
Seminggu berlalu, hari ini tepat hari pertunangan Mey dan Anzel.. Pertunangan yang di adakan di sebuah hotel mewah.. Di dalam kamar hotel sudah nampak Mey yang tengah duduk di depan meja rias. Berpenampilan sangat cantik, sehingga membuat Aurel yang baru saja datang, merasa terpukau dengan kecantikan sahabatnya..
"Mey, seriusan ini lo..?" Tanya Aurel yang duduk tepat di sampin Mey.
"Gue juga heran, ini gue apa bukan sih.?"
"Hahahah, kamu Mey ada aja. Yang jelas itu kamu lah.."
"Rel, ini kan cuman acara pertunangan kenapa harus berpakaian seperti ini sih, kaya udah mau nikah aja." Tanya Mey, yang memang nyatanya baju yang ia pakai saat ini adalah gaun putih yang sangat mewah..
"Loh tahu sendiri kan Anzel punya duit yang banyak dan dia pengen lo tampil cantik di hari ini."
"Ia tapi ngak gini juga kali.. Ini semua gara gara lo Rel, gue kasih kepercayaan untuk milih gaun, eh lo malah milihin gue gaun pengantin."
"Tapi kan cantik Mey.. Udah deh ngak usah banyak ngomong, tuh si Anzel udah nunggu loh di bawa."
"Hhhuuuufffff, baiklah.. Gengam tangan ku yah, awas jangan di lepas."
"Baik tuan putri." Ucap Aurel sambil terseyum penuh arti..
__ADS_1
Meletakkan tangan Mey, di lengan nya dan berjalan beriringan memasuki ruangan di mana tempat Mey dan Anzel akan menikah. Bukan untuk pertunangan.. Dan Mey tidak tahu akan hal itu.. Tapi semua keluarga dan Aurel sudah mengetahui ini dari Anzel. Ada alasan tersendiri mengapa Anzel langsung ingin menikah, tidak ingin bertunangan.
Dengan langkah yang gugup, Mey berjalan sambil menunduk, sesekali mata nya melirik kesana kemari. Dan betapa heran nya Mey saat melihat ruangan ini.. Ruangan yang begitu sangat indah di hiasi dengan bunga bunga di sekelililng nya. Dan begitu banyak tamu yang berdiri menatap dirinya, membuat Mey kembali merasa grogi.."Rel lo yakin ini ruangan untuk tempat gue tunangan.?" Bisik Mey..
"Ya ini memang tempat nya." Jawab nya sambil tersenyum, dan terus berjalan.
"Rel, tapi ini tuh seperti tempat acara untuk resepsi pernikahan, bukan acara perjodohan."
"Ia memang ini untuk acara pernikahan." Jawab Aurel cuek.
"Tunggu Rel, maksud lo...?? Aurel jangan bilang jika ini......
"Anzel gue titip Mey yah." Ucap nya sambil meninggalkan Mey yang mematung di depan penghulu..
Mey mengerjap ngerjap matanya.. Merasa heran dengan semua ini.. "Tunggu jika ini bukan pertunangan, itu artinya hari ini aku akan menikah.." Gumam Mey..
"Ahhhhcchhhhh." Teriak Mey. Sampai semua mata tertuju padanya..
"Sayang.. "Panggil ibu Mey,. "Ayo jangan melamun, sini ibu bantu." Ibu menuntun Mey agar duduk di samping Anzel..
__ADS_1
"Anzel lo apa apaan sih..?" Bisik Mey pada saat duduk di samping Anzel.
Namun Anzel hanya tersenyum mendengar ocehan sahabat nya.
"Anzel lo ngak gila kan..." Tanya nya lagi.
"Pak bisa kita mulai acaranya..Karan calon istri saya sudah tidak sabar." Ucap Anzel pada penghulu.
"Anzel.." Geram Mey, sambil mencubit paha Anzel..
Anzel hanya dia sambil tersenyum mendapat serangan kepiting capit di paha nya.. Dan itu kembali membuat Mey semakin emosi..
"Baik karana ke dua mempelai sudah ada di antara kita maka ijab kabul akan segerah di lakukan." Ucap pak penghulu.."
Semoga syuka🥰🥰.. Jgn lupa like dan comen yah..
Pengumuman pemenang bulan depan tgl 14. Jadi tetap stay.🤗🤗
Salam syg untuk kalian semua.🥰🥰
__ADS_1
Yang mau kenal lebih dekat dengan otor khilaf ketuk pintu GC yah, di profil otor.🥰🥰