
Kini sudah jam 10 malam, Dewa masih berkeliling di bantu oleh Az, mencari buah salak.. Banyak yang menjual hanya saja semua salak itu rasanya manis, dan pesanan istrinya untuk anaknya harus yang mempunyai rasa yang masam/kecut.. "Az, kemana lagi kita akan mencari buah itu..?" Tanya Dewa yang mulai merasa lelah..
"Saya juga bingung,. Apalagi ini sudah malam."
"Aku takut pulang Az, takut kalau istriku akan kecewa padaku. Karna tidak memenuhi keinginan Junior."
"Jadi apa yang harus kita lakukan sekarang Dewa..? Apa kita harus terus mencari, di malam hari seperti ini..?"
"Ya, sepertinya kita harus mencari sampai menemukan yang sesuai keinginan Junior."
Mmmmhhhuuuuuufffff.. Az menghela nafa panjang.. " Sepertinya ini akan menjadi malam panjang yang begitu melelahkan." Ucapnya di balik kemudi mobil..
Dewa hanya tersenyum melihat sahabatnya.. "Kalau begitu kau pulang saja, biar aku sendiri yang mencarinya.."
"Yang benar saja. Apa kau bisa mencari sendiri tanpa bantuan ku..?"
"Akan ku usahakan, terlebih lagi ini untuk anak ku.. "
"Ahh tidak, biar ku bantu kau mencari nya,."
"Kau memang sahabat terbaik ku Az," Ucap Dewa sambil menepuk pundak Az..
"Tapi ingat gajiku harus doubel bulan ini."
__ADS_1
"Kamp'ret, ternyata kamu ada maunya.."
🍂🍂🍂🍂🍂🍂
Di rumah,
Aurel bangun dari tidurnya kala menyadari tidak ada suami nya di samping nya tertidur.. Dengan segerah Aurel berjalan keluar dari kamar menuju kamar Junior, berniat untuk mencari suaminya, namun baru setengah perjalanan, Aurel teringat akan pesanan nya tadi,. Menyuruh sang suami mencari buah salak yang rasanya masam/kecut..
Aurel kembali ke dalam kamar, dan meraih ponselnya yang berada di atas nakas,. Dengan segerah menelpon suaminya..
"Halo sayang.." Jawab Dewa di seberang sana kala panggilan terhubung..
"Kenapa belum pulang,. Ini sudah dini hari.."
"Ya ampun." Gumam Aurel sambil menepuk jidatnya.. "Jadi kamu tidak pulang karna masih terus mencari buah salak itu..?" Tanya nya.
"Ia sayang maaf." Lirih Dewa..
"Sayang, sebaiknya kamu pulang sekarang. Anak kita sudah tidak ingin makan buah salak."
"Kamu serius, Junior tidak ingin makan buah salak lagi..?"
"Ia, jadi pulanglah sekarang sayang, karna anak kita sekarang ingin tidur bersama daddy nya.."
__ADS_1
"Baiklah sayang, terima kasih. Tunggu aku yah.."
"Hhhmm, hati hati sayang,." Ucap Aurel memutuskan sambungan nya..
•••••••••
Satu jam lebih perjalanan, akhirnya Dewa telah sampai di rumah nya.. Dewa membuka pintu dan melihat ke arah sofa.. Dilihatnya istrinya yang kini tertidur pulas karna menunggunya pulang mencari buah salak..
Dewa menyibak rambut Aurel yang berada di wajahnya dan meyelipkan nya di balik telinga.. Sambil tersenyum penuh cinta. Dewa mencium kening sang istri.. "Aku pulang sayang. Maaf karna membuat mu menungguku, dan tertidur di sofa ini." Bisik Dewa, dan mengambil alih tubuh istrinya dan membawanya ke dalam gendongannya..
Aurel yang merasa tubuhnya seperti melayang di udara, dengan segera membuka matanya secara perlahan, dilihatnya wajah suaminya yang sangat ia cintai dan sangat ia rindukan..
Aurel hanya tersenyum melihat wajah suaminya dari arah bawa, dan sesekali menutup matanya kala Dewa melihat dirinya..
Sampai di kamar Dewa meletakkan istrinya dengan sangat hati hati ke tempat tidur.. Dewa menoleh dan ingin melangkah tapi tangannya langsung di tahan oleh Aurel.. "Mau kemana..?" Tanya Aurel..
"Kau bangun sayang..?" Tanya Dewa lalu mendudukkan tubuhnya di bibir ranjang.. "Maaf karna tidak mendapatkan pesanan mu.." Dewa menunduk merasa bersalah..
Semoga syukaaaaa🥰🥰
Yang ingin kenal otor khilaf lebih dekat, ketuk pintu GC yah.🤗
Bisa saling bertegur sapa di GC dan seru seruan dengan sesama teman GC.
__ADS_1
Salam syg untuk kalian semua🥰🥰