
Tak henti hentinya Mey mengeluarkan suara merdua nya, dan entah sudah berapa kali Mey mencapai puncak kenikmatan nya, Berbeda dengan Anzel, ia masih on dan belum mencapai klimaksnya..
Sudah lebih sejam mereka bermain dengan berbagai macam gaya,. Tak membuat kedua nya kewalahan.. Mereka sama sama menikmati proses demi proses.. Apalagi dengan suara Mey, yang merdu membaut Anzel bertahan lama lama dengan permainan nya. Begitu juga dengan Mey, ia sangat menikmati mendengar suara merdu yang sesekali Anzel keluarkan..
"Accchkkkk,." Ucap Mey sekali lagi,. Sehingga membuat Anzel yang berada di atas tubuh nya terus saja memaju pinggul nya,..
"Aahhhkkkkk." Teriak Anzle, membuat Mey semakin bersemangat untuk bersuara kembali..
"Acchhhkkkk, aku suka suaramu Zel." Ucap Mey dengan suara menggoda..
"Sayang, sebentar lagi. Bersiaplah.."
Anzel memaju mundur kan pinggulnya dengan ritme yang cepat,.. "Akhhccchhh." Teriak Mey dan Anzel secara bersamaan saat kedua nya telah mencapai puncak kenikmataan secara bersamaan..
Anzel langsung merebahkan tubuh nya teat di atas tubuh Mey, dengan posisi miliknya yang masih berada di dalam goa.. Mey merasakan sesuatu yang berbeda, untuk pertama kalinya. Mey merasa ada yang mengalir di dalam sana, di dalam miliknya..
"Zel, bangun.." Ucap Mey,
"Hhmmm."
"Aku ingin ke kamar mandi membersihkan ini. Ini begitu lengket." Ucap Mey dengan polosnya..
"Sayang, tunggu sebentar lagi. Biar kan sesuatu yang lengket itu masuk ke dalam milikmu, agar adik Junior segerah jadi dan berkembang di dalam sana."
"Baiklah."
__ADS_1
🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃
"Selamat pagi sayang.." Sapa Anzel pada Mey, yang baru saja membuka matanya secara perlahan.
"Zel.. Kau sudah rapi.?"Tanya Mey, lalu bangun dari tidurnya.. "Astaga jam brpa ini.?" Tanya Mey dengan paniknya.
"Jam 8.. Tidurlah kembali, aku tahu kau pasti sangat capek."
"Tidak, aku tidak capek. Sudah tugas ku untuk mengurus segala keperluanmu." Ucap Mey, lalu mencoba bangun dan melangkah dari temoat tidur.. "Auuhhhh." Ringis Mey menahan sakit,.
"Kenapa.?" Tanya Anzel panik lalu mendekat ke arah Mey..
"Sakit. Perih." Jawab Mey..
"Astaga maaf,. Ini karna perbuatan ku semalam."
Sesampai nya di kamar mandi, Anzel menurunkan Mey, dan mengisi bath up dengan air.. Lalu menngendong kembali tubuh Mey dan meletakkan Mey ke dalam bath up..
Satu persatu baju yang Mey kenakan, telah di buka oleh Anzel.. Anzel yang melihat tubuh Mey sudah polos tanpa sehelai benang pun di tubuh Mey, membuat Anzel kembali on. Namun Anzel menahan itu semua.. Mey yang mengerti betul yang ada di pikiran sang suami langsung ikut bersuara..
"Kata Aurel, awalnya memang sakit, tapi lama kelamaan sakit nya hilang dan berganti dengan kenikmatan." Ucap Mey
"Maksudnya.?" Tanya Anzel belum paham.
"Hhhmm, itu Zel.. Jika kau ingin melakukan yang seperti semalam, aku siap.."
__ADS_1
Anzel yang mendapatkan lampu hijau, langsung mengambil kesempatan membuka semua pakaian nya satu persatu sehingga kini tubuh Anzel polos seperti bayi yang baru lahir..
"Kau siap.."Bisik Anzel tepat di belakang telinga Mey, membuat Mey merinding kenikmatan..
Kini Anzel sudah tepat berada di belakang tubuh Mey, tangan Anzel kembali bermain main tepat di kedua gunung kembar milik Mey.. Meremas penuh dengan kenikmatan, sambil mengecuk punggung Mey,. Sehingga lagi lagi membuat Mey, merasa sensari berbeda, dan Mey pun kembali mengeliatkan suara suara indahnya..
Semoga kalian suka yah..🥰🥰
jgn lupa like dan komen semuanya kesayangan" Autor🥰
Tau ngak, autor ngakak baca komen kalian semua ttg jebol gawang🤣🤣🤣
dan paling buat autor ngakak. pas kalian kegantung semalam adengan itu itu nya😅😅😅
maafkan autor yah, yah, yah🤭🤭🤭
sambil menunggu UP yuk mampir dulu ke karya ku yang baru, di jamin asli seperti makan permen nano nano yang rasanya kaya gimana gitu..🤭🤭
..."MY HUSBAND IS MY BROTHER"...
Autor tunggu yah..😉
Dan mampir juga ke karyaku yg sudah tamat.
..."MENIKAHI PRIA KEJAM"...
__ADS_1
MAKASIH SEMUANYA😊😊