AKU PATUNG BAGIMU

AKU PATUNG BAGIMU
RENCANA


__ADS_3

"Haya Casiraghi memiliki putra dari selingkuhannya. Dia bernama Yazid Akram. Sekarang dia menjabat sebagai presiden. Masa periodenya sebentar lagi selesai dan akan mengikuti pemilihan umum lagi. " Iqbal menjelaskan keadaan di negeri Chiber.


"Kedudukannya di sana begitu tinggi. Menyerang mereka secara langsung ke sarangnya sama saja dengan bunuh diri. Karena kekuasaan yang dimiliki oleh Yazid, dia bisa memberikan hukuman yang berat pada kita semua di negaranya tapi tidak di sini."


Iqbal melemparkan berkas transaksi dari paspor Yazid di atas meja. "Ini berkas transaksi paspor Yazid beberapa hari yang lalu, aku rasa mereka punya markas di sini, seandainya dia belum keluar dari wilayah ini, itu sangat menguntungkan untuk kita."


"Jika Yazid masih berada di negara kita, musuh masuk dalam sangkar kita maka kita bisa memanfaatkan kartu as kita, jangan sampai dia kembali ke negaranya."


"Kita bisa memanfaatkannya rakyat Chiber dengan memprovokasi mereka untuk demo besar-besaran karena kebijakan Yazid yang sangat merugikan rakyat Chiber sehingga konsentrasi mereka terbelah menjadi 2, bukan hanya mencari Ibu Zara tapi juga mengatasi masalah rakyat yang berdemonstrasi di depan istana negara Chiber."


"Kita harus bisa menculik Yazid karena kita akan kesulitan memasuki sarang musuh jika penguasanya berada di sarangnya. Karena dia pemegang kekuasaan di sana."


"Kita harus buat dia dan pengikutnya keluar dari persembunyiannya. Kita pancing musuh keluar dengan umpan agar kita bisa menemukan dimana markas mereka yang sebenarnya."


"Dengan cara?..." Ucap Khasanuci.


"Memberikan apa yang mereka inginkan?..."


"Ibuku maksudmu?..."


"Ya. Mungkin itu yang mereka inginkan agar posisi Yazid tetap aman dan tetap menjadi pewaris kerajaan bisnis milik Ayah Brayen, Khekanan Chiber." Jawab Iqbal mengangguk.


"Aku tidak akan membiarkan mereka menyiksa ibuku lagi. Jika itu tujuan mereka, mereka pasti akan langsung membunuh ibuku."

__ADS_1


"Tidak harus Ibumu. Matamu mirip sekali dengan ibumu kau bisa menyamar. Aku yakin di sekitar sini ada mata mata.." Sahut Arya. Brayen tidak bisa berpikir jernih, Alena terus saja menguasai otaknya sehingga otak Brayen tidak bisa bekerja secara maksimal.


"Kita harus bisa mengumpulkan bukti-bukti kejahatan mereka agar bisa melaporkan mereka ke kedutaan besar. Tapi sebelum itu kita tidak boleh membiarkan masalah ini terendus media dan pihak pemerintah, agar pemegang kekuasaan di negara Chiber tidak waspada." Ucap Arya.


"Kita harus pandai memanfaatkan waktu dalam membuktikan bahwa kau adalah keturunan Khekanan yang sesungguhnya. Nenekmu, Nyonya Khaidar masih hidup, kau harus bisa meyakinkan beliau bahwa kau adalah anak kandung dari Khekanan Chiber. Kau harus melakukan test DNA."


"Tapi memanfaatkan emosi rakyat dengan demo besar-besaran, mereka yang sakit hati bisa melakukan apapun yang bisa membuat mereka celaka. Aku tidak ingin rakyat kecil terluka." Ucap Brayen.


"Itulah kehidupan Brayen. Sampai kapan mereka akan bertahan berada di bawah kepemimpinan orang biadab seperti Yazid."


"Dari mana kita akan memulai pencarian Alena. sedangkan kita tidak memiliki titik terang sama sekali. Sejauh ini mereka belum menghubungi kita." Ucap Brayen yang frustasi karena tidak kunjung mendapatkan informasi tentang keberadaan Alena.


"Pancing musuh keluar."


Iqbal mengeluarkan tikus dari sebuah kotak. Tikus yang aneh, dia tidak bergerak, semua yang ada di sana terheran heran di buatnya. Kemudian Zain memberikan laptop pada Iqbal.


"Ini bukan tikus, tapi ini robot tikus ciptaanku. Aku memberinya nama Spy Mouse. Orang tidak akan menduga jika ini adalah robot, tikus bisa berjalan kemana saja sesuka hati dan tidak akan membuat orang curiga. Tekstur tubuhnya di buat serupa seperti tikus, terbungkus kulit tebal seperti daging dan bisa mengeluarkan cairan merah seperti darah jika terluka."


"Lalu apa yang bisa di lakukan robot tikus itu?"


"Robot ini di lengkapi pelacak, dengan pemasangan tersembunyi. Memiliki tingkat akurasi sangat tinggi. Di dukung dengan sinyal GSM dan GPS yang stabil sehingga data perjalanan terlihat secara rinci di manapun robot ini berada. Robot tikus ini juga memiliki CCTV. Kita harus menemukan titik lokasi di mana keberadaan Alena. Lalu biarkan Scout mouse ini bekerja agar kita bisa menyusun strategi untuk menyusup."


"Benar benar gila ide Iqbal. Tak habis pikir dia bisa menciptakan robot tikus yang walaupun terlihat sepele namun luar biasa fungsinya." Kecamuk yang berada di pikiran orang orang.

__ADS_1


***


Tubuh Alena semakin kurus karena terlalu banyak beban pikiran yang ia rasakan. Hatinya begitu pilu, yang ia lakukan hanyalah menangis memikirkan Brayen. Apakah berita yang beredar di dunia Maya tentang kematian Brayen itu nyata adanya.


Alena hanya menangis meringkuk di atas ranjang tanpa mau menyentuh makanan yang sudah di sediakan oleh pelayan di atas nakas.


Yazid yang selalu memantaunya lewat CCTV sangat tidak suka hal itu. Tawanannya harus sehat, karena dia akan menjadikan Alena sebagai selirnya.


Yazid memasuki kamar Alena, dia duduk di sisi ranjang Alena. Alena baru menyadari kehadirannya sebab ranjang yang di tidurinya dalam posisi tertelungkup bergoyang setelah di duduki Yazid. Alena langsung beringsut duduk di ujung head board ranjang menjauh dari Yazid.


"Do not exaggerate.(Jangan berlebihan.)" Ucap Yazid karena Alena menjauhinya. Namun Alena diam saja tidak menjawab. Kemudian Yazid mendekati Alena memberikan makanan pada Alena tapi Alena tetap diam tak bergeming.


"Eat otherwise you can get sick(Makan lah jika tidak kau bisa sakit.)" Alena tidak menjawab, hal itu membuat Yazid semakin geram.


"Don't touch me with your dirty hands. (Jangan sentuh aku dengan tangan kotor mu.)" Ketus Alena saat Yazid berusaha menyentuh wajahnya, namun Alena langsung menepisnya. Yazid tersenyum sinis dan menatap Alena nyalang.


"You are so proud. I'll throw away your arrogance in a moment.(Sombong sekali kau. Aku akan membuang kesombongan mu sebentar lagi.)" Ucap Yazid yang sudah kesal setengah mati pada sikap Alena yang selalu menolaknya. Tidak hanya itu Alena malah membuang nampan yang berisi makanan yang dibantu oleh Yazid.


"I will brainwash you Alena, fill it with my name. so that you no longer remember your husband.(Aku akan mencuci otakmu Alena, mengisinya dengan namaku. Agar kau tak lagi ingat suamimu.)"


Kemudian Yazid keluar dengan kemarahan, dia memanggil dokter khusus yang memang berada di pulau tempat persembunyiannya untuk mengatasi hal hal yang tidak di inginkan.


Dia menyuruhnya menyiapkan mesin dan obat untuk mencuci ingatan manusia.

__ADS_1


Alena kebingungan, dia berpikir keras bagaimana caranya agar Yazid mengurungkan niat buruknya. Alena benar benar tertekan, terlebih setelah mendengar berita kematian Brayen. Sampai detik ini hati Alena masih kacau, walaupun Alena tidak percaya dengan berita itu tapi ketakutan jika membayangkan hal itu benar.


***


__ADS_2