Wanita Taruhan CEO

Wanita Taruhan CEO
S2 36


__ADS_3

Di dalam perjalanan Mey terus memikirkan tentang Fadisah, mengapa wanita itu bisa bersama dengan Anzel, dan mengapa wanita itu bisa tau tentang dirinya. Padahal setau Mey selama ini Anzel tidak pernah memiliki teman lain selain dirinya dan juga Aurel.. "Siapa pun kamu, intinya kamu salah masuk kandang, aku tidak akan membiarkan mu merebut Anzel dari ku." Gumam Mey..


Beberapa saat kemudian, mobil yang Mey tumpangi telah tiba di rumah nya. Dengan segera Mey berjalan masuk ke dalam. Ternyata di dalam sudah ada Sam yang duduk di ruang tamu menunggu nya.. "Kau...!!!" Ucap Mey saat melihat Sam.


Sam berdiri dari duduk nya dan menatap ke arah Mey sambil tersenyum.. "Mey, apa kabar.?" Tanya Sam dengan lembut.


"Dari mana kau tahu aku tinggal di sini.?" Jawab Mey dengan sebuah pertanyaan..


"Dari sini.." Jawab Sam sambil memegang dada nya. "Hati ku membawa ku menuju jalan ini, dan sampai tepat di rumah mu."


"Hahahah, sejak kapan kau pandai menggobal.? Basiiiii tau..!!!!" Ucap Mey,. "Katakan apa mau mu.?" Tanya Mey kemudian.


"Aku ingin kau kembali bersama ku. Kita mulai semua nya dari awal lagi." Ucap Sam.


"Gi*la.. Kau pikir kau siapa.? Mengajak ku untuk memulai dari awal. ."


"Aku calon mu, calon suami mu." Ucap Sam membuat Mey emosi..


"Mimpi itu jangan ketinggian karna kalau kau jatuh, kau akan merasakan sakit." Jelas Mey .


"Ini bukan mimpi, tapi ini kenyataan." Ucap Sam.


Dan benar saja Mey mendekat ke arah Zam,. Saat Mey sudah berdiri tepat di hadapan Sam, Mey langsung melayangkan tinjunya ke hadapan Sam, namun Sam yang memang sudah tau langsung berhasil menghidar,, namun Sam kalah cepat di bawa sana, kaki Mey dengan lincah nya menendang kaki Anzel.

__ADS_1


"Jangan pernah bermimpi di siang bolong." Ucap Mey lalu berjalan meninggalkan Sam.


"Panggil pengawal, dan seret pria gi*la itu keluar dari rumah ini. Dan ingat juga, jangan sekali pun membuka kan pintu pada pria gi*la itu." Ucap Mey pada salah satu pelayan.


"Baik nyonya." Ucap Pelayan..


πŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒ


Setelah di usir dari rumah Mey, kini Sam memerintah kan supirnya menuju ke resto tempat di mana ia telah berjanji ingin bertemu dengan Fadisah.. Segala cara telah Sam pikirkan agar bagaimana Mey bisa kembali menjadi miliknya..


Beberapa saat kemudian, mobil yang Sam tumpangi kini telah tiba di resto. Dengan segerah Sam turun dari mobil dan melangkah masuk ke dalam.. Fadisah yang memang sudah berada di sana terlebih dahulu, menatap Sam dengan penuh amarah, karna telah membuat dirinya menunggu hingga setengah jam lama nya..


"Apa mau mu.? Kenapa kau ingin berbicara padaku, lalu kenapa kau membuat ku menunggu.?" Tanya Fadisah dengan geram nya..


"Katakan apa yang ingin kau bicarakan.?" Tanya Fadisah kembali.


"Aku ingin kau merebut Anzel dari Mey."


"Hahahah, tanpa kau suruh aku pun akan melakukan nya." Ucap Fadisah..


"Tidak segampang yang kau pikir. Kita berdua harus bekerja sama.."


"Haaa..? Apa untung nya aku bekerja sama dengan mu.? Lalu kau siapa.? Kenapa tiba tiba meminta bertemu dengan ku.?"

__ADS_1


"Jelas untung, kau bisa mendapatkan Anzel, dan aku bisa mendapatkan Mey.."Ucap Sam. "Oh yah kenalkan, aku Samfran. Kau bisa memanggilku Sam." Ucap Sam.


"Apa kau mencintai Mey, sehingga kau ingin merebut Mey dari Anzel.?" Tanya Fadisah penasaran.


"Cukup lakukan tugas mu, soal cinta mencintai tidak usah kau pertanyakan." Jelas Sam.


"Lalu apa yang akan kita lakukan,.? Agar bisa memisahkan mereka.. Agar aku bisa mengambil Anzel ku kembali."Tanya Fadisah.. Dan Sam menjelaskan semuanya..


sambil menunggu UP yuk mampir dulu ke karya ku yang baru, di jamin asli seperti makan permen nano nano yang rasanya kaya gimana gitu..🀭🀭


..."MY HUSBAND IS MY BROTHER"...


Autor tunggu yah..πŸ˜‰


Dan mampir juga ke karyaku yg sudah tamat.


..."MENIKAHI PRIA KEJAM"...


..."POLISI AROGAN SUAMIKU"...


Siapkan tisu jika ingin membaca.


Jangan lupa like dan comen yahπŸ˜‰πŸ˜‰

__ADS_1


__ADS_2