Wanita Taruhan CEO

Wanita Taruhan CEO
38


__ADS_3

Di dalam perjalanan, Mom Ji dan Dad Ezra sama sama terdiam, tak ada dari satupun yang membuka suara, terlebih lagi Dad Ezra, sangat takut melihat raut wajah istrinya saat ini.. Menurutnya raut wajah ini sama persis saat dirinya dulu membuat istrinya kecewa.. "Apa yang terjadi dengan mu sayang",. Batin Dad Ezra.


Saat mobil yang Dad Ezra kendarai telah sampai ke rumah Dewa putra nya,, tak menunggu waktu lama Mom Ji segerah turun meninggalkan suaminya yang masih duduk di balik kemudi mobil..


"Sayang, tunggu aku." Ucap Dad Ezra yang melihat istrinya telah meninggalkan nya..


Tak menoleh sama sekali, saat suaminya memanggilnya, justru mom Ji berjalan dengan cepat dan menuju ke kamar Dewa.


Tok.Tok.Tok. (Mom Ji mengetuk pintu kamar Dewa.)


"Dewa". Teriak mom Ji namun Dewa tak membuka pintu nya sama sekali..


Mom Ji berlari turun ke arah dapur memanggil para pelayan,. "Bibi", Teriak nya..


Teriakan kerasnya membuat suaminya merasa kaget, karna selama ini baru sekali ini dia mendengar istrinya teriak sekencang itu.."Sayang, ada apa.? Kenapa kau teriak seperti ini..???" Ucap Dad Ezra yang menghampiri sang istri.. Namun Mom Ji masih tidak memedulikan suaminya.


"Bibi". Panggilnya lagi.


Bibi berlarih ke arah nya terengah engah, karna jarang dari dapur ke ruang keluarga lumayan jauh untuk bibi yang usia nya sudah tidak lagi muda.


"Ya nyonya.!!"


"Bibi, ceritakan apa yang terjadi di rumah ini...??? Dan dimana Aurel, terus kenapa Dewa mengunci pintu kamar nya..?? Tanya Mom Ji.


"I--itu nyonya." Jawab bibi terbata bata,.


"Bibi, ceritakan semuanya kepadaku, dan jangan ada yang bibi sembunyikan."


"Anu nyonya,, non Aurel di bawa oleh sahabat nya Mey,. Karna tuan memukul non Aurel sampai non Aurel pingsan dan mengeluarkan banyak darah nyonya."


"Apa........ Bi kenapa bisa Dewa seperti itu..??? Setahuku Dewa sangat mencintai istrinya, kenapa hal itu bisa terjadi bi.."


"Saya tidak tahu nyonya, hanya saja saat non Aurel pulang, tuan Dewa sudah menunggunya dan langsung memukuli non Aurel saat non masuk ke dalam rumah."

__ADS_1


"Dad, sekarang juga dobrak pintu Dewa.. Mom tidak terima dengan sikap Dewa seperti itu kepada Aurel." Ucap Mom Ji, sambil menarik lengan suaminya menuju kamar Dewa..


"Sayang, biar aku yang bujuk Dewa saja yah., Jangan mendobrak pintu nya." Bujuk Dad Ezra.


"Terserah yang jelas Dewa harus membuka pintu jika tidak, maka hancurkan saja pintu ini."


"Dewa ini Daddy, tolong buka pintu mu ada yang ingin Daddy dan Mommy mu sampaikan." Ucap Dad Ezra sambil mengetuk pintu kamar Dewa.


"Dewa, apa kau baik baik saja..?? Kau tidak ingin berbicara dengan Mom dan Dad mu..??"


"Hancurkan saja pintunya sayang, percuma kau membujuk nya seperti itu." Ucap Mom Ji yang marah nya sudah sampai di ubun ubun.


Ceklek. (Dewa membuka pintu kamar nya).


Mom dan Dad melihat penampilan Dewa yang tidak karuan sama sekali.


Bukkkkkhhh.. (Mommy Ji memukul lengan Dewa dengan sangat keras).


"Sayang, apa yang kau lakukan..??" Tanya Dad Ezra.


"Bukkkk,, Bukkkkhhhh" Mom Ji kembali memukul tubuh Dewa.


"Katakan, apa yang kau lakukan Dewa....????" Teriak Mom Ji.


"Dewa memukulnya Mom, dia salah karna telah berselingkuh di belakangku, dan anak yang ia kandung bukan anak ku Mom, bahkan dia rela mengeluarkan uang banyak hanya untuk supaya menutup mulut laki laki itu." Ucap Dewa yang tak kalah kerasnya, namum Dewa mengeluarkan air matanya saat berucap kata tadi..


Sungguh sebenarnya hati Dewa sangat sakit kala melihat istrinya dengan keadaan seperti itu, hanya saja kemarahan nya menutup hatinya kala itu.


Plaaaaakkkkkkkk.."Mom Ji menampar keras pipi anak nya."


"Sayang apa yang kau lakukan, kenapa kau memukul Dewa seperti itu...???" Tanya Dad Ezra.


"Diam." Ucap mom Ji kepada sang suami.

__ADS_1


"Dewa apa kau tahu, tadi ibunya Aurel datang ke rumah Mommy.. Dia meminta anak nya kembali. Dan tidak ingin lagi melihat Aurel menjadi menantu Mommy, itu artinya Aurel ingin bercerai dengan mu."


Ucapan Mom Ji membuat Daddy Ezra paham akan kemarahan istrinya saat ini.


"Itu bagus mom." Lirih Dewa.


Plaaaakkkkk.. Mom Ji kembali menampar Dewa


"Mom, kenapa Mommy terus saja menamparku,.?"


"Apa kau punya bukti tentang perselingkuhan itu...??? Apa kau sudah mendengar penjelasan dari istrimu, sehingga kau bisa menarik kesimpulan itu.?"


"Dewa tidak memberi Aurel kesempatan untuk menjelaskan Mom. Bagaimana pun saat itu hatiku hancur melihat seseorang mengiri foto tentang seorang laki laki yang mencium perut Aurel."


"Betul kau sangat bodoh Dewa, kau sama persis dengan Daddy mu ini.. Mommy harap kau tidak menyesal atas perbuatan mu itu,, Mommy harap cucu mommy saat ini baik baik saja." Ucap Mom Ji menyeka air matanya.


"Ma-aksud Mommy..??" Tanya Dewa.


"Yang mencium perut istrimu itu adalah ayah nya Aurel, dan Aurel mentransfer uang untuk ayahnya karna saat ini ayahnya sedang terlilit utang., Tapi kau sangat bodoh, memukul istrimu tanpa mendegar penjelasan nya terlebih dahulu, kau tidak bercermin saat kau melakukan kesalahan dulu, dengan muda nya istrimu memaafkan mu karna dia perpikir dewasa dan mencintai mu dan kau, kau dengan muda nya memukuli istri mu.." Lirih mom Ji menjelaskan, karna tadi sebelum ibu Aurel pulang, dia menceritakan semua nya tentang kejadian di mall..


Dewa yang mendengar ucapan Mommy nya langsung merasa lemas, sekujur tubuhnya melemah serasa tak mempunyai tulang lagi, kakinya yang berpijak di lantai kini telah kehilangan keseimbangan dan membuat Dewa terduduk di lantai.


"Mom".. Lirih Dewa.. "Mom apakah istriku saat ini baik baik saja..?? Mom Dewa Juniorku.." Ucap Dewa lalu berdiri ingin berlari ke arah luar, namun Daddy Ezra menahan nya.


"Dad, jangan menahan ku.. Aku harus menyelamatakan istri dan Dewa junior.." Ucap Dewa sambil menangis, mengingat kejadian malam itu, Aurel banyak mengeluarkan darah dari selah paha nya..


"Dewa, tenang lah dulu. Kau tidak mungkin keluar dengan keadaan seperti ini." Ucap Dad Ezra menepuk pundak belakang Dewa, sambil memeluknya."


"Dad, apa yang telah ku perbuat,.. Aku begitu jahat kepada mereka,. Tolong biarkan aku menemui istriku dan Dewa junior ku Dad.."


"Rapi kan dulu dirimu, Dad berjanji akan mengantar mu,."


*Autor janji akan UP setiap harinya.*

__ADS_1


Jangan lupa like, comen dan Vote yah, biar autor nya tambah semangat ketik novelnya..


Makasih, salam sayang untuk kalian semua ๐Ÿฅฐ๐Ÿฅฐ๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜


__ADS_2