
Kini Aurel telah di tangani di ruang bersalin,, Mey yang sudah sangat khawatir langsung menghubungi Anzel sahabat baiknya..
_Zel, lo dimana...???? Hikssss hiksss hikkksssss.. "Ucap Mey, saat panggilan nya terhubung.."
_"Mey, lo kenapa...??? Kenapa lo nangis..
_Zel,.. Aurel, Zel.. Aurel sekarang lagi di rumah sakit dia sekarat, lo bisa ke sini kan sekarang... Hiksss hikssss...
_Lo tenang dulu, sekarang Aurel di rumah sakit mana...??????"Tanya Anzel yang juga mulai panik mendengar tangisan Mey,."
_Gue di RSU Bunda.. Cepat Zel, lo ke sini, gue takut..
_Oke sekarang juga gue kesana..
Selang beberapa saat Anzel kini telah tiba di rumah sakit,, dan langsung menuju ke tempat Aurel di tangani,.. Anzel yang melihat Mey, menangis langsung menghampirinya dan memeluk Mey,.."Sudah jangan menangis lagi.."
Anzel, gue takut.. Gue takut Aurel kenapa napa... "Ucap Mey, yang sedang berada di pelukan Anzel."
Pintu ruangan terbuka, dokter keluar dan langsung berbicara mengenai kondisi Aurel,..
"Anda suami nya pasien...???"
Hhhmmm ia dok saya.. "Jawab Anzel spontan"
Istri anda harus segerah di operasi secar,, karna jika tidak maka nyawa ibu dan bayi nya akan sulit bertahan...
Dok, apa jika operasi nyawa bayi saya masih bisa di selamatkan...???"Tanya Anzel,."
__ADS_1
Kita berdoa saja,, karna kondisi janin dalam kandungan istri bapak sudah melemah, begitupun dengan ibunya, saya harap bapak segerah menandatagani berkas persetujuan operasinya..
Dok, lakukan apa pun untuk menyelamatkan mereka berdua,, berapa pun biayanya akan saya bayar dong.. Tolong selamat kan mereka.."Ucap Anzel, dengan raut wajah yang bersedih"
Kami akan melakukan yang terbaik dan selebihnya kita serehkan kepada yang di atas,,
...๐๐๐...
Mey, ceritakan semua nya padaku, apa yang terjadi dengan Aurel,...??? Kenapa Aurel bisa seperti itu...??? Dan di mana Dewa....?????"Ucap Anzel, yang kini suaranya mulai naik satu oktaf.
Hikssssss, Hikssssss... hiksssssss... "Mey, hanya bisa menangis,,, ini salah gue, ini salah gue..
Mey, jangan menangis, maaf karna aku teriak di depan mu.. Tolong ceritakan apa yang terjadi dengan Aurel...????
Tadi aku dan Aurel tengah berbelanja di Mall dan terus itu ayah Aurel tiba tiba muncul di hadapan kami dan meminta uang dengan jumlah yang banyak,,, lo tau kan Aurel sangat baik, jadi dia memberikan uang itu,.. Terus pada saat aku antar Aurel pulang, tas Aurel ketinggalan di mobil ku.. Jadi aku balik, pas sampai di rumah Aurel, aku lihat Aurel tengah pingsan dan banyak darah di selah kakinya, dan badan Aurel penuh dengan luka merah bekas pukulan... Hiksssss,, ini salah aku Zel,...
Mey, apa ibu tahu kondosi Aurel...?????
Mey menggelengkan kepalanya,.. Baru kamu yang aku telpon, aku takut menelpon ibu,,
Baiklah tunggu di sini jangan kemana mana dan jangan menelpon siapa pun,, ada urusan yang harus ku selesaikan..."Ucap Anzel lau berjalan meninggalkan Mey,.
Anzel memacu mobilnya dengan kecepatan yang sangat cepat, berharap agar segerah tiba di rumah Dewa dan memberikan Dewa pelajaran,.. Kurang dari dua puluh menit mobil Anzel pun tiba tepat di halaman rumah Dewa..
Dewa...."Teriak Anzel memanggil nama Dewa.," Keluar kamu...Jangan menjadi pengecut seperti ini..
Dewa....."Teriak Anzel kembali".
__ADS_1
Kini semua para art keluar karna mendengar keributan yang berada di halaman rumah..
"Dewa... Jangan membuat ku marah seperti ini, jika kau tidak keluar maka jangan salah kan aku jika masuk ke dalam rumah mu..."
Namun Dewa tetap saja tidak bergemin dan tetap berada di dalam kamarnya berdiri di atas balkon sambil melihat Anzel yang sedang teriak di bawah sana..
Baiklah jika ini mau mu.."Lalu Anzel menerobos pintu dan masuk ke dalam rumah Dewa."
Bukkkkkk..
Prannnnkkkkkk....
Anzel memecahkam meja dan juga keramik yang berada di ruang tamu Dewa..
Panggil Dewa kemari sekarang juga, kalau tidak maka seisi rumah ini akan ku hancurkan.."Ucap Anzel, ke para art."
Salah satu Art berjalan menaiki anak tangga dan mengetuk pintu kamar Dewa,, tanpa menunggu lama Dewa pun membuka pintu dan berjalan menuruni anak tangga untuk bertemu dengan Anzel..
Dan Anzel yang melihat Dewa langsung berjalan ke arah Dewa dan...
Bukkkkk
Bukkkk..
Anzel memukul Dewa secara memba*bi buta begitupun dengan Dewa dia tidak tinggal diam, Dewa juga membalas pukulan Anzel,. dan terjadilah perkelahian antara ke dua pria tersebut..
"Accchhhhhhhh pengen banget deh punya sahabat kaya Anzel, tapi sayang seribu sayang yang kaya Anzel hanya ada di dunia novel๐ญ..
__ADS_1
Jangan lupa like, vote dan comen๐๐๐