AKU PATUNG BAGIMU

AKU PATUNG BAGIMU
ISI CARD MEMORY


__ADS_3

"Kenapa kamu meminum pil KB itu tanpa seizinku ? Apa kamu tidak ingin memiliki anak dariku?" Tanya Arya dengan wajah sendu.


"Kenapa Mas gak tanya pada dirimu sendiri. Masih ingat nggak gimana sikapmu waktu kita baru menikah?..." Ujar Alyn.


"Kamu sama sekali tidak tertarik dan tidak memiliki tujuan dengan pernikahan kita kan mas." Lanjut Alyn.


"Aku hanya takut jika punya anak nanti kamu akan meninggalkanku demi si Suci." Lanjut Alyn. Arya diam saja, karena semua yang Alyn ucapkan benar.


"Hanya baru baru ini saja kamu mau melihat ku mas. Dulu aku merasa jadi patung di samping mu." Ucap Alyn. Kemudian Alyn bergegas pergi memasuki kamar, meninggalkan Arya yang masih merenungkan kembali ucapan Alyn.


Tidak lama kemudian Alyn datang kembali ke ruang tamu. Dengan membawa card memory.


"Ini sengaja ku simpan untukmu. Isinya sudah mewakili semua perasaan dan alasan ku atas segala sikap dan salahku padamu." Ujar Alyn memberikan card memory kepada Arya yang mengernyitkan dahinya melihat Card memory itu. Dan Arya menerimanya.


Kemudian Alyn pergi memasuki kamar lamanya dan mengunci pintu kamar itu rapat rapat.


"Sebenarnya apa sih isi card memory ini? Kenapa Alyn sampai segitunya." Gumam Arya.


Arya bangkit dari tempat duduknya. Dia berjalan menaiki tangga, menuju ruang kerjanya yang berada di lantai atas.


Kini Arya duduk di kursi, memasang card memori itu di laptopnya yang berada di atas meja kerjanya Arya mengotak-atik laptopnya kemudian membuka file video pertama klik play....

__ADS_1


"Ya ampun.." Arya sangat syok, Jantungnya terasa mau copot. Jantungnya berdebar debar seperti orang baru selesai lari maraton.


Melihat Video saat Arya merawat Suci yang sakit pasca melakukan percobaan bunuh diri, namun Alyn tak tahu.


****


Klik play video kedua.


Muncul video Arya mulai cipika-cipiki. Beserta video Hasutan Suci agar Arya mendiamkan Alyn. Suci menempel seperti perangko pada Arya.


Video ini membuat mulut Arya menganga.


*****


"Adu dudududududu....No...No...No...No...No" Ujar Arya sambil geleng-geleng kepala ketika melihat video ke tiga di klik PLAY.


Isi video ketiga itu ialah Suci semakin gencar merayu Arya. Walau Arya menolak tapi Suci tetap memaksa.


****


Arya terus saja memutar video itu, yang isinya hanya dirinya bersama Suci.

__ADS_1


Ekspresi Arya berubah ubah melihat video itu. Kadang mulutnya menganga, Kadang dia gigit gigit jari, Kadang dia geleng geleng kepala, kadang meraup wajahnya dengan kasar, kadang memukul mukul kepalanya, kadang alisnya mengkerut, kadang menjambak rambutnya.


"Ya ampun ya ampun ya ampun.... Tidak tidak tidak tidak...Sial....Sial....Sial...." Seru Arya setiap melihat video itu.


Ciuman satu kali di lakukan karena Suci tanpa permisi Suci mencuri ciuman itu dari Arya. Arya langsung mendorong Suci menjauh. Arya tidak berani sejauh itu melakukannya. Dia hanya berani mencium kening dan pipi.


Suci juga merayu Arya untuk melakukan hubungan suami-istri tapi Arya menolak keras.


***


Pesan singkat dari Suci.


"Maafkan aku Alyn. Aku tidak bermaksud menyakitimu. Aku hanya ingin memberi tahumu kalau aku dan mas Arya saling mencintai. Dan tak bisa di pisahkan."


*****


Setelah menonton video itu dengan segera Arya menghapus semua isi video kemesraan mereka.


Arya membentur benturkan kepalanya ke atas meja kerjanya. Arya sangat was was khawatir. Bingung bagaimana menghadapi Alyn setelah ini.


"Bodoh, bodoh bodoh bodoh bodoh.....Sial Kenapa aku bisa kecolongan sejauh ini. Suci benar-benar keterlaluan. Bisa bisanya dia melakukan ini tanpa sepengetahuanku. Pantas saja dia lebih agresif dari sebelumnya, jadi tujuannya hanya untuk mengompori Alyn."

__ADS_1


"Aku sangat malu pada Alyn. Aku tidak punya muka untuk menghadap istriku. Setiap hari Suci mengirimi Alyn video laknat ini. Dan bodohnya aku tidak tahu. Aku pikir Alyn terlalu berlebihan menyikapi perselingkuhan ku. Ternyata istriku merasakan sakit sedalamam ini karena ku."


******


__ADS_2