Wanita Taruhan CEO

Wanita Taruhan CEO
S2 19


__ADS_3

Mey yang kini sedang berada di ruangan suaminya, hanya bisa meneteskan air mata nya, air mata bahagia, kala membaca secerca kertas yang bertuliskan tentang ungkapan ugkapan isi hati Anzel.. Mey duduk si sofa, sambil melirik Roy yang kini ada di hadapan nya.. "Roy, apa kau tahu kemana biasanya suamiku pergi jika ia sedang lelah bekerja..???" Tanya Mey dengan serius..


"Yang aku tahu kalau tuan cepat pulang kerja, biasanya langsung pulang kerumah, karna tuan bukan tipe orang yang suka keluyuran di luar sana, seperti ceo ceo yang mata keranjang, kalau pulang langsung mencari mangsa, na tuan ku beda orang nya..." Jelas Roy, membuat Mey menjadi khawatir,..


Bagimana tidak khawatir, Mey kepikiran tentang ucapan Roy, kalau biasanya ceo, selalu pergi mencari mangsa.."Aku harap kau tidak sepert itu."Batin Mey berharap..


Selang beberapa saat terdengar suara ponsel berdering,. Mey yang mendengar langsung meraih ponselnya, dilihat nya nama sang sahabat, Aurel sedang menghubunginya. Tak butuh waktu lama, Mey pun langsung menjawab panggilan Aurel..


"Ya Rel, ada apa..? Tumben menelpon di jam malam seperti ini.?" Ucap Mey saat panggilan terhubung..


"Mey, apa kamu tahu di mana suami suami kita pergi..?" Tanya Aurel..


"Maksud mu Dewa dan Anzel.???" Tanya Mey..


"Iya, siapa lagi coba.. Emang kamu punya suami lain selain Anzel.?"


"Enak aja, ngak ada lah.. Ehhh tapi tunggu, kenapa kamu bertanya padaku, tentang suami suami kita..???" Tanya Mey penasaran..

__ADS_1


"Tadi siang, Dewa meminta izin padaku. Katanya ia ingin pergi bersama dengan suami mu Anzel, tapi hingga sekarang Dewa kok belum pulang.?Apa Anzel sudah pulang.?" Ucap Aurel.


"Ouh jadi Anzel dan dewa pergi bersama.? Hhuuuffff syukurlah."Ucap Mey merasa lega sambil menarik nafas dan menghempaskan secara perlahan.


"Kok syukurlah.?? Harusnya kamu khawatir Mey.."


"Kenapa aku harus khawatir jika Anzel pergi nya berasa dengan Dewa." Tanya Mey.


"Mey ingat sekarang udah jam berapa, dan tidak seperti biasanya Dewa pulang selarut ini.. Harus nya kamu khawatir, jangan justru santai seperti ini.. Aku takut jika mereka berdua kenapa napa di luar sana." Jelas Aurel hingga Mey hanya bisa terdiam..


"Baiklah kalau begitu Mey. Aku ingin menyuruh para pengawal untuk mencari suami ku dan suami mu " Pamit Aurel di seberang sana dan mematikan sambungan teleponya..


Mata Mey, kini telah membulat sempurnah saat melihat isi pesan tersebut.. Bagaimana tika membulat sempurnah, jika pesan yang ia lihat saat ini adalah, foto Anzel yang sedang duduk di sofa, dengan kedua wanita yang duduk tepat di atas pangkuan Anzel.. Seketika amarah merasuki pikiran Mey,.. Lalu Mey berdiri dari duduknya dan membuat Roy kaget.. "Nyonya ada apa.?" Tanya Roy dengan panik, melihat raut wajah nyonya nya yang sudah seperti ingin menelan mangsa..


"Antar aku sekarang juga ke club malam xxx.." Ucap Mey sambil berjalan, dan di susul oleh Roy dari arah belakang..


πŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒ

__ADS_1


Setelah beberapa menit, ponsel Aurel berbunyi menandakan notif pesan masuk.. Dan betapa kaget nya Aurel saat melihat isi pesan,. Bagaimana tidak kaget, jika yang mengirim pesan adalah Anzel, dan Anzel mengirim foto Dewa yang sedang duduk dan di samping nya ada cewek yang berpakaian baju tarzan..


Aurel seketika menjadi marah, karna mendapat pesan tersebut.. "Ouh jadi ini yang kamu lakukan di luar sana, sampai sampai kau tidak menjawab telpon ku.." Batin Aurel, lalu bersiap siap mengganti pakaian nya.. "Kita lihat saja, akan ku jadikan kau peyek malam ini.." Ucap Aurel....


Next, kira kira apa yang terjadi pada kedua pria yang sedang mencoba hal baru, ide konyol .πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…


jangan lupa mampir ke karya/ novel baru ku..


..."MENIKAHI PRIA KEJAM"...


Siapkan mental dan siapkan tisu, jika ingin membaca novel ku. "MENIKAHI PRIA KEJAM".


Yang punya riwayat jantung jgn coba" baca.πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…


Canda kok🀭🀭🀭✌✌✌✌


Salam syg untuk kalian semua..πŸ₯°πŸ₯°πŸ₯°

__ADS_1


Fighting Rini. A (Menyemangati diri sendiri)..


__ADS_2