku akan berada di bawah menunggu mu untuk sarapan.."Lalu Aurel, berjalan keluar dari kamar tamu.",


"Aurel kau memang sangat baik, aku menyesal telah membuat mu dulu merasakan penderitaan.. Aku janji akan membuat mu terus bahagia berada di sisi ku.."Batin Dewa.'


...๐Ÿ‚๐Ÿ‚๐Ÿ‚...


Sepertinya masalah mu dan Aurel beres.."Ucap Mommy Ji,, karna saat ini Dewa telah mengantar Aurel ke rumah Mommy nya.."


Ya Mom.. Aurel, wanita yang sangat baik, dia bahkan tidak berbicara macam macam.. Dia begitu dewasa Mom.."Ucap Dewa,"


Maka jaga lah istrimu dengan baik.. Dan sayangi dia, jangan membuat nya kecewa dan sakit hati,.. Karna jika perempuan merasa sakit hati, ia akan pergi ,, dan satu lagi jangan sekali kali berkata kasar atau ringan tangan kepada istrimu..


"Baik Mom,, Dewa janji tidak akan seperti itu, karna Dewa sangat mencintai istri Dewa.."

__ADS_1


Mommy berharap tidak ada lagi masalah di dalam pernikahan kalian.."Ucap Mom Ji tulus,."


__ADS_2