Wanita Taruhan CEO

Wanita Taruhan CEO
68


__ADS_3

Aurel yang merasa sangat marah bercampur dengan malu. Tidak berani untuk keluar sarapan bersama anaknya dan juga Dewa.. Ia malu harus bertatapan muka dengan Dewa, setelah apa yang barusan saja terjadi.. Aurel hanya bisa duduk di bibir ranjang sambil memainkan ponselnya..


Tak lama terdengar suara pintu di ketuk..


Tok.tok.tok


"Nyonya, tuan Dewa dan tuan muda Junior tidak ingin memulai sarapan nya jika nyonya tidak ikut bergabung."


"Iya bi,. Kata kan pada Dewa aku akan keluar jika dia sudah berangkat ke kantor.." Teriaknya dari dalam kamar..


"Baik nyonya.."


"Bagaimana bi, apa yang istriku katakan.?" Tanya Dewa.


"Maaf tuan. Nyonya bilang, dia akan keluar jika tuan sudah berangkat.."


"Baiklah bi.."


"Sayang, mungkin mommy sedang tidak ingin di ganggu. Jadi Dad berangkat kerja dulu. Jangan lupa ajak mommy untuk sarapan."


"Tapi dad belum sarapan." Ucap Junior.


"Dad akan sarapan di kantor sayang.. Baiklah dad pergi dulu. Dan tanya kan pada mommy jika dad sangat mencintainya." Ucap Dewa sambil mencium pucuk kepala Junior..


Junior berlarih ke arah kamar tamu, saat Daddy nya sudah berangkat kerja.. "Mommy, mommy." Panggil Junior sambil mengetuk pintu..


Ceklek.. Pintu kamar terbuka.. "Ya ada apa sayang.?"


"Kenapa mommy tidak ingin sarapan bersama Daddy..?"


"Siapa bilang sayang.?"


"Aku mom. Buktinya Mom tidak ingin keluar dari kamar saat Dad bersama ku di meja makan.."


"Ouh ya sekarang di mana daddy mu.?"


"Mommy jahat. Sekarang daddy sudah berangkat kerja, dan belum sempat sarapan.." Ucap Junior sambil cemburut..


"Maafkan mommy sayang, hanya saja mommy tadi sedang mandi.."


"Baiklah Junior akan memaafkan mommy, tapi dengan syarat."


"Apa itu sayang.?"


"Tapi mom janji akan mengabulkan nya jika ingin maaf dariku."

__ADS_1


"Baiklah sayang, mom akan menuruti. Apa itu.? Apa kau ingin mainan baru.? Baiklah mom akan belikan."


"No mom.. Junior hanya ingin kita ke kantor Daddy dan sarapan bersama nya di sana."


Dengan susah payah Aurel menelan salivanya dengan kasar.. Bagimana tidak, semenjak tadi ia berusaha untuk menghidar dari Dewa, dan sekarang justru anaknya meminta untuk sarapan bersama, dan di perusahaan Dewa pula.. Haaaaaaaa, Aurel menghempaskan dengan kasar nafasnya..


"Sayang, apa tidak ada syarat yang lainnya,. Hari ini mom sibuk, banyak pekerjaan yang harus mom lakukan di kantor nanti.."


"Baiklah jika mom tidak mau.."


"Terima kasih sayang." Ucap Aurel sambil memeluk anak nya.


"Tapi syarat lainnya. Mom harus tidur bersama Daddy. Karna Junior tidak ingin tidur bersama mommy lagi."


"Baiklah sayang kita ke perusahan daddy sekarang. Kita akan sarapan bersama di sana.." Ucap Aurel pasrah...


"Yeessssssss... Makasih mom" ucap Junior sangat gembira..


Stengah jam kemudian. Mobil yang di tumpangi oleh Aurel dan Junior kini telah tiba di parkiran perusahaan Dewa. Dan dengan keadaan yang sangat terpaksa dan pasrah, akhirya Aurel turun dari mobil, kala sang sopir membuka kan pintu mobil..


"Junior, boleh tidak mom tidak ikut sarapan bersama dengan kalian, yah yah yah.." Bujuk Aurel pada putra nya..


"Baiklah mom, tapi ingat nanti malam mom harus tidur bersama dengan Daddy, bagaimana..?"


"Astaga sayang, sejak kapan kau mulai berhitung hitung sama mommy mu ini..?"


"No Junior.. Ingat jangan bicara seperti itu lagi." Tegas Aurel, dan membuat Junior terdiam dan menunduk..


"Maaf mom." Lirih Junior..


"Maafkan mommy sayang.. Ini salah mommy bukan salah mu." Ucap Aurel sambil memeluk putranya.. "Baiklah sekarang kita ke ruangan daddy., Ayo tersenyum jangan cemberut."


Aurel menggandeng tangan putra nya memasuki perusahan milik suaminya.. Perusahaan yang selama lebih tiga tahun ini ia tidak pernah kunjungi. Jujur Aurel sangat risih dan malu pada dirinya sendiri kala parah karyawan menunduk melihat nya berjalan bersama dengan Junior..


Beberapa menit kemudian Aurel telah tiba tepat di ruangan Dewa. Dengan ragu ragu Aurel membuka pintu. Tapi sebelum itu, ia menarik nafas dalam dalam dan menghempaskan nya.. Junior yang melihat mommy nya seperti itu, hanya bisa menggelengkan kepalanya..


"Daddy...." Panggil Junior sambil berlarih kearah daddy nya, dan naik duduk tepat di atas pangkuan sang daddy.


"Eh jagoan daddy. Ada apa.? Kenapa tidak menelpon daddy jika ingin datang,. Kan daddy bisa menjemput mu.."


"Junior ingin sarapan di sini dad.."


"Sarapan...? Bukan kah tadi sudah sarapan bersama mommy..?"


"Tidak dad.. Junior ingin sarapan di sini bersama mom dan dad.."

__ADS_1


"Mom..?? Di mana mommy...??" Tanya Dewa yang penasaran karna tidak melihat istrinya.


"Mom ada di depan, dia malu dengan daddy.. Ouh yah tunggu aku panggil mom dulu."


"Mom ayolah, jika mom terus di sini kapan kita akan sarapan."


"Baiklah, bismillah." Ucap Aurel dan melangkah masuk kedalam ruangan Dewa.


Tanpa menunggu waktu lama lagi. Aurel menyiapkan segalanya untuk sarapan nya bersama Dewa dan juga Junior.. "Ayo sayang di makan." Ucap Aurel.


"Makasih sayang."


"Makasih mom."


Ucap kedua nya serempak..


"Astaga persaan aku hanya memanggil Junior sarapan tapi kenapa dia yang menjawab.." Batin Aurel..


"Ouh ya sayang tadi pagi........" Ucal Dewa terputus kala Aurel meyelah nya..


"Jangan bahas yang tadi pagi kepada Junior.."


"Kenapa tidak boleh..?" Tanya Dewa.


"Tidak boleh yah tidak boleh, kataku."


"Junior sepertinya mommy sedang sensitif, padahal daddy hanya mau bilang......


"Stoppppppp............


"Apaan si mommy kenapa pakai teriak segala.. Ouh yah daddy emang kenapa tadi pagi..?"


"Tadi pagi Daddy membelikan mu mainan sebelum tiba di kantor, apa mainan nya sudah tiba di rumah..?"


Blusssssshhhhhhhhh... Pipi Aurel tiba tiba merah seperti kepiting rebus.. Dia tidak menyangka jika Dewa akan membahas hal yang lain. Bukan tentang bayi yang baru lahir..


"Mom, kenapa pipi mommy merah seperti tomat.?" Tanya Junior


Dewa hanya bisa tersenyum melihat wajah istrinya seperti itu. Dewa betul betul sangat bahagia hari ini. Dimana tadi pagi dia mendapat hadiah yang tak terduga, dan sekarang ia bisa sarapan bersama keluarga kecilnya.


Salam syg untuk kalian semua.πŸ₯°πŸ₯°πŸ₯°


Jangan lupa mampir di novel baru ku..


__ADS_1


Jangan lupa comen, like dan vote yah yah yah.. 😚😚😘😘😘


__ADS_2