
Setelah keluar dari ruangan Anzel, tangan Roy langsung merogoh saku nya, meraih ponsel miliknya lalu menghubungi nyonya nya..
"Halo Roy, ada apa.?" Tanya Mey di seberang sana saat panggilan terhubung.
"Nyonya, barusan ada perempuan yang tidak tau siapa dan dari mana, memeluk tuan Anzel." Ucap Roy
"Maksud kamu Roy..???"
"Itu nyonya, tadi kan ada perempuan yang mencari tuan, terus perempuan itu menunggu tuan di dalam ruangan tuan, nyonya. Nah saat tuan datang perempuan itu langsung memeluk tuan."
"Kau benar kan Roy, kau tidak lagi bercanda kan.?"
"Astaga nyonya, sejak kapan saya bercanda nyonya.? Ini sungguhan, ini nyata nyonya."
"Terus dimana perempuan itu sekarang.?" Tanya Mey dengan geram nya..
"Masih di ruangan tuan, nyonya."
"Awas saja." Geram Mey.
"Tunggu, tunggu. Jangan bilang nyonya ingin datang sekarang, dan menghancurkan perusahaan rata serata tanah.?" Tanya Roy dengan polosnya.. Mey hanya terdiam. "Nyonya kalau perusahaan hancur, dimana saya akan bekerja.? Dan siapa yang akan memberikan nafka pada anak istriku nyonya.? Jadi ku mohon nyonya jangan ratakan perusahaan ini. Cukup ratakan wanita itu saja nyonya." Jelas Roy panjang kali lebar.
"Apa Anzel marah padaku, karna masalah tadi.?"Gumam Mey.. Terdengar samar oleh Roy
"Nyonya, nyonya. Nyonya bilang apa.?? Nyonya tolong jangan menghancurkan perusahaan ini." Ucap Roy, namun tiba tiba sambungan terputus..
"Astaga, nyonya mematikan sambungan nya. Gawat ini sungguh gawat. Kalau perusahaan ini hancur maka aku dan keluarga ku mau makan apa.." Ucap Roy, lalu terdiam seketika.. "Ouh yah aku harus mengusir wanita itu. Setidak nya kalau perusahaan ini hancur, aku masih bisa meminta pekerjaan pada nyonya Mey." Gumam Roy lalu masuk ke dalam ruangan Anzel.
__ADS_1
"Ceklek." Bunyi suara pintu terbuka, dan tetap saja Fadisah masih memeluk tubuh Anzel..
Roy geram, lalu berjalan menuju Fadisah, dan menarik lengan Fadisah agar tidak memeluk tubuh Anzel..
"Siapa kau.?" Tanya Fadisah yang marah karna di tarik oleh Roy.
"Nona, ini perusahaan tempat untuk bekerja, bukan tempat untuk saling memeluk." Ucap Roy,.
"Hey, kau tidak tahu siapa aku.?" Tanya Fadisah.
"Yang aku tahu, kau itu bibit pelakor yang ingin mengambil tuan Anzel ku dari nyonya Mey. Dan sebelum itu terjadi maka aku yang akan menghalangi mu duluan." Jelas Roy, membuat Anzel tersenyum.
"Hey aku bukan pelakor. Tapi aku pacar Anzel, tuan mu itu dan sebentar lagi aku akan menjadi istri dari Anzel pemilik perusahaan ini." Ucap Fadisah dengan geram karna tidak menerima di panggil dengan sebutan bibit pelakor..
"Hahahah, terus lah bermimpi bibit pelakor. Mana ada tuan Anzel mau menikah dengan mu sedangkan tuan sudah memiliki istri yang begitu sangat canti dan kuat seperti hulk." Ucap Roy, lalu Anzel menatap tajam pada Roy, tidak terima jika sang istri di sebut hulk oleh orang lain kecuali dirinya.
Fadisah yang mendengar itu, langsung menarik tangan nya yang di genggam oleh Roy, dan Fadisah menoleh ke arah Anzel.. "Apakah itu benar Anzel.?"Tanya Fadisah. Anzel hanya terdiam.
"Iya, aku sudah menikah." Jawab Anzel.
"Tidak, kau pasti sedang berbohong padaku. Kau sedang menguji ku kan, karna kau marah padaku.?" Tanya Fadisah dan kembali mendekat ke arah Anzel.
"Tidak Fadisah, aku serius. Aku sudah menikah."
"Siapa wanita itu..?? Siapa dia yang sudah berani merebut mu dariku.?" Tanya Fadisah dengan geram nya.
"Mey."
__ADS_1
"Meylisah sahabat mu itu.?" Tanya Fadisah. Dan anzel menganggukkan kepalanya..
"Hahahah, kau bercanda Anzel. Tidak mungkin kau menikah dengan wanita bar bar itu. Aku begitu kenal dirimu. Kau tidak suka dengan wanita yang banyak bicara.."
"Tapi kenyataan aku sudah menikah dengan Mey." Ucap Anzel lagi
"Hahah, aku tahu kau sedang bercanda Anzel. Aku kenal kamu, aku tahu kamu. Dan aku yakin kau pasti hanya kasihan dengan sahabat bar bar mu itu, jadi kau menikahinya, karna pasti tidak ada pria di luar sana yang ingin menikahi wanita bar bar itu, makanya kau menikahinya.." Jelas Fadisah, membuat Roy geram.
Sedangkan di luar, di depan pintu Mey langsung menunduk sedih mendengar ucapan Fadisah, yang bilang jika Anzel menikahinya karna hanya kasihan..
Maaf karna baru bisa UP hari ini๐๐
sambil menunggu UP yuk mampir dulu ke karya ku yang baru, di jamin asli seperti makan permen nano nano yang rasanya kaya gimana gitu..๐คญ๐คญ
..."MY HUSBAND IS MY BROTHER"...
Autor tunggu yah..๐
Dan mampir juga ke karyaku yg sudah tamat.
..."MENIKAHI PRIA KEJAM"...
..."POLISI AROGAN SUAMIKU"...
Siapkan tisu jika ingin membaca.
MAKASIH SEMUANYA๐๐
__ADS_1
berdoalah agar otor khilaf lagi๐ ๐ ๐ .
JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN YAH๐๐ค๐ค