Wanita Taruhan CEO

Wanita Taruhan CEO
80


__ADS_3

Saat Dewa dan Junior tiba di rumah..Dewa heran melihat mobil lain yang sudah terparkir rapi di halaman nya..


"Daddy apa uncle ada di dalam..?" Tanya Junior.


"Uncle..?"


"Ya dad. Itu mobil uncle.." Ucap Junior dan segerah turun dari mobil.


"Untuk apa Anzel datang ke sini." Gumam Dewa.


"Uncle..." Teriak Junior sambil berlarih..


"Hay jagoan.. Lama yah baru jumpa. Uncle rindu loh.."


"Junior juga rindu uncle.. Oya di mana ibu.?"


"Ibu mu ada di kamar bersama mommy.. Kamu rindu sama ibu...?" Tanya Anzel, dan Junior menganggukkan kepala nya. "Pergi sana temui ibu dan mommy mu.. Ibu bawa hadiah loh untuk kamu."


•••••


"Hey.." Sapa Dewa pada Anzel.


"Hey juga Dewa. Ngimana kabar lo..?? Terus hubungan lo...?"


"Baik.. Ouh yah makasih yah, hari itu kamu udah kasi masukan ke aku.."


"Aku tahu kalau kalian saling mencintai, jadi hanya dengan cara seperti itu pasti kalian akan saling mencari.. Jadi sory yah hari itu aku menekan mu untuk berpisah dengan Aurel."


"Ngak masalah. Justru aku mau bilang makasih,. Ouh yah, bdw kamu mau ngapain..? Mau ketemu istriku..?"


"Hhhhmmm iya. Itu aku mau ngundang kalian untuk acara tunangan ku."


"Waaaooo, kamu serius...??"


"Serius lah.. Cukup yah sahabat ku yang satunya mengalami trauma yang berkepanjangan, aku ngak kalau Mey nikah sama orang lain dan akan tersiksa, seperti Aurel."

__ADS_1


"Huttttss itu dulu. Sekarang aku akan membuat Aurel menjadi istri yang paling bahagia.. Selamat yah, aku yakin kamu pasti bisa jaga Mey dengan sangat baik, seperti kamu menjaga istriku."


🍂🍂🍂🍂🍂


"Mommy, ibu." Sapa Junior saat berada di dalam kamar mommy nya.


"Hey jagoan nya mommy/ibu." Jawab Mey dan Aurel bersama..


"Mommy Junior rindu.." Ucap nya sambil memeluk mommy nya yang sedang duduk di sofa..


"Mommy juga rindu sayang., Ouh yah di mana daddy ...?"


"Daddy bersama uncle Anzel."


"Apa kau tidak merindukan ibu mu ini.?" Tanya Mey.


"Aku juga rindu ibu." Ucap nya dan memeluk Mey.


"Mom apa adik Junior sudah jadi...?" Tanya Junior dengan polosnya..


"Uhhhkkkkkhhh" Aurel batuk seketika mendengar pertanyaan anaknya.


"Sayang.." Ucap Aurel lalu meraih tubuh Junior dan mendudukan nya di pangkuan nya.. "Tidak semudah itu membuat adik, banyak tahap yang harus di lalui,."


"Tahap apa itu mom.?"


"Mom tidak bisa menjelaskan sayang. Kau akan mengerti jika sudah besar nanti.."


Junior memasang wajah cemberut kala ia tahu jika adik nya belum jadi.. Karna sewaktu di rumah Yoona, sebenarnya Junior tidak ingin bermalam di sana, apalagi jika harus berdekatan dengan Jasmin.. Tapi aunty Yoona, bilang jika Junior akan segerah punya adik jika membiarkan mom dan dad nya hanya berdua. Dan itu lah sebab nya Junior ingin tinggal di rumah aunty nya.


"Ibu." Panggil Junior.


"Ya ada apa sayang." Ucap Mey sambil mengesap teh hangat nya.


"Aku ingin adik dari ibu. Aku ingin menjadi seorang kaka. Jadi beri aku adik bu."

__ADS_1


"Uuhuuukkhh, uhhuukkkhh".Kali ini Mey yang terbatuk mendengar ucapan Junior.. Dan Aurel hanya bisa tertawa sambil berucap.. "Otw deh Mey, cetak cepat sama Anzel, biar Junior bisa punya adik dari lo."


"Gimana mau cetak kalau ngak ada cinta.." Jawab Aurel..


"Cinta mah, urusan belakang yang paling penting nafsu coyyyyyy." Goda Aurel.


"Hahah gue nafsu." Ucapnya sambil menunjuk dirinya sendiri.. "Hahahah jangan gila deh Aurel, Anzel itu cuman sahabat kita ngak bakalah lebih.."


"Awas lo hati hati.. Jangan sampe lo jadi bucin. Kan gawat."


"Amit amit deh.. Kata bucin sangat jauh dari hidup gue."


"Ibu aku bertanya kapan ibu memberiku adik..? Kenapa malah asyik mengobrol besama mommy.."


"Sayang, jagoan nya ibu.. Maaf tapi ibu belum bisa memberi mu adik.."


"Mommy dan ibu jahat.." Teriak Junior sambil berlarih keluar dari kamar mommy nya.


"Tanggung jawab yah kamu, karna udah buat Junior mewek."


"Salah Junior masa minta adik sama aku..."


"Salah Junior di mana..?"


"Karna minta adik sama aku."


"Astaga Mey, Junior itu ngak salah. Toh kamu sebentar lagi bakalan nikah. Jadi wajib lo kamu kasi Junior adik."


"Please Rel, jangan bahas masalah itu.. Ngebayangin aja udah buat aku mau muntah, ngimana kalau ngalaminya.."


"Percaya sama gue, lo pasti bakalan ketagihan kalau udah ngerasain enaknya cetak adik untuk Junior."


"Gimana rasanya cetak adik..?" Tanya Otor pada Aurel.


"Tunggu aku tanya reader dulu." Jawab Aurel.

__ADS_1


"Heyy reader jawab dong, enak ngakk...? Itu si otor khilaf penasaran.."


Salam syg untuk kalian semua🥰🥰🥰


__ADS_2