Aku Selalu Salah

Aku Selalu Salah
Bab 113 Pekerjaan Diva


__ADS_3

Ayah memperkenalkan mereka berdua, Danis memang belum tau tentang Kalvin yang memanggil adik nya Mom. "Yah, maksud nya apa ini? Kenapa anak ini memanggil Ayu, dengan sebutan Mom?" Tanya Danis penasaran.


"Sstt nanti akan kami jelaskan semua nya pada mu." Bisik Ayah sambil meletakan jari telunjuk nya di bibir nya. Sedang Danis, hanya tersenyum saja.


Tidak lama, Ayu datang dari dapur. Dia membawa nampan berisi makanan dan minuman untuk Kalvin, Ayah dan Kakak nya. "Kak sudah lama datang nya, kesini sama siapa?" Tanya Ayu sambil tersenyum.


"Mom, suapin aku dong." Ujar Kalvin sambil tersenyum. Ayu menganggukan kepala nya dan menyuapi Kalvin.


Setelah selesai makan cemilan yang di bawa oleh Ayu, Kalvin menguap lebar dan mengucek mata nya. "Mom, ngantuk mau bobo." Ucap Kalvin sambil mengucek mata nya yang berair.


"Ayo bobo, mau di keloni atau bobo sendiri?" Tanya Ayu, sambil membangun kan tubuh Kalvin dari tempat duduk.


"Kalvin mau bobo sendiri, tapi temenin dulu yah My." Ujar nya memohon, sedang Ayu menganggukan kepala nya.


Setelah kepergian Kalvin dan Ayu, Danis bertanya pada Ayah nya. "Yah, bisa tolong jelaskan! Kebapa Kalvin memanggil Ayu Mom?" Tanya Danis penasaran.


"Jadi Kalvin itu anak dari CEO Rewin Grup, Ayu dan Kalvin bertemu di rumah sakit hampir 1 tahun yang lalu. Saat itu Ayu sedang menemani mantan ibu mertuanya, yang di rawat di rumah sakit. Sejak pertama kali bertemu, Kalvin sudah memanggil Ayu dengan panggilan Mommy. Sejak saat itu Kalvin terus memanggil adik kamu Mommy, sekarang Kalvin tinggal bersama kita. Setiap malam Kalvin selalu mengigau ketakutan, karena berapa kali dia di siksa dan di masukan kedalam gudang oleh calon istri Papi Kalvin. Jadi begitu lah cerita nya, kenapa Kalvin bisa memanggil Ayu dengan sebutan Mommy." Ujar Ayah menjelaskan panjang lebar.


Danis hanya menganggukan kepala nya, tanda mengerti. "Kasihan juga anak sekecil itu, sering di siksa oleh calon ibu tiri nya." ujar Danis Iba.

__ADS_1


"Jadi mulai sekarang, untuk sementara Kalvin akan tinggal bersama kami. Mungkin 1 minggu sekali, nanti ayah Kalvin akan menjenguk nya." Ujar Ayah memberitau ke Danis.


Sedang Revano sekarang dalam perjalanan untuk pulang ke indonesia, dengan jet pribadi nya. Pagi ini, Revano harus menghadiri rapat bulanan di kantor nya.


*************


Semenjak perceraian Ayu dan Gilang, ibu Nur jadi sering sakit-sakitan. Para menantu nya yang sekarang hanya perduli, saat suami nya yang menyuruh mereka. sekarang semua pekerjaan di rumah, ibu sendiri yang pegang dari mencuci baju, memasak, beresin rumah dan lain sebagai nya.


Sedang istri baru Gilang, setiap hari kerja nya hanya marah-marah. Diva juga tidak mau mengurus Anak nya sendiri, sepulang kerja Gilang harus mengurusi anak nya. Setiap pulang kerja Diva selalu tidak di rumah, entah dia pergi kemana.


Sedang baby Elang bersama ibu Nur di warung depan, Bu Nur masih jualan cuma barang jualan nya semakin habis. Dan modal nya juga semakin habis untuk berobat, sedang Angga dan Gilang, hanya memberi sedikit dari gajih mereka.


Tidak terasa sudah hampir 2 tahun dari hari ketok palu, di pengadilan Agama. Kehidupan Ayu dan Gilang sangat jauh berbeda, terakhir mereka bertemu saat Ayu ke toko roti nya. Itu pun sudah dari 1tahun 6 bulan lalu, entah kemana dia sekarang.


Diva tidak sama sekali mengerti keadaan yang sudah berubah, Ayah Diva sudah meninggal, beberapa bulan yang lalu. Uang Perusaan nya yang lain, di bawa kabur oleh Rekan bisnis nya. Beliau kaget dan sesak nafas, dan sampai di rumah sakit beliau sudah meninggal. Dan perkiraan Dokter, Ayah Diva meninggal karena terkena serangan jantung.


Gilang bekerja di perusahaan paman Diva hanya sebagai staf biasa, yang gaji perbulan nya tidak sampai 7 juta rupiah.


Pernah sekali Diva meminta izin pada Gilang untuk bekerja, dan di izin kan oleh Gilang. Dengan catatan, harus tetap bisa mengatur wakti untuk nya dan Baby Elang. Diva bekerja bersama teman nya sebagai pelayan diskotik, di jalan Xxx. Di Club tersebut terkenal, dengan pelayan yang bisa di booking oleh pengunjung di situ.

__ADS_1


Diva termasuk salah satu nya yang bisa di boking, dan setiap malam pasti ada yang menyewa pelayanan nya di atas ranjang. Dalam semalam Diva bisa mengantongi 25 juta rupiah, dan itu akan habis dalam 2 hari.


Diva sangat gila belanja, setiap hari ada saja yang di bawa nya pulang. Entah itu baju, sepatu dan perhiasan. Gilang tidak pernah tau pekerjaan sampingan nya Diva, yang Gilang tau kalau di pelayan restoran bukan pelayan diskotik.


Sekarang Baby Elang sudah bisa jalan, dan sangat aktif sekali. Baby Elang tidak bisa di tinggal sendirian, karena ada saja yang di pegang nya dan di jatuh kan. pernah karena keasyikan ngobrol Diva tidak memperhati kan Baby Elang, dia jatuh dan terluka di bagian pelipis nya.


Baby Elang banyak mengeluar kan darah, dan butuh trasfusi darah. Tapi setelah di cek golongan darah nya, sangat sulit mencarinya. Semua keluarga nya sudah di cek, tidak ada yang cocok dengan golongan darah Elang. Gilang bingung, kenapa golongan darah nya tidak cocok dengan Elang.


Untuk membuktikan kalau Baby Elang anak nya, Gilang melakukan tes DNA secara diam-diam tanpa sepengetahuan Diva.


Sedang toko roti Ayu berjalan lancar, semakin hari pesanan semakin banyak. Toko roti di percayakan kepada Andre, untuk mengelola nya. Ayu pulang ke indonesia 2 bulan sekali, hanya untuk mengecek pembukuan secara langsung.


Ayu juga berkunjung ke restoran untuk menemui Bagas. Sesudah itu Ayu mengantar kan Kalvin ke tempat Revano, Kalvin ingin bertemu dengan Papih nya. Sudah 2 minggu papih nya tidak berkunjung ke Apartemen, karena 2 minggu ini dia sangat sibuk.


Setiap malam Revano menelpon Kalvin, untuk melepas kerinduan nya. Malam ini Kalvin akan menginap di rumah, dan tidur bersama Kalvin. Sedang Ayu menginap di hotel, untuk beberapa malam. Rencana nya Ayu dan Kalvin akan menginap, 1 minggu di indonesia.


Seminggu telah berlalu Ayu dan Kalvin sudah kembali ke Singapura. Karena izin sekolah Kalvin sudah habis, dan besok harus berangkat ke sekolah. Ayah dan Ibu Ayu sangat kesepian, saat di tinggal ke indonesia oleh Ayu dan Kalvin. Yang biasa nya rame seperti di pasar, mendadak sunyi bagai di kuburan.


Bersambung...

__ADS_1


Terima kasih atas dukungan nya untuk karya ini.


Mohon tinggal kan jejak untuk karya ini.


__ADS_2