
"Mommy malam ini Junior ingin tidur bersama uncle yah mom.. Kan besok kita udah pulang,." Ucap Junior saat mereka bertiga sedang makan malam bersama.
"Sayang.."
"Mom, ayolah sekali ini saja.. Ini pengalaman pertama Junior tidur bersama uncle.." Bujuk nya.
"Baiklah, tapi ingat jangan larut malam tidurnya dan harus gosok gigi terlebih dahulu sebelum tidur.."
"Baik mom, makasih." Junior sangat senang karna mommy nya memberikan izin untuknya agar bisa tidur berasama dengan Daddy nya.. Dan ini adalah pengalaman yang sangat di nantikan oleh Junior maupun Dewa..
ππππ
"Ibu, kapan Aurel pulang.?" Tanya Mey,.
"Mungkin besok.. Karan mommy nya Dewa yang bilang kalau mereka hanya tiga hari saja.."
"Kenapa ibu mengizinkan Junior ikut bersama mereka.?"
"Biar Junior tahu siapa ayahnya sebenarnya.. Kau tahu kan selama ini Junior selalu saja bertanya, tentang ayahnya.."
"Apa ibu sudah memaafkan Dewa.? Atau apakah ibu sudah memberi izin untuk Aurel kembali ke Dewa lagi.?"
"Untuk Dewa, jujur ibu belum bisa memaafkan nya untuk saat ini.. Dan untuk Aurel, biarlah dia yang memilih jalan terbaik untuk dirinya. Karna dia lah yang menjalaninya bukan ibu."
"Itu artinya ibu setuju jika Aurel kembali bersama Dewa.?"
__ADS_1
"Jika itu pilihan Aurel, mau tak mau ibu harus ikut setuju saja.. Mengingat memang Aurel masih sangat mencintai Dewa. Dan terlebih lagi ada Junior di tengah tengah mereka.."
"Ibu betul.. Hanya saja........
"Hanya saja apa.? Stop bertanya. Sekarang giliran ibu yang bertanya, bagaimana hubungan mu dengan Anzel.?"
"Itu, anu bu.!" Jawab Mey terbata..
"Itu, anu apa.? Coba jelaskan.?"
"Itu bu.. Ibu ku sudah memberika restu kepada Anzel.."
"Yah bagus dong kalau begitu."
"Bu, apa Anzel betul betul serius dengan ucapan nya.. Terlebih lagi tidak ada cinta antara kami berdua bu.. Dan situasi ini membuat ku sangat canggung saat berhadapan dengan Anzel bu.."
"Tapi bu. Jujur aku belum siap merubah statusku yang sahabat nya menjadi istrinya.."
"Siap atau pun tidak. Kau harus tetap siap. Kau tahu Anzel kan jika ia sudah berucap, ia tidak ingin sekali di bantah."
ππππ
"Uncle, kau sudah janji padaku kan. Ingat jangan membuat mommy bersedih lagi.?" Ucap Junior saat berbaring di samping Daddy nya..
"Ya, Daddy janji.. Ouh ya, kenapa masih memanggil uncle.? Bukan nya jagoan sudah tahu kalau aku ini Daddy mu."
__ADS_1
Junior hanya tersenyum.
"Kenapa tersenyum.? Ada yang lucu.?"
"Maaf uncle, hanya saja Junior belum terbisa menyebut Daddy.." Ucap Junior sambil menundukkan kepalanya..
"Hey, jagoan jangan bersedih.. Daddy tidak memaksamu. Daddy siap menunggu sampai kau siap dan terbiasa memanggilku Daddy.." Jelas Dewa sambil memeluk Juniornya..
"Jagoan, kira kira apa yang Mommy lakukan saat ini.? Apa mommy sudah tidur.?"
"Sepertinya mommy belum tidur uncle.."
"Kenapa bisa seperti itu.?"
"Setiap malam mommy sangat susah tidur. Karna selalu saja menangis uncle.. Entah apa yang membuat Mommy sangat bersedih seperti itu."
"Maaf.. Ini semua salah Daddy.. Mulai saat ini Daddy janji akan membahagiakan mu dan mommy. Kalian dua orang yang sangat berarti di hidup Daddy.. Terima kasih syg karn sudah setia menemani mommy di masa terpuruknya krn ah Daddy.."
ππππ
"Apa yang harus ku lakukan padanya.? Haruskah aku memaafkan nya dan melupakan masalah ini.? Tapi bagaimana dengan diriku.? Masih sanggupkan diriku menjadi istrinya yang dulu lagi.?" Batin Aurel..
...**Jika suatu saat nanti, pasangan mu membuat kesalahan....
...Kamu pasti akan marah atau mungkin kecewa, tapi ketahuilah bahwa** kamu hanya membenci kesalahan nya bukan dirinya....
__ADS_1
...Jangan sampai, kamu keliru akan hal itu dan pada akhinya yang terjadi kamu malah kehilangannya....