
Sepulang dari cafe, Anzel langsung menuju rumah sahabat nya Aurel untuk menjemput sang istri.. Di dalam perjalanan, Anzel terus terdiam, begitupun dengan Roy, ia tidak mengeluarkan sepata katapun. Karna Roy, tahu jika tuan nya sudah diam, itu artinya dia sedang serius atau lagi ada masalah..
Stengah jam berlalu. Kini mobil yang di kebdarai oleh Roy telah tiba di sebuah rumah mewah, yang tak lain adalah rumah Aurel dan Dewa.. Saat mobil berhenti, dengan segerah Roy turun dari mobil, dan membukakan pintu mobil untuk Anzel.
Anzel yang keluar dari mobil, langsung berjalan masuk ke dalam rumah, tanpa memedulikan Roy sama sekali.. Roy hanya bisa diam memandang punggung belakang tuan nya.. "Kasihan sekali kau tuan." Batin Roy.
Aurel terus saja tertawa melihat Anzel yang kini sedang berada di hadapan nya.. Anzel.yang melihat Aurel tertawa, tidak mengambil pusing. Menurut Anzel asal sahabat nya bahagia, di rela menjadi apa pun.. Sedangkan Junior yang baru saja keluar dari kamar, langsung diam mematung. Memandang uncle Anzel dari ujung kaki ke ujung kepala..
"Kau sungguh beda Anzel. Kau sudah seperti boneka bagi Mey, yang di model bagaimana oun kau terima." Ucap Aurel..
"Asal Mey bahagia, di jadikan apapun aku siap." Ucap Anzel.. "Hey ponakan uncle yang cakep dan pintarnya selagit. Kenapa memandang uncle seerti itu.?" Tanya Anzel, lalu menggendong Junior..
"Uncle,. Aku suka penampilan uncle. Aku ingin seperti uncle." Ucap Junior,. Dan seketika Aurel membulatkan mata nya menatap tidak percaya dengan permintaan anaknya..
"Jangan, jangan berpenampilan seperti itu sayang." Ucap Aurel sambil menggelengkan kepalanya..
"Tapi mommy, Junior suka. Uncle terlihat keren dengan berpenampilan seperti ini." Ucap Junior.
__ADS_1
"Tidak Junior, sekali mommy bilang tidak yah tidak.. " Bantah Aurel.
Mey yang melihat Aurel dan Junior sedang berdebat langsung mengambil alih menggendong Junior.. Dan membawa Junior duduk di sofa,.."Sayang,. Ibu sengaja mengubah gaya uncle supaya tidak ada perempuan yang mendekat pada uncle.. Jadi Junior jangan mengikuti gaya uncle, karna itu gaya yang tidak bagus." Jelas Mey, membuat Junior tersenyum.
"Ibu, siapa bilang gaya uncle tidak bagus.. Ibu salah, justru dengan gaya seperti ini maka akan banyak cewek yang mendekat ke uncle, karna mereka pasti akan penasaran dengan uncle.." Jelas Junior membuat Mey terdiam..
"Ibu pikir deh, semua orang kan tertarik tuh sama sampul buku jika ingin membeli buku. Begitu pun dengan cewek cewek di luar sana, mereka pasti tertarik karna melihat penampilan uncle yang unik ini.. " Jelas Junior, sehingga membuat Mey berpikir sejenak, lalu berdiri dan berjalan ke arah Anzel..
"Apa yang kau lakukan Mey..??" Tanya Anzel saat Mey mengutak atik rambutnya..
Beberapa menit kemudian, penampilan rambut Anzle kembali ke semula, saat masih menjadi sahabat Mey.. "Mulai hari ini, kembali lah berpenampilan seperti semula, jangan seperti ini lagi." Ucap Mey lalu berjalan ke arah Aurel.. "Rel, ayo kita masak,." Ajak Mey, dan Aurel meyetujui..
Junior mendekat ke arah Anzel lalu menyuruh Anzel untuk menunduk.. seketika Junior berbisik ke kuping Anzel.."Uncle berutang padaku, karna aku uncle bisa kembali aman, dan perpenampilan seperti semula lagi." Ucap Junior sambil mengedipkan satu matanya..
"Thanks jagoan.. Kamu memang penolong uncle. Apapun yang kamu mau, uncle akan berikan itu."
"Adik. Junior ingin adik dari uncle dan ibu Mey.."
__ADS_1
"Siap, adik mu akan otw seminggu lagi." Ucap Anzel sambil memberi hormat pada Junior..
Astaga otor khilaf lagi langsung up 2 eps..
tolong jangan minta lagi spy otor khilaf..
semoga kalian syukaa dengan cerita autor🥰.. Jangan lupa like dan komen yah 🤗🤗🤗..
Sambil menunggu UP pasangan unik ini, yukkkkk mampir dulu ke novel baru ku yang berjudul.
..."MY HUSBAND IS MY BROTHER"...
Menceritakan tentang kisah cinta Jasmin Luthfi Adam. Anak dari pasangan Yoona dan Adam.
Otor tunggu kalian semua🥰🥰🤗🤗🤗..
__ADS_1