
Dirumah aunty Yoona,. Junior sibuk bermain dengan kedua sepupunya, Al dan Jasmin..
"Junior kapan kau akan menjadi kaka seperti kak Al...??" Tanya Jasmin sih anak cerewet dan kemal (kepo maksimal).
"Sebentar lagi.." Ucap Junior santai..
"Kapan..?"
"Sebentar lagi.."
"Ia tapi kapan..?"
"Kenapa bertanya terus, kau kapan akan menjadi seorang kaka...?" Tanya Junior..
"Aku tidak butuh menjadi seorang kaka. Karna aku suka menjadi seorang adik, apalagi kaka ku sangat tampan." Ucap Jasmin yang membanggakan Al..
"Sudah cukup kalian berdebat.. Ayo ikut kaka ke meja makan. Mommy sudah menunggu.." Ajak Al.
Di meja makan. Tak henti hentinya Jasmin dan Junior saling beragumen, tentang banyak hal. Jasmin tidak ingin Junior mengalahkan sang kaka. Yang jelas jelas lebih tua dari usia Junior. Dan Junior pun tidak ingin di kalah berdebat dari Jasmin,.
"Jasmin, Junior lanjutkan makan kalian. Mommy tidak suka kalau kalian saling berdebat.." Ucap mom Yoona.
"Mom, pokoknya kaka Al harus mom belikan rumah yang sebesar rumahnya kaka Junior.."
"Astaga anak ini.. Kenapa kau sangat tidak suka jika ada yang mengalahkan kaka mu.."
"Pokoknya kaka Al harus yang menjadi no satu tidak boleh Junior." Ucapnya dengan wajah cemberut.
"Bicara dengan mu, sama hal nya bicara dengan diriku sendiri." Gumam Yoona yang masih dapat di dengar oleh Adam..
"Karna di fotocopy nya dirimu sayang." Ucap Adam..
Yoona hanya melirik suaminya sambil tersenyum.. "Ouh ya Junior, apa daddy sudah pulang dari luar kota..?"
"Sepertinya ia aunty."
"Baguslah.. Bagaimana kalau Junior tinggal di rumah aunty sampai minggu depan, yah....?"
__ADS_1
"No mommy, no...." Jawab Jasmin cepat.
"Jasmin, mommy tidak bertanya padamu., Jadi mau kan Junior tinggal di rumah aunty."
"Ya aunty, Junior mau.."
"Waahh Junior kamu sangat pengertian sayang.." Ucap Yoona sambil tersenyum, namum berbeda dengan Jasmin yang memasang wajah cemberut..
๐๐๐๐
"Heeeeyyy sayang sudah cukup, jangan menangis lagi.." Ucap Dewa sambil menyeka air mata istrinya..
"Hikkkkksssss... Kau tahu sayang waktu aku membaca pesan darimu.. Saat itu aku kira aku akan mati..."
Dewa tersenyum mendengar ucapa Aurel yang memanggilnya sayang..
"Sudah jangan bahas hal itu lagi. Ouh yah di mana jagoan kita..?" Tanya Dewa.
"Junior menginap di rumah Yoona, dia ingin bermain game terbaru bersama Al.."
"Sungguh anak yang pintar.," Ucap Dewa lalu menggendong tubuh istrinya..
"Maaf, tapi aku tidak ingin melihat mu terus saja menangis di dapur sayang.. Lebih baik kamu menangis di kamar saja."
Aurel merasa malu mendengar ucapan Dewa, lalu membenamkan wajahnya tepat di dada Dewa sambil mengalungkan tangan nya di leher sang suami..
Sesampainya di kamar. Dengan perlahan Dewa menurunkan Aurel di atas tempat tidur, lalu ikut berbaring tepat di samping sang istri..
Memandang wajah cantik milik istrinya secara mendalam.. Begitupun dengan Aurel, yang juga memandang wajah sang suami.. Tangan Dewa berlahan mengusap pipi lembut milik sang istri tercinta nya..
"Terima kasih, karna masih setia berada di sisiku." Ucap Dewa.
"Terima kasih juga karna masih setia menunggu ku,." Ucap Aurel sambil mengusap wajah sang suami..
Saling memandang satu sama lainnya. Penantian selama tiga tahun lebih, akhirnya terbalas sudah.. Dewa tak henti hentinya menciumi seluruh wajah sang istri tanpa ada yang terlewatkan sedikit pun.. Dan Aurel yang mendapatkan itu hanya bisa tersenyum bahagia..
"Terima kasih sayang." Ucap Dewa sambil meraih tubuh Aurel dan membawanya kedalam pelukan..
__ADS_1
"Sayang, apa aku boleh bertanya..?"
"Ya apa itu..?"
"Apa yang kau lakukan selama tiga tahun ini tanpa ku."
"Aku..? Aku merindukan mu, aku mencarimu, aku menyesali perbuatan ku dan aku selalu setia mununggu mu."
"Andai aku tak kembali apa yang akan kau lakukan..?"
"Mungkin aku akan menjadi orang yang paling menyesal hidup karna telah menyakitimu.. Maaf sayang, apa boleh kita tidak usah bahas hal itu lagi.."
"Maaf,. Baiklah.."
"Tidur lah sayang aku akan menjaga mu." Ucap Dewa yang masih setia memeluk tubuh sang istri..
"Hhhmmmmm tapi aku belum mengantuk."
"Baiklah, kalau begitu berbaringlah saja di pelukan ku.."
"Apa kau mengantuk sayang.?" Tanya Aurel
"Tidak.."
"Lalu kenapa kau tidak melakukan nya.., Hhhmmm maksudku.." Ucap Aurel menahan malu..
Karna yang Aurel tahu, semua laki laki pasti akan melakukan hal itu jika baru bertemu dengan sang istri, apalagi ini sudah sangat lama sekali, jadi mustahil jika para pria tidak menginginkan hal itu..
"Melakukan apa, hhhmmmmm..??" Tanya Dewa.
"Itu, anu, aahhhhhh aku tidak tahu menjelaskan nya.."
"Hahahha sayangku.. Aku mengerti maksud mu.. Jujur aku juga sangat ingin. Tapi rinduku lebih besar dari pada hal itu. Dan aku ingin memelukmu lebih lama lagi, untuk melepas kerinduanku selama tiga tahun ini.. Jadi istirahatlah di pelukan ku sayang.."
Yeeeeeee, pasti kalian berharap kan langsung ke wik,wik,wik ๐ ๐ ..
Otor jago kan baca fikiran kalian๐..
__ADS_1
Adengan wik wik nya lain kali ajee yah.
Salam syg untuk kalian semua๐ฅฐ๐ฅฐ๐ฅฐ