Wanita Taruhan CEO

Wanita Taruhan CEO
43


__ADS_3

Dewa tersadar dari tidur nya, karna merasa ada sesuatu yang menyentuh wajahnya. Secara perlahan Dewa mengerjapkan matanya, melihat ternyata bayi yang sudah bersama nya sedari tadi, tangan nya menyentuh pipi Dewa. Dengan sigap Dewa bangun dari tidurnya, dan berlarih kearah luar kamar mencari sang mommy..


"Mom." Teriak Dewa.


Tak butuh waktu lama Mom pun berjalan menghampiri Dewa.. "Ada apa sayang.?" Tanya mom kepada Dewa


"Mom, bayinya sudah bangun, dan aku tidak tahu harus berbuat apa."


Mom Ji hanya tersenyum melihat anak nya.." Ikut Mommy, mommy akan mengajarimu membuat susu formala untuk bayi."


Dewa masih setia berjalan di samping mommy nya.. Setelah sampai di kamar dengan sigap mom Ji membuat kan susu formula, dan Dewa pun melihat dengan seksama, tanpa melewatkan sedikit pun.. "Mom, bayi nya menangis". Ucap Dewa yang tidak tahu harus berbuat apa, melihat bayi yang menangis.


"Berikan kan susu ini kepadanya, dia pasti sudah sangat haus." Ucap mom menyerahkan sufor ke Dewa.


"Mom, bisa bantu aku untuk meletakkan nya di tangan ku,."

__ADS_1


"Tunggu sayang,."


Dengan sigap Dewa menimang bayinya dengan lembut sambil memberikan sufor ke pada bayi,. Lagi lagi hati Dewa tersentuh melihat anak yang kini ia timang,. Ada perasaan yang tidak biasa di dalam dirinya saat ini kala melihat bayi itu tengah meminum sufornya dengan sangat rakusnya.


"Mom, apa bayi memang seperti ini jika meminum susu.?" Tanya Dewa sambil terus saja memandang bayinya.


"Ya sayang, dulu kau juga seperti itu,."


Dewa tersenyum melihat bayi yang di hadapan nya saat ini sudah meminum susunya tak tersisa,. Mom Ji merasa bahagia kala melihat Dewa tersenyum, dan Ini pertama kalinya Dewa tersenyum.


🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀


Di negara lain,, di salah satu rumah sakit tempat Aurel di rawat. Mey yang masih setia berada di sisi Aurel hanya bisa terus berdoa untuk kesembuhan sahabatnya..


"Rel, sampai kapan lo seperti ini.? Lo tahu bayi lo saat ini sudah keluar dari rumah sakit, apa lo ngak mau lihat bayi lo.?" Ucap Mey,.

__ADS_1


Aurel masih tetap tidak merespon.


"Rel, bayi lo saat ini sedang di asuh oleh oma nya. Yah, mom nya Dewa meminta izin kepada Anzel, agar bisa merawat bayi lo sampai dia bisa dibawa kesini."


"Rel, apa lo ngak mau sadar, Apa lo ngak mau lihat bayi lo.? Apa lo ngak mau balas dendam sama Dewa, Aurel tolong bangun..!!!! Sampai kapan lo mau siksa diri lo sendiri. Lo harus bangun Rel, lo harus kasi pelajaran untuk Dewa." Ucap Mey, sambil menangis.


Aurel pun ikut meneteskan air matanya, hanya saja untuk saat ini Aurel belum bisa membuka matanya,. Aurel memang mendengar semua ucapan yang orang orang kata kan di sekitarnya. Namum sampai saat ini dia masih tetap setia dengan tidur panjangnya.


Mey yang melihat air mata Aurel terjatuh, langsung meyekanya dengan jemari jemari tangannya.. Setiap kali membahas tentang Dewa dan bayi nya pasti Aurel akan meneteskan air matanya dalam tidur panjang nya.


"Sampai kapan lo hanya bisa menangis seperti ini Rel. Harus nya lo bangun, dan kasi pelajaran ke Dewa. Biar Dewa sadar akan perbuatan nya dulu."


"Sesuai janji Autor Up setiap harinya, dan karna Autor lagi khilaf jadi Up 2eps."


Jadi berdoa lah semoga autor tetap terus khilaf.😅😅

__ADS_1


jangan lupa like comen dan vote yah 🥰🥰😘😘😘


__ADS_2