Wanita Taruhan CEO

Wanita Taruhan CEO
32


__ADS_3

Hari ini Dewa memutuskan untuk mengantar Aurel memeriksakan kandungan nya.. Dewa sengaja tidak bekerja hari ini, karna ia ingin fokus menemani sang istri tercinta untuk kontrol bulanan,, saat mobil yang Dewa kendarai telah sampai ke parkiran rumah sakit, dengan cepat Dewa turun dan berjalan memutari mobil dan membuka kan pintu mobil untuk istrinya..


Ayo sayang sini biar ku bantu...'Ucap Dewa menuntun istrinya turun dari mobil."


"Terima kasih sayang".. Ucap Aurel, sambil tersenyum manis ke Dewa,..


Dewa berjalan sambil mengandeng mesrah tangan istrinya, berjalan menyusuri lorong rumah sakit menuju tempat poli kandungan,, saat sudah sampai, Dewa tak perlu lagi mengantri karna sebelum nya Az sekretarisnya sudah mengurus semua nya..


Selamat datang tuan dan nyonya.."Ucap salah seorang perawat yang berada di dalam ruangan.".. Sini nyona biar saya bantu..


Tidak menunggu waktu lama lagi, kini Aurel tengah berbaring di atas tempat tidur di bantu oleh suster, dan Dewa masih setia berdiri tepat di samping sang istri.. Dokter sudah melakukan periksaan secara menyeluruh kepada Aurel,..


"Bagaimana keadaan bayi saya dok...????".. Tanya Dewa penuh0 antusias,.


"Keadaa bayi anda sangat sehat, begitu pun dengan ibunya.. Dan untuk jenis kelamin bayi anda adalah laki laki.." Jelas dokter,,..


Kau dengar sayang,, Dewa junior kita boy,, Terima kasih sayang, terima kasih.."Ucap Dewa sambil menciumi seluruh wajah Aurel, tanpa memedulikan lagi seisi ruangan..


Dokter dan suster hanya tersenyum melihat sepasang suami istri yang sangat bahagia ini..

__ADS_1


Sayang, sudah hentikan malu di lihat dokter dan yang lain nya.."Bisik Aurel di telinga Dewa,"


Hhhhmmm maaf dok,, saya sangat merasa bahagia, sampai melupakan tempat.."Ucap Dewa malu."


"Tidak apa apa tuan,.. Itu sudah biasa terjadi, dan saya sudah terbiasa melihat hal seperti ini.. "


...๐Ÿ€๐Ÿ€๐Ÿ€...


Di dalam perjalanan tak henti hentinya Dewa menggenggam jemari Aurel, sekali sekali Dewa mencium nya, dan terus saja berucap, "terima kasih",.. Sampai membuat Aurel menggelengkan kepala nya melihat tingkah sang suami..


Sayang sampai kapan kau akan berucap terima kasih..????"Tanya Aurel,, yang kini sudah mulai merasa risih mendengar sepenjang perjalanan."


"Sayang, sungguh aku sudah bosan mendegar nya, jadi kumohon berhentilah,, dan mungkin Dewa junior juga sudah bosan mendengar nya.."


Dewa hanya tersenyum mendengar ucapan Aurel, yang menyuruh nya untuk berhenti karna merasa bosan mendengar ucapan Dewa,,.. "Sayang, kita ke rumah Mommy yah,, di sana ada Yoona dan juga Al."


Al,, siapa Al...?????"Tanya Aurel,."


"Ouh yah aku lupa cerita, anak yang kujaga di rumah sakit waktu itu.. Yoona mengambilnya dan mengadopsinya,,.."

__ADS_1


"Luar bisa Yoona, aku tidak menduga dia bisa berpikiran sangat dewasa.."


Setengah jam kemudian mobil Dewa telah sampai di halaman rumah Mom dan Dad nya.. Tanpa pikir panjang lagi, Dewa mengenggam tangan Aurel masuk ke dalam rumah.. Semua keluarga sudah berkumpul di ruang tamu, karna memang baru saja Yoona dan Al tiba,.


Sayang..."Ucap Mom Ji, mengahmpiri Aurel..",Bagaimana kabar Dewa junior,...????


Baik Mom, alhamdulillah.."Ucap Aurel, lalu mencium punggung tangan Mom Ji, dan berjalan menuju Dad Ezra, lalu mencium punggu tanggan Dad Ezra,."


Kak Aurel,,.."Panggil Yoona,."


Ada apa Yoon..???


Kak, hhhhmmm perkenal kan ini Al,, Marshall Adam dia anak ku.."Ucap Yoona memperkenal kan Al,."


Halo sayang,," Ucap Yoona, sambil memeluk Al,,."


Hay tante.." Sapa Al,."


"Nanti jika anak tante lahir tidak bakalan kesepian lagi, karna sekarang sudah ada Al yang akan menemaninya main.." Ucap Aurel,.

__ADS_1


"Ya tante.."


__ADS_2