
"Halo kak...."Ucap Yoona saat telpon nya telah terhubung dengan Dewa..
"Yaa, halo ada apa Yoon..??"
"Kak boleh kah aku, meminjam pundak mu untuk bersandar sebentar saja..??? Aku lelah kak, aku butuh tempat bersandar,. Tapi aku takut bersandar di pundak Daddy..."
"Kamu tunggu kakak, Sore ini juga aku akan berangkat ke sana.."
"Makasih kak.. Tapi ku mohon jangan memberi tahu Mommy dan Daddy, rahasiakan ini dari mereka.."
"Baiklah Yoon, rahasia mu aman bersama kakak." Ucap Dewa lalu memutuskan panggilanya..
"Az,." Panggil Dewa.
"Ya tuan., Ada yang bisa saya bantu..??"Ucap Az,
"Aku ingin ke Australi menjenguk Yoona,.. Pesan kan tiket sekarang juga, dan ingat Az, laporkan apa pun yang Aurel lakukan selama berada di kota ini.."
"Baik tuan.."
..........
__ADS_1
"Kau yakin sayang akan menjodohkan Dewa dengan anak nya sih Bimo.?" Tanya Ezra ke istrinya.
"Ya tidak lah sayang, cukup hanya kita berdua saja yang menjadi korban perjodohan.."
"Tapi kenapa kau selalu berkata seperti itu saat berada di hadapan Dewa.."
"Karna hanya itu cara satu satunya, agar Dewa segerah menikah.. Kau tahu sendiri kan, sifatnya Dewa sangat dingin.. Dan dengan ancaman ini pasti Dewa akan segerah menikah.."
"Terserah pada mu sayang.. Aku akan selalu mengikuti kemauan mu.."
...........
"Aurel, jangan hanya diam dan melamun saja... Jangan hanya memikirkan Fahmi si brengsek itu.. Ayolah nikmati liburan kita.." Ucap Mey.
"Hahahahahhah. Inilah mengapa gue milih liburan di sini. Karna sangat berbeda dengan tempat tempat yang lain. Bagaimana lo suka...?? Atau lo takut...??? " Ucap Mey,.
"Gue suka di tempat ini.. Karna mampu buat gue lupa dengan si brengsek itu.." Ucap Aurel..
"Mantap, lo akhrinya bisa bilang dia brengsek... Come on Aurel, gue yakin si Fahmi bakalan nyesel lepasin lo... Dan gue yakin lo pasti bakalan dapat pria yang baik yang pantas untuk lo.. Dan mau nerima kekurangan lo.."
"Semangat semangat Rel,.. Ingat janda semakin di depan.." Ucap Mey penuh semangat.
__ADS_1
"Hahahaah Mey, lo bisa aja.. Yang ada itu Yamaha semakin di depan bukan janda.." Ucap Aurel..
"Iya, tapi lo beda.. Lo janda yang rasa gadis.. Bukan gadis rasa janda.."
...πππ...
Setelah melalukan perjalanan yang lumayan melelahkan dan memakan waktu.. Akhirnya Dewa telah sampai di Australia, tepat nya sekarang berada di basement apartemen Yoona... Dengan langkah langkah cepat Dewa berjalan memasuki lift menuju kamar apertemen Yoona adik nya..
"Ceklek.."
Dewa membuka pintu apartemen Yoona,.. Di lihat nya Yoona yang tengah terduduk di sofa sambil tertidur... Dewa menghampiri Yoona, lalu menggendong nya menuju ke kamar,.. Di letakkan nya Yoona dengan lembut di tempat tidur.. Dan dengan hati hati kemudian Dewa menyelimuti adiknya..
Namun saat kaki Dewa hendak melangkah keluar dari kamar Yoona, tiba tiba Yoona terbangun dan memanggilnya...
"Kak Dewa.. Kak Dewa sudah tiba..???. Kak Dewa, hiks...hiks...hikssss,." tangis Yoona tak tertahan kan lagi.
" Yoona kau kenapa.? Apa yang terjadi.?" Ucap Dewa lalu memeluk tubuh adik nya...
" Kak,.. Yoona menyerah... Yoona tak sanggup lagi kak..." Ucap Yoona yang masih dengan isak tangis nya...
**Okey, sampai di sini dulu yah.. Besok di lanjut lagi...ππ Jangan lupa like dan commen yah..
__ADS_1
Sudah ada bayangan kan tentang kisah Yoona..π€π€.. Tapi sorry Yoona ngak akan autor bahas di sini.. Tapi di lanjut di novel Daddy dan Mommy nya..
Jadi tetap stay yah' .. πππ**