Wanita Taruhan CEO

Wanita Taruhan CEO
S2 44


__ADS_3

Sedangkan di mobil lain. Tepat nya di mobil Dewa, Azraf asisten Dewa mengendarai mobil dengan ciri khas nya tenang damai, tidak ada ucapan yang keluar sepata katapun kecuali di ajak berbicara dari tuan nya Dewa..


"Az." Panggil Dewa.


"Iya tuan." Jawab Az.


"Aku pusing melihat tingkah asisten Anzel. Kok bisa bisa nya Anzel memilih asisten seperti itu.?"


"Seperti apa tuan.?" Tanya Az,.


"Mulutnya sudah seperti ibu ibu kompleks yang sedang main arisan,, atau yang sedang membeli sayur sambil ngerumpi." Jelas Dewa membuat Anzel tersenyum.. "Kenapa kau tersenyum Az.?" Tanya Dewa.


"Maaf tuan."


"Jelas kan kenapa kau tersenyum.?" Tanya Dewa kembali."


"Maaf, tapi sepertinya penyakit Roy sudah menular pada tuan." Jelas Az.


"Maksud kamu.?"


"Tuan sudah banyak bicara dari tadi, seperti Roy saja." Ejek Az.


"Bukkkkhhh.." Dewa memukul lengan Az dari arah belakang. "Kau bosan bekerja dengan ku Az.?" Ancam Dewa.


"Maaf tuan."


"Ingat jangan sama kan aku dengan sih Roy itu.?" Pinta Dewa.

__ADS_1


"Baik tuan."


πŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒ


Beberapa saat kemudian..


Kini mobil Dewa dan Anzel telah tiba di pekarangan Villa tempat Mey berada. Anggota dad Ezra pun sudah berada di sana, menunggu perintah dari Anzel..


Anzel dengan segera turun dari mobilnya, lalu menghampiri anggota dad Ezra.. "Pak pol, sekarang kita harus bagaimana.?" Tanya Ezra.


"Kami menunggu perintah pak." Ucap salah satu dari 2 anggota dad Ezra.


"Kalau begitu kita masuk sekarang juga." Pinta Anzel.


Beberapa saat kemudian. Mereka semua berhasil masuk ke dalam villa tersebut. Dan berhasil melumpuhkan para anggota Sam..


"Katakan di mana istriku.? Tanya Anzel sambil memukul anggota Sam dengan memba*bi buta..


Tapi Anzel tidak memedulikan nya,. "Cepat katakan di mana istriku." Tanya Anzel lagi.


"Tuan, tuan, tuan." Teriak Roy membuat semua orang membalikkan kepala nya melihat ke arah Roy.


"Ada apa.?" Teriak Dewa.


"Yes, behasil, berhasil, berhasil.." Ucap Roy kegirangan."


Az, asisten Dewa mulai geram melihat tingkah Roy, yang masih bisa bercanda dalam keadaan seperti ini. Akhirnya Az mendekat ke arah Roy.. "Itu mulutmu bisa kau jahit sebentar saja.? Ini keadaan penting, dan kerja mu hanya bercanda seperti itu, tidak lucu sama sekali." Ucap Az.

__ADS_1


"Hey manusia robot, siapa yang sedang bercanda. Emang ini berhasil kok, lihat saja."Ucap Roy sambil mempersilahkan Azraf melihat ke dalam kamar..


"Tuan Anzel, tuan Dewa." Panggil Az..


"Ada apa.?" Ucap Dewa dan Azel serentak.


"Sepertinya nyonya Mey berhasil melarikan diri." Ucap Az,. Dewa dan Anzel pun mendekat, dan betapa kaget nya melihat Fadisah yang sedang terikat dengan mulut yang sudah di lakban.


Semua mendekat ke arah Fadisah. Dan Anzel membuka lakban Fadisah.. "Auuhhhh,." Ringis Fadisah.


"Cepat katakan di mana istriku.?" Tanya Anzel dengan penuh amarah..


"Mana ku tahu, wanita bar bar itu telah menyiksa ku sayang,. Tolong lepaskan ikatan ku dulu." Pinta Fadisah.


"Mampus. Sudah ku bilang, jangan berani macam macam kepada nyonya ku.. Hahahah, lihat saja kan, kau sudah menjadi bibit yang layu sebelum berkembang." Ucap Roy sambil tertawa terbahak bahak.


"Sepertinya dia peramal." Bisik Dewa pada Az. Az hanya diam. "Benar saja Az, ternyata bibit itu kalah dengan Mey. Wah Mey ternyata hebat juga." Bisik Dewa kembali.


"Astaga tuan ku, seperti nya dia sudah tertular penyakitnya sih Roy, asisten mulut bebek itu." Batin Az.


"Hey, dasar asisten gila. Lihat saja, jika aku bisa bebas maka kau yang paling pertama ku cekik."


"Coba saja, tapi sebelum kau mencekik ku, aku yakin kau sudah berada di bawah tanah, karna nyonya hebat ku akan mencekik mu duluan samapi tewa*s." Tantang Roy.


Hahahahah, sebenarnya autor hari ini sakit. Maag autor kambuh, Makanya lambat Up, dan pas autor UP, autor ngakak sendiri baca komen" kalian.. Makasih sudah menghibur autor dengan komen lucu kalian, dan makasih sudah sempatkan baca, like dan komen. Autor sayang kalian semuaπŸ₯°πŸ₯°πŸ€—πŸ€—πŸ€—.


Jangan lupa mampir ke karya baru autor yah.

__ADS_1


...MY HUSBAND IS MY BROTHER...


autor tunggu kalianπŸ˜ŠπŸ€—πŸ€—


__ADS_2