AKU PATUNG BAGIMU

AKU PATUNG BAGIMU
PENYESALAN ARYA


__ADS_3

"Mas kamu bicara apa? Aku sudah menikah."


"Bukankah kamu mau menggugat cerai suamimu." Kini Alyn menyesal telah lari dari Arya.


"Kenapa mas Iqbal bisa tahu."


"Alyn. Ku tunggu jandamu." Ujar Iqbal dengan tegas. Membuat Alyn auto melotot.


"Kau ini bicara apa mas? Aku ini wanita bersuami. Dan rumah tanggaku bukan urusanmu." Tegas Alyn yang berusaha bersikap bijak.


"Kau lupa dengan janjimu. Dulu kamu berjanji akan setia menungguku dan akan menjadi pengantinku. Sekarang ku tagih janji mu." Ujar Iqbal dengan tegas.


"Manusia hanya bisa berencana mas. Takdir tetap Tuhan yang menentukan." Alyn berusaha mengingatkan Iqbal bahwa apa yang ia pikirkan salah.


"Bersihkan dirimu dan berganti lah pakaian. Setelah itu beristirahat lah. Nanti akan ada pelayan yang akan mengantarkan makanan untuk mu ke sini. Besok pagi kita perlu bicara." Ujar Iqbal.


Alyn mencoba untuk berpikir realistis. Sebenarnya Alyn ingin pergi dari rumah Iqbal, tidak pantas wanita bersuami berada satu atap dengan orang asing, apa lagi itu adalah mantan kekasihnya. Karena hal ini akan menimbulkan fitnah. Ini sudah malam, bahaya bagi perempuan keluyuran di tengah malam apa lagi sedang hujan. Jadi Alyn memutuskan untuk menuruti Iqbal kali ini saja. Alyn memang berniat untuk cerai dari Arya tapi dengan cara yang baik.

__ADS_1


kemudian Iqbal meninggalkan Alyn. Dan Alyn pun pergi memasuki kamar mandi karena sejujurnya Alyn sudah tak tahan karena kedinginan.


...****************...


Sementara di tempat lain Arya masih mengelilingi jalanan yang sedang disiram derasnya hujan dengan hati yang gelisah.


Arya kelimpungan kesana kemari mencari istrinya di tengah guyuran hujan. Dia mencari Alyn dengan hati yang begitu kacau bahkan Arya tak dapat merasakan dinginnya hujan yang menusuk nusuk kulit saking sakitnya hati Arya.


Sudah berjam-jam Arya berkeliling jalanan tanpa putus asa mencari Alyn bahkan hari sudah menjelang subuh tapi Arya tetap mencari keberadaan Alyn.


Arya sudah menghubungi detektif yang handal untuk mencari keberadaan Alyn tapi jejak Alyn hilang bah di telan bumi.


Kala itu juga air mata Arya tumpah namun tidak dapat terlihat karena sapuan hujan. Arya menangis hingga bahunya bergetar. Hati Arya sangat hancur. Alyn benar benar meninggalkannya. Apa yang Arya takutkan akhirnya terjadi.


Kenangan indah bersama Alyn kecil terus berputar-putar di ingatan Arya. Dan pil pahit yang selalu Arya jejalkan untuk Alyn membuatnya sesak di dada.


Selama ini Arya pura pura buta melihat air mata sang istri yang katanya demi nyawa Suci. Nyatanya sampai detik ini Suci masih hidup walaupun sudah berpisah dari Arya.

__ADS_1


Arya lupa bahwa takdir ada di tangan Tuhan. Dan Arya berusaha mengubah takdir Tuhan. Siapa yang mampu?....


Suara adzan membuat mata hati Arya terbuka. Semua yang Arya lakukan selama ini salah. Karena tidak tega dan tidak ingin melihat Suci terluka Arya menuruti kata hatinya. Walau kata hatinya menyalahi aturan Tuhan.


Jika Arya lebih takut pada Tuhan dan tidak melanggar aturannya tentu hal ini takkan terjadi.


Atas dasar ketidak tegaannya melihat Suci terluka, Arya melakukan perselingkuhan. Yang Arya pikir adalah keputusan benar meski harus menyakiti istrinya.


Saat itu pikiran Arya buntu. Arya lebih takut melihat kematian daripada melanggar aturan Tuhan.


Menuruti kata hati, itu bisa terperdaya setan. Mematuhi aturan Tuhan tentu itu jalan kebenaran.


Setelah berpisah barulah terasa kasih sayangnya sangat didamba. Kesalahan Arya yang lalai pada tanggung jawabnya, sikap Arya yang terus menyakiti Alyn, pengabdian Alyn, tangisan dan air mata Alyn terus membayangi Arya.


Membuat Arya semakin di hantam rasa bersalah. Arya pulang membawa segenap luka dengan tangan kosong yang hampa.


******

__ADS_1


Dukung author pake like komentar vote favorit


selamat membaca


__ADS_2