
Dan benar saja, Dewa menepati janji nya ia segerah berangkat menuju rumah nya, rumah di mana istrinya saat ini sedang menunggu diri nya.. Saat Dewa telah sampai diparkiran, Dewa menghembuskan nafasnya.. Huuuuffffff "Dewa kau pasti bisa". Batin Dewa.
Melangkah mencoba memasuki rumah nya.. Berjalan mencari keberadaan Aurel,. Sedangkan Aurel sedari tadi menunggu Dewa di ruang keluarga sambil menonton..
"Sudah datang..?" Tanya Aurel sambil tersenyum, saat melihat Dewa berjalan ke arah nya
Dewa juga ikut tersenyum melihat Aurel.. "Dia bahkan terseyum sangat bahagia, ketika sudah mendapat pesan dariku." Batin Dewa..
"Ayo kita makan.. " Ajak Aurel yang berjalan mendahului Dewa..
Di meja makan hanya ada keheningan yang melanda.. Aurel sibuk menyajikan makanan ke piring Dewa. Dan Dewa yang mendapatkan perhatian seperti itu, hanya bisa tersenyum.. "Apakah ini pelayanan perpisahan.?" Tanya Dewa.
Namun Aurel hanya tersenyum menanggapi ucapan Dewa.. "Ayo di makan.."
Beberapa saat setelah selesai makan,. Aurel membereskan piring piring kotornya, dan langsung mencucinya.. Dewa langsung, menghampiri Aurel dan memeluk nya dari arah belakang. Melingkarkan tangan nya di pinggang sang istri.. Membenamkan wajah nya di pundak Aurel, mencium aroma tubuh Aurel yang mungkin akan ia rindukan selama hidupnya setelah berpisah nanti..
"Maafkan aku..Tolong isikan aku untuk memelukmu sebentar saja. Sebelum kita berpisah." Lirih Dewa..
__ADS_1
Aurel terus saja mematung tidak meneruskan lagi pekerjaan nya..
"Maaf,."Lirih Dewa kembali.. "Maaf karna telah menahanmu dalam hidupku, maaf karna selama ini aku terlalu egois,. Aku mencintai mu, dan aku ingin kau hidup dengan bahagia. Dan aku tahu kebahagian mu tidak ada padaku. Jadi hari ini aku ihklas melepasmu Aurel."
Aurel melepas pelukan Dewa dan berbalik berhadapan dengan Dewa. Menghapus air mata di pipi Dewa dengan lembut..
"Apa kau yakin dengan keputusan mu.?" Tanya Aurel, dan Dewa hanya terdiam.
"Apa kau yakin aku bahagia jika kau melepasku..?"
Hikksssssssssssss.. Tangis yang Aurel tahan sedari tadi langsung pecah seketika..
"Bodoh, kau pikir aku akan bahagia tanpa dirimu, haaa....?? Kau bilang ingin berjuan, terus kenapa kau dengan muda mengalah seperti ini? Aku pikir kau mencintai ku, tapi kenapa kau melepasku..? Ucap Aurel dengan isak tangis nya..
"Sayang maksud ku.......
"Aku ingin menua bersama mu Dewa. Aku ingin membesarkan Junior bersama mu. Aku ingin kau selalu berada di sampingku kala aku bangun dari tidur pagiku.. Dan kebahagian ku ada padamu dan Junior kita.. Tidak dengan orang lain di luar sana, tidak dengan siapa pun. Hanya kau dan Junior sumber kebahagian ku.." Jelas Aurel.
__ADS_1
"Sayang.." Ucap Dewa lalu memeluk tubuh Aurel dengan penuh cinta, mendekap kepala Aurel di dadanya.. Aurel terus saja menangis,.
"Tolong, jangan tinggalkan aku dan Junior. Aku tidak tahu harus seperti apa tanpa dirimu.." Ucap Aurel..
"Sayang maafkan aku.. Maaf karna telah membuat mu menangis,. Aku janji tidak akan meninggalkan mu dan Junior.. Aku janji sayang.."
"Janji.."
"Ya aku janji.. Dan terima kasih telah memaafkan ku dan ingin hidup menua bersama ku.."
"Aku mencintai mu Dewa, sangat mencintai mu. Maaf karna telah membuat mu menunggu lama.."
"Aku juga sama sayang, sangat mencintaimu.."
Selamat bermalam minggu syg" nya otor🥰
Salam sayang untuk kalian semua🥰🥰.
__ADS_1